Monday, March 20, 2017

Genggam Perkembangan Teknologi Digital Mu Bersama Dumet School!


Perkembangan teknologi di Indonesia selama satu dasawarsa belakangan ini memang telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Sebagai salah satu indikator dari majunya sebuah negara, Teknologi dan Informasi tentunya menjadi bidang yang cukup serius menyita perhatian pemerintah. Beragam kebijakan pun tak ayal diwacanakan dan diimplementasikan pemerintah untuk membangun sebuah dinasti Teknologi Informasi di tanah air. 

Berbicara tentang perkembangan Teknologi ataupun Teknologi Informasi di Indonesia, kita tentu tidak bisa terlepas dari perkembangan di ranah Internet. Tak dapat dipungkiri memang, Internet dalam balutan perkembangan teknologi digital di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat dari tahun ke tahun dan telah menjadi pasar yang sangat menjanjikan. Tercatat di tahun 2016 lalu ada sekitar 132 juta orang di Indonesia yang memanfaatkan internet. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara dengan pengguna internet terbanyak ke 6 di dunia di bawah Jepang. Bahkan Pengguna Internet di Indonesia dikabarkan akan menyentuh angka 215 juta jiwa di tahun 2020 nanti.

Pertumbuhan pengguna internet yang sangat pesat di Indonesia tentunya merupakan angin segar bagi perekonomian digital tanah air. Munculnya berbagai E-commerce, Marketplace dan pesatnya pertumbuhan online shop menjadi cerminan betapa mempesonanya internet ketika dijadikan pasar. Perkembangan pesat teknologi digital tanah air ini tidak terlepas dari kontribusi aktor-aktor dibelakang yang memanfaatkan internet sebagai pasar, entah itu dengan metode bisnis B2B,B2C,C2C atau C2B. Oleh karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang cukup berkompeten untuk dapat menjadikan internet sebagai tempat bersaing dengan ide yang kreatif dan inovatif. 

Selaras dengan perkembangan teknologi digital di Indonesia yang begitu menjanjikan, Dumet School hadir sebagai tempat kursus website yang telah melahirkan Sumber Daya Manusia yang memiliki skill dan kemampuan yang mumpuni dalam mengoptimalkan Internet sebagai pasar. Untuk itulah, pada bulan Oktober 2016 lalu saya mendaftarkan diri di kursus website terbaik di Indonesia ini. Tepatnya, Dumet School di cabang Grogol.

Dumet School Grogol

Sebagai kursus website yang telah mendukung pemerintah dalam melahirkan Sumber Daya Manusia yang berkompeten dalam pengoptimalan dunia internet, Dumet School tersebar di 5 cabang, diantaranya Dumet School Cabang Grogol, Dumet School Cabang Kelapa Gading, Dumet School Cabang Srengseng, Dumet School Cabang Tebet, dan Dumet School Cabang Depok. Ada 5 program kursus yang ditawarkan di Dumet School, diantaranya Web Master, Graphic Design, Digital Marketing, Web Programming dan Web Design.

Marketplace, E-commerce, Online Shop, ataupun bisnis-bisnis yang memanfaatkan perkembangan teknologi Internet sebagai pasar tentu membutuhkan aktor-aktor yang kreatif dan inovatif dibelakangnya. Dibutuhkan kemampuan dalam membuat web, ada dibutuhkan keahlian dalam internet marketing atau juga dibutuhkan kemampuan web programming untuk dapat menciptakan Marketplace. Keampuan dan skill seperti itu adalah apa yang ditawarkan oleh Dumet School kepada para muridnya dengan 5 program kursus tersebut. 

nyatai bro
Bergerak dari keinginan menciptakan E-commerce, saya memilih bergabung di Dumet School dengan mengambil program Web Master terlebih dahulu sebelum pada akhirnya akan mengambil web programming untuk dapat mengerti seluk beluk E-commerce. Web Master sendiri adalah program dasar yang harus diambil jika kalian belum memiliki pengetahuan tentang struktur-struktur website. 

Sistem pengajaran dari tempat kursus yang satu ini terbilang cukup menarik. Para murid akan diberikan sebuah video tutorial step by step lengkap dari awal sampai akhir materi, dan jika tidak mengerti maka instruktur yang ramah-ramah akan membantu menjelaskannya kepada para murid hingga para murid mengerti. Dengan metode pengajaran seperti ini, para murid tentunya diuntungkan karena dapat bebas memilih waktu kapan saja untuk pergi kursus. Tidak terikat waktu, kita sebagai murid di Dumet School akan mendapat pengajaran sampai kita benar-benar mengerti. 

