Monday, February 20, 2017

Tuyu-tuyul yang Demokratis


Tuyul.

Siapa sih, yang nggak tau tuyul? 

Palanya botak, suka pake bedak, kancutnya kadang motif polkadot. Dalam mitologi orang Indonesia, tuyul merupakan setan pencuri uang yang doyan pakai kancut. Tapi apa jadinnya, kalau tuyul-tuyul yang ada di negri ini menjadi sosok yang demokratis? Yang dicuri bukan uang, tapi suara rakyat, hak konstitusi rakyat. 

Suara rakyat seharusnya dikawal, bukan dibegal. 


Petugas TPS seharusnya bersikap responsif, bukan koruptif. 

Menjalankan kewajiban seharusnya secara lurus, bukan tendensius.

Ratusan suara rakyat hilang, hanya karena indikasi curang. 

Maaf bukan solusi, wahai penista demokrasi.

Berjam-jam telah berbaris, surat suara dinyatakan habis.

Mengoper kesana kemari, hak konstitusi kalian curi.

Sayangnya warga sudah cerdas, ketidakadilan akan ditumpas.


Kalian tidak lebih dari cerita miris, wahai tuyul-tuyul yang demokratis.

Tanggal 15 februari kemarin, PILKADA serentak dilakukan di 101 wilayah di Indonesia. Sebagai ibukota negara yang tercinta, Jakarta pastinya termasuk kedalam salah satu wilayah dari angka seratus satu itu. Tanggal 15 februari kemarin sekaligus menjadi momen pertama gue dalam mengikuti pesta demokrasi di negri ini. Tentunya, sebagai warga Jakarta. Akhirnya, bisa nyoblos. Akhirnya, bisa nyelupin jari ke tinta pencoblosan yang penuh kemenangan. Entah dirasuki insting sok ide macam apa, tanggal 15 kemarin jari yang gue masukin ke tinta pencoblosan itu bukan jari kelingking, tapi jari tengah, masukinnya dalem pula.  Jari tengah gue hari itu mungkin telah menjadi jari tengah yang paling demokratis di dalam dunia jari-jarian.




Program rumah mengapungnya buah hati pepo nyatanya belum cukup garang untuk merebut hati warga Jakarta, dan Quick count di hari itu pun menyatakan kalau PILKADA DKI pada akhirnya harus berlangsung 2 putaran. Itu artinya, warga DKI harus datang ke TPS lagi untuk mencoblos lagi. Itu artinya, jari tengah gue akan menjadi jari tengah paling demokratis di dunia jari-jarian lagi. Tapi bukan itu masalahnya, akan dilangsukannya putaran kedua PILKADA DKI  atau jari tengah gue akan menjadi jari tengah paling demokratis lagi bukan merupakan permasalahannya.

Yang menjadi masalah di hari itu adalah tuyul-tuyul pencuri hak konstitusi warga Jakarta.  


                       

Salah satu cerita datang dari TPS 89 di Cengkareng. Pemilih yang jelas-jelas sudah seharusnya terdaftar disitu, dinyatakan tidak terdaftar. Ditahan-tahan, tidak diperbolehkan menyalurkan hak suara mereka dalam memilih pemimpin. Kabarnya, surat suara dinyatakan sudah habis. Padahal.... MUASIH BANYAK. Berusaha membohongi publik? Mungkin. Berusaha mencuri hak suara rakyat? Jelas.

Yang menarik kemudian dari video kecurangan di TPS 89 ini adalah berkat 'The Power of Emak-emak', hak konstitusi warga yang tadinya hampir dicuri akhirnya dikembalikan. Disini dapat ditarik kesimpulan, emak-emak yang ngamuk merupakan penangkal terbaik untuk tuyul pencuri hak konstitusi warga.


                       


Cerita lain datang dari TPS 48 di Kelapa Gading. Warga dipermainkan, di oper dari TPS satu ke TPS lainnya. Kabarnya di TPS ini warga disuruh fotokopi KTP, fotokopi KK, bolak-balik, namun akhir-akhirnya warga tidak diperbolehkan mencoblos. Lebih lucu lagi, setelah di oper, disuruh bolak-balik, alasan warga tidak diperbolehkan menyalurkan hak suaranya adalah karena "mereka berdiri di luar TPS", sedangkan aturan yang sah adalah mereka harus berada di dalam TPS. Berjam-jam berdiri diluar TPS terus nggak disuruh masuk sampe waktunya abis,  pak panitia sehat pak panitia? Beberapa jam menunggu untuk menyalurkan hak suara, mereka terpaksa gigit jari karena hak mereka dirampas. Lucu? Iya. Pencurian hak suara? Jelas. 