Lima program kursus yang ditawarkan Dumet School merupakan ilmu-ilmu yang merupakan bekal bagi murid-muridnya untuk dapat ikut menjadi bagian dari perkembangan teknologi digital Indonesia. Lebih lengkapnya penjelasan tentang kelima program kursus tersebut adalah sebagai berikut:

WEB MASTER

Web Master merupakan program yang sedang saya ikuti. Bisa dikatakan, Web Master merupakan dasar yang harus kita ambil jika kita belum memiliki pengetahuan tentang struktur-struktur website sebelumnya. Dengan mengambil kursus ini, kita dapat memiliki bekal untuk membuat company profile website, blog, portal berita, hingga e-commerce sederhana. Metode pembelajaran yang 100% praktek langsung pun membuat saya sebagai murid sangat mudah untuk memahami materi-materi yang disajikan. Mater-materi yang disajikan di WEB MASTER ini antar lain HTML & CSS, Bootstrap, jQuery Plugin, Javascript & jQuery, Photoshop, PHP & MySQL, Object-oriented programming (OOP), dan PHP Framework.

GRAPHIC DESIGN

Untuk menunjang penampilan website atau blog yang telah dibuat, tentunya kita membutuhkan elemen-elemen lain seperti desain logo, brosur, majalah, edit foto, spanduk, kartu nama, poster, banner, branding, character, dan lain sebagainya. Graphic Design di Dumet School menawarkan materi-materi yang dapat mengasah kemampuan murid dalam mengoptimalkan elemen-elemen penopang eksistensi website kita tersebut. Ada 4 kelas pembelajaran di Graphic Design, yaitu Photoshop, Illustrator, InDesign, dan Flash.

DIGITAL MARKETING

Untuk dapat mengoptimalkan internet sebagai pasar, tentu kita membutuhkan jurus dan strategi yang tepat. Digital Marketing di Dumet School menawarkan pembelajaran tentang strategi-strategi yang tepat bagi anda untuk bisa mengoptimalkan internet sebagai pasar. Adapun 7 kelas pembelajaran yaitu WordPress, SEO, Facebook Ads & Instagram Ads, Adwords Search, Youtube Ads, Email Marketing, dan Landing Page.


WEB PROGRAMMING

Ketika kita telah bisa membuat website, ketika kita telah mengerti struktur-struktur pembuatan website dengan baik, maka Web Programming adalah program kursus yang sangat tepat untuk kita. Karena di Program yang satu ini, kemampuan kita akan struktur website akan diperdalam dengan materi-materi seputar programming. Adapun 2 kelas pembelajaran yang akan dioptimalkan yaitu Object-Oriented Programming (OOP) dan PHP Framework Codeigniter.


WEB DESIGN

Untuk mengoptimalkan tampilan website yang telah kita buat, tentunya kita membutuhkan kemampuan dalam mendesain web. Program kursus Web Design di Dumet School menawarkan kemampuan untuk mendesain web agar mempercantik dan menambah eksistensi dari website yang telah kita buat. Template website untuk  company profile website, blog, portal berita, hingga e-commerce sederhana dapat kita percantik jika mendalami program kursus yang satu ini. Adapun 5 kelas pembelajaran yaitu HTML & CSS, Bootstrap, jQuery Plugin, Javascript & jQuery, dan Photoshop.


Dumet School cabang Grogol

Perkembangan teknologi dan informasi di Indonesia memang telah menyita perhatian begitu banyak mata. Dumet School dalam konteks ini telah memberi kontribusi nyata dalam melahirkan Sumber Daya Manusia yang berkompeten untuk dapat bersaing dan meningkatkan perekonomian digital nasional. 

Setelah berkaca dari perkembangan teknologi dan informasi di Indonesia, dan setelah berkaca dari apa yang ditawarkan oleh Dumet School, apa lagi yang kalian tunggu? Segera genggam dan jadilah bagian dari perkembangan teknologi digital tanah air bersama Dumet School!

Friday, March 17, 2017

Paranormal Experience ku..?


Beberapa malam belakangan ini gue lagi hobi nontonin paranormal experience di yutub. Ternyata seru juga, kalau cerita non-fiksi horror divisualisasikan jadi video. Kalau dulu biasanya fenomena cerita-cerita horror itu nongolnya di tweets demi tweets di twitter, sekarang fenomena paranormal experience eksisnya di youtube. Gara-gara keseringan denger cerita horror kan, gue jadi pingin cerita soal pengalaman horror juga. uhuk..

Sejak zaman SMP dulu, gue hobi baca cerita horror di internet. Di twitter kek, facebook kek, atau di forum khusus cerita horror itu sendiri. Tapi itu dulu, waktu gue masih SMP. Sejak beranjak dewasa, gue hobinya jadi baca cerita dewasa. 

Nggak lah, becanda.. 


Alat penditeksi orang ketiga

Bicara soal pengalaman horror, gue sejatinya nggak terlalu punya banyak pengalaman horror. Padahal, sejak smp kelas 2 sampe kelas 3 gue adalah penggemar sejati film horror Thailand dan Korea. Tapi pengalaman gue ketemu setan hanya sebatas di film aja. Masuk SMA, gue juga nggak terlalu punya banyak pengalaman horror. Pengalaman horror gue waktu SMA cuma sebatas tidak bisa move on dari mantan, lalu kemudian tersesat kedalam dunia kegelapan asmara. Pada akhirnya sepanjang kelas 10 gue dulu gue habiskan dengan aktivitas galauin mantan. 

Lagi duduk-duduk santai ingat mantan, lagi belajar matematika ingat mantan, lagi baca cerita dewasa pun ingat mantan. Cerita dewasa itu maksudnya cerita motivasi Mario Teguh yang bisa membuat kita semakin dewasa loh ya. Ya begitulah, setiap aktivitas selalu ingat mantan, sampe waktu mati lampu pun gue ingat mantan, sampai pada akhirnya gue foto sambil megang senter dan menunjukkan ekspresi seakan-akan gue sedang berada di film insidious dimana gue sedang mengalami astral projection untuk mencari mantan gue yang hilang dan membawanya kembali. Oh Tuhan, SUNGGUH ANAK KELAS 10 YANG TERHINA:

Paranormal Exgirlfriend lebih tepat sepertinya untuk mendeskripsikan fenomena ini daripada Paranormal Experience.

when there's a light out and then you see your ex happy with another man

Bukan tanpa pengalaman horror, gue sempet punya 'beberapa' pengalaman horror yang sebenarnya dulu. Udah lumayan lama sih. Terutama waktu gue TK dan gue masih ada di rumah lama gue dulu yang statusnya adalah rumah kontrakan. Disana, gue inget banget ditengah malam gue pernah kebangun dan nangis-nangis karena ada suara cewek yang manggil-manggil nama gue tanpa tau sumber suaranya dari mana. Gue lari ke kamar sebelah, disana cuma ada nenek dan kakak perempuan gue yang lagi tidur, gue bahkan liat nyokap dan bokap gue juga masih tidur. Sungguh anak TK yang malang. Bahkan kabarnya di rumah ini salah seorang mbak/pembantu gue pernah ada yang mau loncat dari lantai 2 atau lantai 3 gitu tapi nggak jadi karena kakinya dipegangin bokap gue. Keren kan.

Tapi cerita gue di rumah lama itu nggak terlalu berkesan, mungkin karena gue waktu itu masih terlalu kecil jadi nggak begitu bisa merasakan sensasinya. Pengalaman horror gue yang berkesan datang ketika gue pindah ke rumah yang sekarang ini. Pindah ke rumah baru, berarti ketemu 'penghuni' baru.

Di rumah yang sekarang ini, titik horrornya ada di lantai 3. Gue pindah ke rumah yang sekarang ini waktu gue kelas 2 SD, dan waktu gue di kelas 3 SD waktu gue pulang les Inggris pernah ada salah seorang embak/pembantu gue yang keserupan di lantai 3 itu. Jadi dulu bokap gue itu buka konveksi, dan seperti itu lah, mungkin si salah seorang embak ini ngomong nggak sopan atau melamun makanya langsung disamber. Untungnya pembantu gue yang kesamber ini nasibnya nggak sama kayak pembantunya raditya dika yang keserupan tapi hantunya salah orang. TATI MANA TATII..


Tapi cerita tentang keserupan itu bukan cerita horror yang paling berkesan. Ada 2 cerita horror lain di rumah ini yang cukup berkesan. Pengalaman horror yang cukup berkesan datang saat Banjir Jakarta tahun 2007, waktu gue masih kelas 3SD dan pengalaman horror lainnya datang ketika gue duduk di kelas 8. Baik lah mari kita mulai..




Gadis kecil berbaju biru


Pengalaman ini adalah pengalaman pertama gue melihat hantu. Jadi waktu banjir besar di Jakarta tahun 2007 dulu, area komplek rumah gue ikut terendam banjir dan rumah gue mengalami pemadaman listrik selama lebih dari seminggu karena gardu listrik yang terendam banjir. Gue masih kelas 3 sd waktu itu. 