Yang kemudian membuat suasana semakin lucu dan miris lagi adalah ketika solusi yang diberikan oleh panitia TPS hanya sekedar kata 'maaf'. Maaf, maaf, maaf. Dengan menggunakan analogi pepo, kalau semua panitia di TPS kayak begitu mah, sampe lebaran kuda pun pilgub DKI bakal terus-terusan lanjut ke putaran berikutnya. TPS 89 dan TPS 48 merupakan saksi 2 buah cerita miris dari ulah tuyul yang demokratis. Masih ada beberapa cerita di beberapa TPS yang juga memiliki jalan cerita yang sama, dan mungkin lebih miris. 

Ah, sudahlah. Semoga di putaran kedua nanti cerita-cerita miris macam ini sukar untuk terulang lagi. 

Salam 2 putaran.

Salam,


2 jari.



Wednesday, February 15, 2017

Pop Ice Ala Gue, Cara Irit Mewarnai Hari dengan Milkshake Favorit!


Selamat pagi, untuk kalian yang tidak pernah diucapkan selamat pagi. Mari kita buka pagi yang indah ini dengan beberapa pertanyaan. Bukan pertanyaan yang bermaksud menginterogasi, namun pertanyaan yang bermaksud memberikan solusi.

Jadi begini, 

Berapa banyak dari kalian yang merasa hari kalian hampa tanpa warna? Hal apa yang kalian lakukan untuk mewarnai hari kalian yang kerap dirundung masalah? Tahu kah kalian ada cara mudah dan murah yang dapat membuat hari kalian jauh lebih berwarna?

Sebagai seorang manusia dan warga negara, permasalahan demi permasalahan yang datang menimpah kita sejatinya merupakan hal yang sangat wajar. Bahkan, tidak sedikit dari kita yang bosan dengan aktivitas kita yang cenderung statis dan begitu-begitu saja. Untuk itulah, gue akan membeberkan sebuah rahasia negara tentang sebuah solusi ampuh untuk mewarnai hari-hari kita yang dibalut kehampaan dan masalah demi masalah yang hadir bersama dengan awan kelabu. 

Solusi tersebut adalah Pop Ice, milkshake favorit gue. 


www.ijeverson.com's

Buat gue, hidup itu seperti milkshake. Awalnya tidak ambivalen, hingga kemudian segala rasa hadir berbaur dalam hidup kita dan membuatnya menjadi lebih ambivalen dan tentunya lebih berwarna. Rasa-rasa yang berbaur kemudian pada akhirnya akan mempengaruhi 'rasa' utama dari karakter kita sendiri.  Permasalahannya adalah, rasa apa yang paling kita suka, dan rasa apa yang dapat menjadi alternatif bagi kita, hanya kita yang tahu. 


Kenapa harus Pop Ice?

Pop Ice merupakan milkshake favorit gue sejak gue masih duduk di bangku sekolah dasar. Sebagai milkshake yang berbentuk serbuk dan mengandung susu yang diproduksi oleh PT. Forisa Nusapersada, Pop Ice hadir dengan berbagai macam varian rasa yang memanjakan lidah para penikmat milkshake. Mulai dari berbagai rasa cokelat, stoberi, vanilla, durian, anggur, melon, leci, guava, avocado, doger, blueberry, mangga, sirsak, taro, bahkan sampai dengan rasa kacang hijau dan varian berbagai rasa kopinya.  25 varian rasa hadir untuk mewarnai hari-hari kita agar tampak lebih berwarna. 

Dari 25 varian rasa, ada 7 rasa yang menjadi rasa favorit gue. Rasa-rasa yang selalu senantiasa memberi warna pada hari-hari yang hampa. Rasa itu antara lain: Cokelat, vanilla, Anggur, Taro, leci, melon, dan durian. 7 Rasa tersebut selalu 'menyegarkan' hari-hari gue yang senantiasa dirundung masalah yang bikin gerah. 


www.iJeverson.com's

Selain menawarkan banyak varian rasa, harga yang dipasarkan untuk Pop Ice pun sangat bersahabat dengan dompet kita. Mungkin bisa dibilang, kalau Pop Ice merupakan salah satu minuman milkshake 'termurah' yang pernah ada. Selain murah, pop ice juga 'mudah'. Mudah untuk dibuat, dan mudah untuk dicari karena tersedia di beberapa tempat yang aksesibilitasnya bersahabat dengan publik seperti di beberapa pasar swalayan, sampai di warung-warung pinggir jalan. 
Jadi, kenapa Pop Ice? Karena Pop Ice murah, mudah, dan gak bikin gerah.

Mau tau, gimana cara irit membuat milkshake favorit yang terlihat elit? Begini caranya:

Pertama, siapkan apa yang harus disiapkan.  Kita butuh pop ice (pastinya), es batu dan blender. Kenapa harus di blender? Biar seger. Namanya juga milkshake, kalau di 'shake' manual kurang berasa.  Jikalau ketiga logistik diatas sudah tersedia, maka yang perlu dilakukan selanjutnya adalah memasukkan es dan pop ice kedalam blender, lalu masukkan sedikit air dan aktifkan blender. Bingung gimana caranya? Ayuk, sini, om ajarin. 



Pertama, buka bungkus pop ice. Keuda, masukan Pop Ice tersebut bersama dengan es batu dan 75ml air kedalam blender. Ketiga, aktifkan blender tersebut. Keempat, milkshake favorit siap untuk seruput. Lalu, bagaimana bisa Pop Ice ini mewarnai hari-hari seseorang? 

Dengan berbagai macam varian rasanya, masing-masing rasa dari Pop Ice memiliki 'sentuhan' tersendiri yang mampu membangun mood seseorang dan menyegarkan kembali diri kita dari masalah-masalah yang ada di depan mata. Dengan mengkonsumsi Pop Ice di hari-hari kita, niscaya hari-hari kita akan menjadi lebih berwarna dan lebih fresh. 

Mau tau, gimana cara irit gue mewarnai hari-hari dengan milkshake favorit? Begini caranya..




Si Cokelat di hari senin,
Hari senin adalah hari dimana orang-orang mulai beraktivitas kembali setelah menikmati libur akhir pekan. Maka wajar, kalau di hari ini biasanya aktivitas kita dipenuhi dengan rasa penat, karena tugas-tugas kita kembali melekat, ingin tersenyum sedikit pun rasanya tak sempat. Untuk itulah, Pop Ice cokelat merupakan solusi yang tepat untuk diseruput di hari yang kurang bersahabat. Mengisi senin dengan rasa manis dari Pop ice cokelat merupakan cara yang tepat untuk kembali menyegarkan diri dari kepenatan kita saat beraktivitas. Untuk itulah, Pop Ice cokelat adalah solusi yang tepat untuk hadir mewarnai hari senin gue. 




Si Vanilla di hari selasa,

Hari selasa adalah hari yang cukup produktif. Setelah melewati hari senin, di hari selasa biasanya orang-orang mulai kembali terbiasa dengan aktivitas-aktivitas dan masalah-masalah yang mereka hadapi. Karena menjadi hari yang cukup produktif, maka rasa vanilla dari Pop Ice menjadi pilihan tepat untuk membuat kita menjadi lebih rileks. Rasa Vanilla dari Pop Ice mampu membangun mood yang menenangkan bagi penikmatnya. Agar tidak terlalu stress karena terlalu serius, rasa kalem dari Pop Ice Vanilla merupakan pilihan yang tepat untuk mewarnai hari selasa gue. 


Si Melon di hari rabu, 
Hari rabu adalah hari yang cukup sejuk. Karena di hari ini kita berada di tengah, di antara weekend dan weekedays. Namun sayangnya, di hari yang biasanya sejuk ini, ingatan-ingatan kita akan masa lalu sering kali hadir menyapa dan membuat suasana yang tadinya sejuk menjadi suntuk. Ingatan kita akan kenangan, ingatan kita akan mantan, kerap kali hadir di hari rabu. Untuk itu, pop ice rasa melon hadir sebagai solusi untuk move on. Pop Ice melon hadir dengan rasa sejuknya untuk kembali menyejukkan suasana yang menjadi mellow karena teringat mantan. Untuk itu, Pop Ice Melon merupakan pilihan tepat untuk mewarnai hari rabu gue.



Si Lychee di hari kamis,
Bertolak belakang dengan rabu, kalau di hari rabu kita teringat masa lalu maka di hari kamis kita lebih berpikir tentang masa depan. Pertanyaan-pertanyaan seperti "Bagaimana kedepannya", atau "Apa yang akan terjadi" sering kali berputar di pikiran kita pada hari ini. Maka dari itu, rasa manis yang khas dari lychee yang terbalut dalam milkshake merupakan solusi yang tepat. Karena ketika berpikir tentang masa depan, intervensi dari rasa manis yang khas seperti manis Pop Ice lychee ini diperlukan untuk membantu membangun mood positif kita. Untuk itulah, Pop Ice Lychee ini cocok banget untuk mewarnai hari kamis gue. 