Jadi karena mati lampu dari pagi sampe malem selama seminggu itu suasana rumah gelap, cuma ada matahari di pagi dan siang hari dan lampu senter besar di sore dan malam hari. Gue lupa waktu dari kejadian ini pastinya kapan, tapi seinget gue kejadian ini terjadinya setelah jam 12 siang, sebelum jam 5 sore, ya katakan saja siang menjelang sore mungkin. Dan kejadian ini terjadi di tempat dimana gue menulis cerita ini sekarang, persis.. sis.. sis.

Jadi saat itu gue lagi ada di kamar bareng nyokap dan kakak gue. Kamar ini sendiri adalah kamar yang biasa gue gunakan untuk tidur. Kamar ini ada di lantai 2, dan kalau dibuka pintu kamarnya, maka tangga naik menuju ke lantai 3 dan tangga turun menuju lantai 1 adalah pemandangan yang akan kita temui. Jadi waktu itu ceritanya karena mati lampu, pintu kamar itu dibuka biar pencahayaannya bisa lebih maksimal. Awalnya nggak ada apa-apa, di kamar itu cuma ada gue, nyokap, dan kakak gue. Gue melihat ke kanan dan ke kiri pemandangannya sama, yaitu kamar gelap yang diterangi dengan lampu senter besar sebagai penerangnya. Sampai pada akhirnya gue mengalihkan pandangan menuju ke pintu yang terbuka itu....

Waktu gue mengalihkan pandangan ke pintu yang terbuka itu, dari arah tangga menuju lantai 3, tiba-tiba gue melihat sesosok gadis berbaju biru yang usianya mungkin seumuran sama gue lagi ngintip kedalam kamar dimana gue berada dengan tatapan kosong. Cara ngintipnya adalah di sebagian badannya nengok ke dalam kamar gue itu, sementara sebagian badannya lagi nggak terlihat. Gadis itu gue ingat warna kulitnya sawo matang, baju biru yang dia pakai itu kayak baju warna  biru navy  panjang yang lusuh,  dengan rambut mungkin sebahu kalau nggak salah. Wajahnya sama kayak wajah gadis kecil biasa, wajahnya nggak seram sama sekali, benar-benar biasa. Waktu gue mengalihkan pandangan ke arah pintu itu, mata gue dan mata dia saling bertemu, gue ingat tatapannya dan gue sangat kaget waktu itu karena gue nggak kenal siapa dia dan itu terjadi saat mati lampu. 

Gue waktu itu kaget, gue sedikit membanting badan kebelakang karena kaget, dan gue kucek-kucek mata gue dan melihat ke arah pintu yang terbuka itu sekali lagi dan... gadis itu hilang hanya dalam satu kucekan mata saja pemirsa-pemirsa. Gue nggak tau gadis itu siapa, tapi gue yakin gue ngeliat gadis itu dengan cukup jelas. Gue sendiri nggak pernah cerita kisah ini ke siapa-siapa, enggak ke nyokap atau keluarga.. 






Demam tinggi dan mimpi yang sama


Kejadian horror yang cukup abstrak ini terjadi saat gue ada di kelas 2 smp. saat itu gue demam tinggi di sekolah, mungkin sekitar lebih dari 38 derajat dan terpaksa dipulangkan di jam kedua pelajaran. 

Jadi di malam hari sebelumnya, gue sempat membaca beberapa cerita horror di forum cerita mistis. Gue ingat, cerita horror terakhir yang gue baca dengan cukup serius malam itu adalah cerita horror tentang 'Nyi Roro Kdiul' yang sampe 2 part. NAH, entah kenapa di malam itu saat gue berusaha untuk tidur gue merasa kurang enak badan, padahal... gue benar-benar ngerasa biasa aja sebelumnya.  Gue fit, nggak sakit sama sekali, sampe akhirnya waktu gur mau tidur gue ngerasa sedikit panas dan pusing. Tapi karena bodo amat, gue maksain diri buat tidur dengan asumsi besok pasti langsung sembuh. 

Anehnya, setelah mencoba untuk tidur.. di malam itu gue selalu terbangun dengan mimpi yang kurang lebih cene nya itu sama. Mungkin hampir atau lebih dari 10 kali gue terbangun di malam itu, dan hampir atau lebih dari 10 kali juga gue mendapatkan mimpi yang kurang lebih sama itu. Mimpinya begini, jadi ada pria dengan topi kayak topi koki khas tukang roti gitu lagi mendorong gerobak di jalanan malam yang cukup sepi dan bersih. Si pria ini cuma berjalan mendorong gerobak, sampai pada akhirnya dia berhenti dan berkata sambil tersenyum ramah, 

"saya bantu sampe disini aja ya."