Si Durian di hari jumat, 
Hari jumat merupakan hari yang cukup krusial. Di hari ini, perang batin berpotensi besar untuk terjadi dalam diri kita. Perang batin antara aktivitas dan hasrat yang kita miliki, dimana kita masih harus beraktivitas di hari ini namun hasrat kita menggebu-gebu untuk ingin cepat-cepat mengakhiri hari. Selain karena ingin menikmati malam di hari jumat, keesokan hari dari hari jumat merupakan weekend yang telah kita nanti. Untuk itu, rasa 'kuat' dari durian yang terimplementasikan dalam sebuah milkshake yang ada pada Pop Ice Durian merupakan solusi yang tepat bagi kita untuk tetap fokus di hari jumat. Rasa dan bau yang kuat dari Pop Ice durian merupakan pilihan yang sangat tepat untuk mewarnai hari jumat gue. 




Si Anggur di hari sabtu,

Hari sabtu merupakan hari yang dinanti oleh banyak orang. Terutama, bagi mereka yang memiliki pasangan. Tidak melulu harus sedih bagi kalian yang belum punya pasangan, karena malam minggu bisa dimanfaatkan juga bagi kalian yang tidak punya pasangan untuk pergi mencari pasangan. Oleh karena itu, Pop Ice rasa anggur merupakan solusi yang tepat untuk menikmati haru sabtu. Karena Pop Ice anggur memiliki rasa yang cukup kuat, namun tidak sekuat Pop Ice durian. Pada sabtu malam alias malam minggu, hal-hal yang ambivalen sangat berpotensi terjadi, dan Pop Ice anggur menawarkan sebuah rasa yang cukup kuat namun tak terlalu kuat yang dapat membuat kita cukup percaya diri namun tidak terlalu berlebihan. Untuk itu, Pop Ice anggur merupakan sahabat yang tepat buat hari sabtu gue. 



Si Taro di hari minggu,
Hari minggu merupakan hari terakhir kita untuk dapat menikmati libur sebelum pada hari seninnya kita harus kembali menjalankan aktivitas kita. Untuk itu, di hari ini kita membutuhkan sebuah rasa yang cukup lembut, menenangkan, namun tetap menggugah selera. Maka dari itu, Pop Ice taro hadir dengan menawarkan sensasi yang tepat untuk dinimkati di hari minggu. Karena sejatinya, Pop Ice Taro memiliki rasa yang cukup menggugah selera namun cenderung menenangkan pikiran kita. Sebelum kembali kepada kesibukan di hari senin, milkshake favorit dengan rasa yang menenangkan memang diperlukan. Untuk Itulah, Pop Ice Taro hadir sebagai pilihan yang apik untuk hari minggu gue. 





Gue percaya, setiap hari memiliki ceritanya masing-masing. Semua tergantung bagaimana kita bersikap bijak dan responsif untuk mencocokkan rasa dengan hari-hari yang ada agar hari-hari kita bisa menjadi lebih berwarna. Pop Ice dalam hal ini menawarkan sebuah solusi untuk gue dalam mewarnai hari-hari gue. Senin sampai minggu, mulai dari rasa cokelat sampai taro, setiap hari gue memiliki cerita dan rasa yang berbeda-beda. Hari-hari gue menjadi lebih berwarna tentunya.

Pop Ice merupakan cara irit gue mewarnai hari dengan milkshake favorit. Pop Ice terbukti mudah, murah, dan gak bikin gerah. Varian rasanya pun sangat responsif untuk mewarnai hari-hari gue. Jadi teman-teman semua, tunggu apa lagi? Sudah tahu kan, cara mudah dan murah yang dapat membuat hari kalian jauh lebih berwarna? 

Pop Ice idolaku, Pop Ice idola Mu, Pop Ice idola Kita. 

Sunday, February 12, 2017

Sinopsis & Review Drishyam (2015), ketika Realitas Merekayasa Aktualitas


Merekayasa realita yang ada dengan juga melakukan realita, menggunakan intelegensi dari hobi untuk bertindak cerdas. Itu lah sedikit gambaran dari seorang Vijay, karakter utama film Thriller-Mystery Bollywood tahun 2015 yang memiliki judul Drishyam. Film ini sendiri adalah hasil remake dari film tahun 2013 dengan judul yang sama. 

Entah bagaimana ceritanya, gue tiba-tiba tertarik buat nonton film thriller dari negara India yang satu ini. Setelah beberapa kali tau tentang Thriller India yang ratingnya tinggi-tinggi di IMDB, baru kali ini gue "cukup" penasaran. Ternyata bukan cuma film thriller english, spanish atau korean aja yang bisa menawarkan cerita-cerita thriller yang "suspense" berkelas, cerita thriller yang ditawarkan film India juga nggak kalah gokil. Tapi permasalahannya adalah... gue lupa, ini film India. Ketika scene yang disajikan lagi seru-serunya dan menghadirkan suasana suspense, eh.. malah dikasih lagu khas India buat joget-jogetan. Pembunuhan mood penonton pun terjadi.


Cast: 
Ajay Devgan as Vijay
Ishita Dutta as Anju


Sinopsis Drishyam


Vijay adalah seorang pengusaha tv kabel yang cukup sukses. Meskipun merupakan seorang yatim piatu dan hanya lulusan kelas 4 sd, namun hobi "menonton film" dari Vijay membuatnya memiliki intelegensi yang cukup tinggi. Sebagai seorang pengusaha, Vijay hidup bahagia bersama seorang istri dan kedua anak perempuannya. Vijay juga memiliki image yang cukup baik di mata tetangganya karena sikap bijak dan kritisnya. 

Suatu hari, Sam, anak dari seorang pejabat ternama menghilang. Keluarga Vijay menjadi tersangka atas hilangnya Sam dan dituding sebagai pembunuh. Celakanya lagi, ibu dari Sam, Meera Deshmukh, adalah seorang inspektur kepolisian yang dikenal kejam dan sangat ditakuti. Penyelidikan kepada keluarga Vijay pun terjadi. Apa yang terjadi kepada Sam? Dapatkah Vijay melindungi keluarganya?




Review Drishyam


Merekayasa sebuah kenyataan dengan melakukan kenyataan, itulah yang dilakukan seorang Vijay selama film ini berlangsung. Bukan hanya bertindak sebagai pengusaha tv kabel, hobi "menonton film" yang dimilikinya membuat dirinya secara tidak langsung menjadi sutradara cerdik yang meracik sebuah skenario apik untuk melindungi keluarganya. 

Film dibuka dengan scene yang cukup menipu, dimana Vijay sedang terduduk dengan tatapan kosong di sebuah kantor polisi. Cerita kemudian mengalami kilas balik dari sebelum terjadinya perkara dimana Vijay dan keluarganya adalah seorang keluarga bahagia dan cukup dihormati di desanya, hingga akhirnya sebuah petaka datang ke dunia Vijay. 

Pengenalan terhadap sosok Vijay dan keluarganya dieksekusi tidak bertele-tele dengan menonjolkan sisi bijak dan cerdik dari seorang Vijay. Pengenalan ini lah yang membuat penonton seakan dihasut untuk memihak keluarga Vijay, terlepas dari kesalahan yang telah mereka perbuat. Sebaliknya, pengenalan terhadap pihak kepolisian dieksekusi secara kurang bersahabat, dimana pengenalan polisi yang diawali dengan karakter Gaitonde seakan membuat penonton mencap bahwa polisi dalam film ini adalah sosok bringas terlepas dari kebenaran yang berusaha mereka ungkap. 





Konflik yang beradu antara keluarga Vijay dan pihak kepolisian benar-benar memainkan sisi emosional penonton. Di satu sisi, keluarga Vijay dikenal sebagai figur yang baik, namun nyatanya mereka berusaha untuk menutupi kebenaran. Di sisi lain, pihak kepolisian dikenal sebagai figur korup dan tidak adil, namun ternyata mereka berusaha untuk mengungkap kebenaran. Bukan hanya beradu mengungkap fakta, Vijay dan kepolisian pun dalam konteks ini juga beradu memenangkan opini, simpati, dan empati publik. Dan bagaikan puzzle, film ini menyimpan sebuah misteri yang benar-benar diungkap di akhir dari ceritanya untuk menjawab sebuah pertanyaan "Dimana?".

Penyelesaian konflik dari seorang Vijay yang ditawarkan film Drishyam ini tak henti-hentinya membuat banyak penonton terkagum-kagum. Bagaimana kecerdikan yang begitu terukur, sistematis dan matang bisa dilakukan seseorang yang pendidikannya tidak seberapa. Metode demi metode yang dilakukan Vijay untuk menyelesaikan konflik dan kecurigaan polisi terhadap dirinya, berhasil beberapa kali menciptakan sebuah suasana suspense yang membuat film berdurasi 163 menit ini tidak terasa begitu lama. Padahal, durasinya dua setengah jam lebih, loh.