Setelah itu, gue terbangun. Ketika gue kembali tidur, mimpi yang sama kembali bermain. Ada pria yang mendorong gerobak di jalanan yang sepi di tengah malam dan bekata "saya bantu sampe disini aja ya." Dan waktu gue bangun dan gue berusaha tidur lagi, mimpi yang kurang lebih sama kayak gitu kembali terputar sampai pada akhirnya gue bangun dengan badan yang nggak enak banget tapi waktu itu gue paksain masuk karena jam pertama olahraga dan sayang buat anak SMP kalau melewatkan jam pelajaran olahraga. Sampai pada akhirnya gue benar-benar panas dan dipulangkan oleh sekolah pada saat itu..

Gue masih nggak paham apa maksud mimpi itu, gue nggak paham tentang apa maksudnya pria yang mendorong gerobak dan perkataan "saya bantu sampe disini aja ya." Mkasudnya apa? Karena penasaran, waktu gue kelas 9 gue pernah menceritakan dan menanyakan hal ini di semacam forum paranormal yang ada di kaskus. Baru sejam di post, thread gue itu sudah diserbu banyak jawaban. Ada yang  bilang mimpi itu cuma sugesti, ada juga yang bilang gue harus minum kaki tiga (entah apa hubungannya). Dan untuk alasan yang kurang jelas, beberapa saat setelah diserbu banyak jawaban, thread gue itu dihapus oleh kaskus. 





Percaya nggak percaya, demi rumput yang bergoyang, 2 paranormal experience diatas adalah cerita yang benar-benar terjadi saat gue duduk di bangku kelas 3SD dan 2SMP. Semenjak saat itu, gue nggak terlalu punya pengalaman horror lagi...

"Keberhasilan terbesar iblis adalah ketika mereka membuat manusia percaya bahwa mereka tidak ada." - Ed Warren.

"seperti kamu, yang tak pernah menganggap aku ada." - Hati yang tersakiti.

Friday, March 10, 2017

Sinopsis & Review Joy Ride (2001), Thriller Holywood Apik Rasa Klasik


Cerita thriller-mysterynya ada, sadisticnya ada, rasa klasiknya juga ada. Begitulah sedikit gambaran dari film Thriller Holywood keluaran tahun 2001 ini, Joy Ride. Film yang juga berlanjut dengan dua sekuel lainnya ini mungkin memang terbilang sedikit terlupakan untuk ukuran film thriller yang diperankan Paul Walker di awal abad 21.

Terlupakan yang dimaksud adalah karena ketika berbicara tentang film Thriller Holywood di awal tahun 2000, mungkin yang ada di bayangan para pecinta thriller adalah film seperti memento (2001), frequency (2000), identity (2003), Donnie Darko (2001), dan mungkin ada yang belum bisa move on dari film Thriller di penghujung abad ke 20 kayak Fight Club (1999) atau SE7EN (1995). Mungkin cuma sedikit yang tau Joy Ride, padahal untuk ukuran cerita thriller-mystery dan sadistic yang ditawarkan film ini cukup apik loh... 

Cast:
Paul Walker
Steve Zahn
Leelee Sobieski


Sinopsis Joy Ride



Berawal dari 2 kakak beradik, Lewis (Paul Walker) dan Fuller yang ingin menikmati libur musim panas dengan bertemu pacar Lewis yang bernama Vena. Untuk sedikit bersenang-senang ditengah perjalanan yang membosankan, muncul ide iseng dari Fuller untuk membuat lelucon menggunakan radio cb yang biasanya digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna mobil lainnya. Mereka kemudian terhubung dengan radio cb yang dimiliki oleh seorang sopir truk. 




Lewis yang pada awalnya menolak ide kakaknya itu pun pada akhirnya berperan sebagai aktor yang berpura-pura menjadi perempuan untuk menggoda sopir truk tersebut. Dengan nama "Candy Cane", mereka membuat lelucon dengan sang sopir. Awalnya mereka menikmati lelucon tersebut, sampai akhirnya mereka sadar kalau sopir truk yang mereka jadikan sasaran lelucon mereka adalah seorang Rusty Nail, psikopat berdarah dingin yang misterius.



Review


Dikejar-kejar sopir truk piskopat karena perbuatan iseng, itulah Joy Ride. 