Rating yang cukup tinggi di beberapa situs untuk film hasil remake ini tentunya bukan hanya sebagai angka semata, namun juga sebagai ukuran dari apresiasi dan kepuasan penonton. 

                       

Sunday, February 5, 2017

Menyantap Pilgub dengan Rasa Pilpres


Warga Jakarta mungkin tengah berdebat hebat, tentang sosok mana yang pantas diberi mandat.
Saking hebatnya perdebatan, menu pilgub rasa pilpres pun menjadi hidangan.
Media sosial perlahan dijadikan dapur mini, yang digunakan untuk meracik berita yang kental dengan politisasi.
Drama diperkeruh beberapa oknum yang mengaku suci, yang menebar racun doktrinisasi dengan dalih demokrasi.
Masing-masing anggota Pasangan Calon bukan hanya berkaca dari rapor, tapi juga terlibat aksi saling lapor.
Lawan dari pertahana tentunya telah mempersiapkan senjata, dengan dalih Jakarta perlu kembali ditata.

2


Angka satu merujuk pada pepo dan sang buah hati, yang diberitakan kental dengan politik dinasti.

Dengan pepo yang senantiasa mendukung, rumah mengapung menjadi salah satu wacana yang diusung.
Meski tak memiliki pengalaman politik, pengalaman melompat dari atas panggung menjadi gayanya yang dianggap nyentrik.
Pelaku usaha dijanjikan dana puluhan juta, dengan dalih untuk menata usaha kecil menengah di ibukota.
Hegemoni sang ayah mengambil andil banyak dalam perolehan suaranya, namun apakah dia sosok yang diidamkan warga Jakarta?

Angka dua merujuk kepada sang pertahana, yang selama 1 periode telah memikul permasalahan di Jakarta.

Meskipun sempat ditinggal rekannya pergi menahkodai nusantara, beliau tetap bertarung mengatasi permasalahan ibukota walau sering diterpa isu sara.
Berkat beliau Jakarta menjadi kota yang lebih berwarna, Orangye Hijau Biru dan Ungu merujuk kepada pasukan yang sukses dibina.
Salah satu kisah perlawanannya adalah memerangi begal anggaran tak bermoral, yang membuatnya dikenal bersih transparan dan profesional.
Kisah lainnya datang dari permasalahan banjir tahunan, yang kini enggan bersilaturahmi karena berhasil ditaklukkan.
Meski dituding menista, beliau tetap tegar dan memberikan kerja nyataapakah beliau masih diidamkan warga Jakarta?

Tiga jari kemudian mengarah kepada dia, mantan mentri pendidikan yang tahun lalu dicopot jabatannya. 

Selalu menganggap pendidikan sebagai eskalator pembangunan, namun dicopotnya jabatan beliau sebagai mentri pendidikan sering menjadi pertanyaan.
Sering memberi data dan fakta di televisi dalam acara debat, namun datanya sering dinilai tidak akurat.
Pengusaha sukses dijadikan rekan, ormas ternama merupakan teman,
Gaya berkomunikasinya dinilai begitu terukur, selalu berjanji tidak akan menggusur.
Mulai dari pak dosen sampai dengan pak humas, prospek kerja beliau bilamana gagal terpilih menduduki DKI 1 begitu luas.


Sosoknya mengingatkan saya dengan pak dosen yang suka bercerita, apakah beliau sosok yang tepat untuk memimpin Jakarta?



Pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah, apakah Jakarta membutuhkan pemimpin yang baru? Opini dan paradigma publik tentunya terbalut dalam suatu heterogenitas. Berdebat dengan sahabat boleh saja, asal jangan ada aksi saling babat karena beda pendapat. Moralitas tetap harus mendapat porsi yang tepat.

15-02-2017,
Jangan salah pilih. Pertahankan apa yang harus dipertahankan, lepas apa yang harus dilepas, dan pilih apa yang harus dipilih. Yang jelas, kenapa sih harus move on kalau masih mau sama mau, butuh sama butuh? Bukan kah hidup selalu mengajarkan kalau kita tidak akan tahu seberapa penting seseorang sampai kita kehilangan orang tersebut? Jangan sampai, salah memilih pemimpin menjadi penyesalan berdemokrasi kita selama 5 tahun kedepan. 

Akhir kata, saya selaku warga yang takut tenggelam dan dimakan buaya jika rumah saya mengapung, dan sebagai mahasiswa yang suka ngantuk kalau pak dosen mulai menebar cerita, mengucapkan terimakasih.

Salam damai sejahtera untuk semuanya.



Salam, 

2 jari.

Tuesday, January 24, 2017

Permudah Terapi Pernapasanmu dengan Alat Bantu Pernapasan Terbaik Omron Nebulizer


Sebagai alat bantu pernapasan yang telah digunakan banyak orang, nebulizer memiliki peran yang cukup krusial bagi orang-orang yang mengalami gangguan pernapasan. Nebulizer pada umumnya bekerja dengan merubah obat dari bentuk cair ke bentuk partikel aerosol yang nantinya akan dihirup ke dalam paru-paru manusia.  Dewasa ini, berbagai macam jenis nebulizer pun telah menjadi solusi bagi penderita gangguan pernapasan untuk melakukan terapi pernapasan. Salah satu dari merk Nebulizer yang terpercaya dan telah menjadi andalan banyak orang adalah Omron Nebulizer. 

Omron Nebulizer merupakan sebuah brand nebulizer dari pabrikan Jepang yang paling populer di Indonesia. Omron sendiri memang merupakan perusahaan yang telah banyak memasarkan produk di bidang kesehatan seperti tensimeter, termometer, dan juga nebulizer. 



Omron sendiri telah memasarkan nebulizernya dalam beberapa varian, masing-masing varian kemudian dibedakan berdasarkan ukuran dan teknologinya yang kemudian akan berdampak kepada optimalisasi fungsinya. Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh Omron Nebulizer di beberapa variannya. Baik itu dari fiturnya yang mudah grip, konektornya, sampai efisiensi pemakaiannya yang sangat bersahabat bagi pasien pengguna. 

Omron Nebulizer secara umum menawarkan kelebihan-kelebihan yang mungkin tidak ditawarkan oleh merk nebulizer lainnya di pasaran. Kelebihan-kelebihan yang dengan jelas menjadi bukti tersendiri jika Omron Nebulizer merupakan solusi dan partner terbaik untuk mempermudah terapi gangguan pernapasan. Berikut, kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh Omron Nebulizer yang mungkin tidak dimiliki oleh merk nebulizer lainnya:

1.Omron Merupakan Produk Terpercaya



Omron merupakan perusahaan asal Jepang yang telah berdiri sejak tahun 1933. Omron sendiri sejatinya merupakan merek global dalam otomatisisasi cannggih, teknologi control dan sensing, dan juga tentunya alat kesehatan rumah yang telah lama menawarkan solusi keamanan, keselamatan, manajemen kesehatan dan lingkungan di beberapa area dengan cita-cita untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. 

Dalam perjalanannya untuk mewujudkan cita-cita masyarakat yang lebih baik itu, Omron Healthcare menerapkan nilai Healtcare @ Home. Nilai ini bertujuan untuk mengimplementasikan praktek klinis dengan kehidupan di rumah dengan informasi kesehatan sehari-hari. Produk kesehatan berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan global pun tak henti-hanetinya diciptakan oleh Omron. Alat-alat yang telah sukses dipasarkan Omron secara global antar lain Digital Tensimeter, Termometer , Nebulizers , Body Fat Monitor, Pedometer dan Alat Pijat. Bahkan untuk kategori digitan tensimeter saja, Omron telah menjual lebih dari 150 juta produknya secara global. 

Untuk itu, misi yang jelas dari Omron dan kualitas produk yang meyakinkan tak ayal menjadikan Omron sebagai brand pemimpin di bidang alat-alat kesehatan. Tak terkecuali, alat kesehatan seperti nebulizer. Maka dari itu, kita tak perlu ragu unruk menggunakan nebulizer dari Omron. Karena jika sudah ada Omron Nebulizer, kenapa harus melirik merk nebulizer yang abal-abal? 


2.Penetrasi Aerosol yang Teroptimalkan




Pada dasarnya, nebulizer mengakses obat kedalam paru-paru dalam bentuk aerosol atau partikel halus. Ketika partikel gas dan partikel cair tercampur, maka akan lahir aerosol yang merangkap sebagai partikel obat. Semakin kecil suatu partikel, maka akan semakin retensi dan penetrasi perifernya. Partikel dalam nebulizer ini kemudian dapat diukur dengan satuan µm, dimana ketika partikel yang ada berdiameter 5  µm sampai dengan 10  µm kurang begitu bersahabat karena dapat mengendap diantara mulut dan saluran pernapasan manusia, dan ukuran partikel yang sangat kecil seperti 0,5 µm akan cenderung sulit untuk mengendap di paru-paru. Diameter partikel yang memiliki nilai 5 µm kebawah namun diatas 1 µm adalah diameter yang tepat dan sesuai untuk aerosol obat karena dapat mengendap di bawah saluran pernapasan dan tidak sulit mengendap di paru-paru.