Film ini diwarnai dengan pengenalan masing-masing karakter yang cukup mengalir. Diawali dengan sosok Lewis, Vena, kemudian Fuller, dan pada akhirnya sang sopir truk misterius Rusty Nail. Sosok berandalan dari Fuller yang digambarkan dengan catatannya yang sering keluar masuk penjara dan memiliki konflik dengan orangtua membuatnya menjadi karakter yang mengawali konflik dengan ide radio cb nya.

Lain Fuller lain Lewis, yang digambarkan sebagai sosok kalem yang mudah dipengaruhi. Sosok berandalan sang kakak, dan sosok 'mudah dipengaruhi' sang adik menjadi awal petaka yang memicu konflik utama dari film ini. Cukup sederhana memang, namun menjadi unik karena media pemicu konflik yang digunakan di film ini adalah dengan menggunakan radio cb. 






Sosok sang sopir truk kemudian dibawakan oleh Rusty Nail, seorang psikopat berdarah dingin yang pendendam dan sangat misterius. Joy Ride meskipun cukup terbilang sadistic, namun tetap mengutamakan jalan cerita dari film yang ditabur dengan bumbu misteri mengenai sosok Rusty Nail. Meskipun dibuat penasaran dengan pertanyaan siapa sebenarnya Rusty Nail, di ending film rasa penasaran penonton akan dibuat sedikit terobati, meskipun tidak sepenuhnya dibuat mengerti.

Entah kenapa, gue cukup tertarik dengan radio cb yang digunakan di film ini. Menjadikan radio cb sebagai media penghubung dan pemicu konflik memang menjadi hal yang cukup menarik di film ini. Bahkan di sekuel selanjutnya pun radio cb tetap menjadi media yang digunakan Joy Ride 2 yang kembali sedikit sadis namun tetap bercerita. Menjadikan 'motel' sebagai salah satu tempat adegan thrilling pun juga menunjukkan ciri khas thriller holywood klasik yang ada di film Joy Ride ini.

Diwarnai dengan misteri, film ini juga diakhiri dengan sebuah misteri. Pertanyaan "Siapa Sebenarnya?"  mungkin akan menyelimuti penonton sampai dengan akhir film Joy Ride ini. Bahkan, sampai dengan di sekuel selanjutnya. 


                       

Joy Ride 2 : Dead  Ahead

Friday, March 3, 2017

Boleh Kakak Sepatunya..


Suka nggak suka, hidup itu penuh dengan hal yang kontradiktif. Yang hari ini suka, besoknya bisa jadi nggak suka. Yang hari ini punya, besok bisa jadi nggak punya. Yang hari ini sahabatan, besoknya musuhan, karena sahabatnya ternyata menikung dari belakang.  Yang hari ini punya istri atau suami, besoknya jadi duda atau janda, karena ditikung sahabat sendiri. Ya namanya juga hidup, kejam dan kontradiktif. 

Salah satu korban dari Kontradiktifitas hidup yang semacam itu adalah gue. Yang dulunya paling males  belanja sepatu online, sekarang malah jualan sepatu online. 



@Bokangco_id's

Sejak zaman penjajahan belanda, gue adalah orang yang paling males buat beli sepatu online. Bukan masalah kualitas atau harga yang bikin gue males, tapi masalah ukuran. Kadang udah ngukur panjang dan lebar kaki sendiri sesuai size chart yang dikasih penjual, eh.. waktu sepatunya nyampe ternyata ukurannya lebih kecil atau lebih besar dari seharusnya. Ini antara kaki gue yang menyusut, atau sepatunya yang membesar gara-gara ketumpahan botox waktu proses pengiriman. Ukuran sepatu tiap brand itu variatif sih ya.. 

Ukuran sepatu itu relatif, tergantung dari brand yang memproduksi. . Size chart dengan panjang kali lebar sepatu ukuran 41 di brand yang ini, bisa jadi ukuran 42 di brand yang itu, dan juga sebaliknya. Mungkin akan lebih bersahabat, kalau ukuran sepatu itu sifatnya mutlak dan absolut, kayak ukuran... bra wanita. Coba kalau kayak beha, ukuran 36b ya mutlak 36b. Mau di brand ini, di brand itu, ukuran lingkarnya mutlak 36b. Tunggu sebentar, ini kenapa gue berasa jadi penjual obat pembesar payudara ngomongin ukuran dada..

Semenjak masuk kuliah, entah bagaimana ceritanya gue ngerasa kalau gue harus memanfaatkan internet sebagai pasar untuk memasarkan sebuah produk. Entah bagaimana, gue tersadar kalau internet merupakan pasar yang sangat luas kalau pengoptimalan market place atau social media itu bisa dilakukan dengan strategi yang terukur dan tepat. Apalagi, e-commerce atau bisnis online di Indonesa ini kalau dibuat grafik lagi naik-naiknya keatas, belum turun.