Omron nebulizer hadir dengan menawarkan partikel aerosol dengan nilai yang bersahabat bagi para penggunanya, yakni berdiameter 3 µm. Diatas 1 µm, dan dibawah 5 µm. Diameter 3 µm ini jelas menjadi indikator bahwa partikel obat yang dikonversikan Omron Nebulizer akan dapat mengendap di bawah saluran pernapasan dan tidak sulit mengendap di paru-paru sehingga Omron Nebulizer dapat menjadi sahabat yang baik bagi para pasien yang memiliki gangguan pernapasan. Durasi dari laju nebulasi yang sangat tinggi dengan menyentuh angka 0,3 – 0,4 ml/menit pun ikut menunjang kemampuan Omron Nebulizer dalam hal akselerasi.  

3.Pengoperasian alat yang bersahabat dengan pengguna




Omron Nebulizer menawarkan sebuah nebulizer yang begitu ramah bagi penggunanya dan tentunya berbeda dengan merk nebulizer yang "abal-abal". Pertama, jika kita berkaca dari konteks suara dari nebulizer, beberapa varian dari Omron Nebulizer mengeluarkan suara yang cenderung tidak berisik dan menciptakan suasana hening dan nyaman jika dioperasikan. Hal ini tentunya berbeda dengan nebulizer-nebulizer lain, yang cenderung mengeluarkan suara berisik sehingga mengganggu kenyamanan dari penggunanya sendiri.

Selain faktor kenyamanan seperti suara, faktor keamanan seperti penggunaan tegangan listrik yang cenderung kecil serta pengaplikasian fitur AC adaptor praktis membuat para pelanggan akan merasa aman. Fitur AC adaptor akan membuat para pengguna terhindar dari arus pendek listrik atau korsleting. Selain itu, fitur daya tampung obat Omron Nebulizer yang dapat menampung kapasitas sebesar 10ml membuat Omron nebulizer menjelma sebagai alat terapi pernapasan terbaik.



4.Omron Nebulizer kaya Akan Varian


Tidak seperti merk nebulizer abal-abal, Omron nebulizer hadir dengan produk yang bervariasi. Tiap model nebulizer tersebut tentunya telah dilengkapi dengan keunggulannya masing-masing. Tercatat di website resmi Omron nebulizer dengan bahasa Indonesia di www.omron-nebulizer.com, ada 4 varian nebulizer yang ditawarkan oleh Omron. Keempat vairan itu antara lain:

1. NE-C803



Varian ini hadir dengan keunggulannya yaitu Hening, kecil, dan ringan, Compressor Nebulizer Omron NE-C803 memberikan kenyamanan dan rasa aman untuk terapi pernapasan pada anak dan dewasa.

2. NE-C801


Tak jauh berbeda dari NE-C803, NE-C801 menawarkan kenyamanan bagi penggunanya. Varian Compressor Nebulizer NE-C801 yang kecil dan ringan dirancang untuk efisiensi terapi gangguan pernapasan.

3. NE-C801KD



Nah, varian Omron Nebulizer yang satu ini merupakan nebulizer anak yang tentunya sangat bersahabat bagi anak. Compressor Nebulizer NE-C801KD di desain khusus untuk infant dan anak-anak, dilengkapi dengan masker untuk infant dan anak- anak, dan boneka lucu.

4.NE-C28




Varian yang satu ini hadir dengan fungsi utama mengoptimalkan durasi pemakaian. Compressor Nebulizer NE-C28 dirancang khusus untuk jumlah pemakaian tinggi dengan laju nebulisasi tinggi untuk mengoptimalkan durasi terapi.


5.Mudah untuk didapatkan

Omron Nebulizer telah terdapat dan bisa dibeli di beberapa outlet di Indonesia. Bagi kalian yang ingin membeli, kalian tak perlu khawatir karena Omron Nebulizer bisa anda beli di outlet-outlet seperti:

1. 


2.




3.


4.



5.

6.



7.



8.



9.




Jadi, tunggu apa lagi?


Jadi, tunggu apa lagi? Setelah berkaca dari eksistensi Omron, yang menawarkan nebulizer dengan penetrasi yang teroptimalkan juga pengoprasian yang bersahabat bagi pengguna, serta dengan varian yang bervariasi dan mudah untuk didapatkan, maka kita telah mengetahui kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh Omron Nebulizer yang saya yakin tidak dimiliki oleh merk nebulizer lainnya. Jadi, segera permudah terapi pernapasanmu dengan alat bantu pernapasan terbaik omron nebulizer.
b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>