Gue berasa kayak ada roh kudus yang turun dengan lidah-lidah api, dan berbisik kepada gue.. 

"Hai bro, kamu, iya kamu, belajar internet marketing gih.."

Halleluya.

Luasnya internet sebagai market, menjadi salah satu alasan gue juga untuk mendaftarkan diri di kursus website. Dengan motivasi awal pingin bikin e-commerce, ternyata... buat beigtuan lebih complicated dari yang gue bayangkan. Tapi nggak apa-apa, les website itu menyenangkan. Halleluya. 

Dengan mengaplikasikan teknik-teknik yang udah gue pelajari di kursus website, gue memberanikan diri untuk membeli template premium dan... mengobrak-abrik HTML dan script-scriptnya sendiri untuk membuat sebuah "katakan saja" website. Website itu menurut gue penting, bukan buat dijadiin pasar, tapi buat dijadiin sumber identitias yang menopang kredibilitas toko online kita sendiri. 


Dan website itu beralamatkan di....

Atas
Tengah
bawah

Bagaimana pun juga, toko online yang punya website itu lebih kredibel ketimbang toko online yang cuma punya link yang men-direct pelanggan ke social media ataupun market placenya. Untuk itulah, dengan bantuan bootstrap biar lebih mobile friendly, website yang responsive akan sangat bersahabat bagi sumber identitas toko online kita.

Pertanyaan selanjutnya adalah, kenapa sepatu? Bukannya sepatu itu punya kendala di ukuran? Jawabannya adalah karena peluang. Gue pingin menjual sesuatu yang ditargetkan untuk pria atau gentlemen. Awalnya pingin masarin kacamata pria, tapi nggak dapet harga yang pas buat jadi reseller atau dropshippernya. Somehow, dibandingkan jualan barang pria kayak kacamata pria, atau baju pria, atau jersey bola online, pasar sepatu pria online memiliki peluang yang cukup bagus menurut pengamatan gue. Target pasar gue memang pria berumur mungkin 17-24 yang mengincar sepatu dengan harga yang masuk akal. 

Dengan menggunakan nama toko "Bokangco", sepatu pria yang dipasarkan bukan sepatu-sepatu branded yang harganya selangit melainkan sepatu pria yang 100% buatan anak negri yang diproduksi di Bandung. Kualitas memukau, harga nggak bikin galau. Keren,beken, terjangkau men! 

Penasaran gimana wujudnya? Di Klik nih bro..

































Selain praktik langsung internet marketing, teori untuk mengolah strategi yang terukur juga diperlukan. Untuk itulah 2 buku jago jualan dari para master diatas ini menjadi 2 diantara beberapa buku yang gue beli e-booknya. Dan prcayalah, ilmu dari kedua buku diatas cukup ampuh:


Jadi, bro, pesan moril dari semua ini adalah.. jika kalian gentlemen sejati yang sedang mencari boots pria, atau sneakers pria, atau sepatu casual pria, atau sepatu pria dengan kategori lainnya yang memiliki kualitas memukau dengan harga terjangkau, dan pastinya 100% produk dalam negri.. Maka yang harus kalian lakukan adalah jadi lah BRO-kangco dan belanja lah di Bokangco!

Cinta produk dalam negri = cinta Indonesia.  Survey menunjukkan jika Gebetan, Pacar, dan Suami idaman wanita adalah pria yang cinta produk dalam negri. Jadi,

Boleh kakak sepatunya...  

Monday, February 20, 2017

Tuyu-tuyul yang Demokratis


Tuyul.

Siapa sih, yang nggak tau tuyul? 

Palanya botak, suka pake bedak, kancutnya kadang motif polkadot. Dalam mitologi orang Indonesia, tuyul merupakan setan pencuri uang yang doyan pakai kancut. Tapi apa jadinnya, kalau tuyul-tuyul yang ada di negri ini menjadi sosok yang demokratis? Yang dicuri bukan uang, tapi suara rakyat, hak konstitusi rakyat. 

Suara rakyat seharusnya dikawal, bukan dibegal. 


Petugas TPS seharusnya bersikap responsif, bukan koruptif. 

Menjalankan kewajiban seharusnya secara lurus, bukan tendensius.

Ratusan suara rakyat hilang, hanya karena indikasi curang. 

Maaf bukan solusi, wahai penista demokrasi.

Berjam-jam telah berbaris, surat suara dinyatakan habis.

Mengoper kesana kemari, hak konstitusi kalian curi.

Sayangnya warga sudah cerdas, ketidakadilan akan ditumpas.


Kalian tidak lebih dari cerita miris, wahai tuyul-tuyul yang demokratis.

Tanggal 15 februari kemarin, PILKADA serentak dilakukan di 101 wilayah di Indonesia. Sebagai ibukota negara yang tercinta, Jakarta pastinya termasuk kedalam salah satu wilayah dari angka seratus satu itu. Tanggal 15 februari kemarin sekaligus menjadi momen pertama gue dalam mengikuti pesta demokrasi di negri ini. Tentunya, sebagai warga Jakarta. Akhirnya, bisa nyoblos. Akhirnya, bisa nyelupin jari ke tinta pencoblosan yang penuh kemenangan. Entah dirasuki insting sok ide macam apa, tanggal 15 kemarin jari yang gue masukin ke tinta pencoblosan itu bukan jari kelingking, tapi jari tengah, masukinnya dalem pula.  Jari tengah gue hari itu mungkin telah menjadi jari tengah yang paling demokratis di dalam dunia jari-jarian.




Program rumah mengapungnya buah hati pepo nyatanya belum cukup garang untuk merebut hati warga Jakarta, dan Quick count di hari itu pun menyatakan kalau PILKADA DKI pada akhirnya harus berlangsung 2 putaran. Itu artinya, warga DKI harus datang ke TPS lagi untuk mencoblos lagi. Itu artinya, jari tengah gue akan menjadi jari tengah paling demokratis di dunia jari-jarian lagi. Tapi bukan itu masalahnya, akan dilangsukannya putaran kedua PILKADA DKI  atau jari tengah gue akan menjadi jari tengah paling demokratis lagi bukan merupakan permasalahannya.

Yang menjadi masalah di hari itu adalah tuyul-tuyul pencuri hak konstitusi warga Jakarta.  


                       

Salah satu cerita datang dari TPS 89 di Cengkareng. Pemilih yang jelas-jelas sudah seharusnya terdaftar disitu, dinyatakan tidak terdaftar. Ditahan-tahan, tidak diperbolehkan menyalurkan hak suara mereka dalam memilih pemimpin. Kabarnya, surat suara dinyatakan sudah habis. Padahal.... MUASIH BANYAK. Berusaha membohongi publik? Mungkin. Berusaha mencuri hak suara rakyat? Jelas.

Yang menarik kemudian dari video kecurangan di TPS 89 ini adalah berkat 'The Power of Emak-emak', hak konstitusi warga yang tadinya hampir dicuri akhirnya dikembalikan. Disini dapat ditarik kesimpulan, emak-emak yang ngamuk merupakan penangkal terbaik untuk tuyul pencuri hak konstitusi warga.


                       


Cerita lain datang dari TPS 48 di Kelapa Gading. Warga dipermainkan, di oper dari TPS satu ke TPS lainnya. Kabarnya di TPS ini warga disuruh fotokopi KTP, fotokopi KK, bolak-balik, namun akhir-akhirnya warga tidak diperbolehkan mencoblos. Lebih lucu lagi, setelah di oper, disuruh bolak-balik, alasan warga tidak diperbolehkan menyalurkan hak suaranya adalah karena "mereka berdiri di luar TPS", sedangkan aturan yang sah adalah mereka harus berada di dalam TPS. Berjam-jam berdiri diluar TPS terus nggak disuruh masuk sampe waktunya abis,  pak panitia sehat pak panitia? Beberapa jam menunggu untuk menyalurkan hak suara, mereka terpaksa gigit jari karena hak mereka dirampas. Lucu? Iya. Pencurian hak suara? Jelas. 

Yang kemudian membuat suasana semakin lucu dan miris lagi adalah ketika solusi yang diberikan oleh panitia TPS hanya sekedar kata 'maaf'. Maaf, maaf, maaf. Dengan menggunakan analogi pepo, kalau semua panitia di TPS kayak begitu mah, sampe lebaran kuda pun pilgub DKI bakal terus-terusan lanjut ke putaran berikutnya. TPS 89 dan TPS 48 merupakan saksi 2 buah cerita miris dari ulah tuyul yang demokratis. Masih ada beberapa cerita di beberapa TPS yang juga memiliki jalan cerita yang sama, dan mungkin lebih miris. 

Ah, sudahlah. Semoga di putaran kedua nanti cerita-cerita miris macam ini sukar untuk terulang lagi. 

Salam 2 putaran.

Salam,


2 jari.



b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>