Saturday, January 24, 2015

Gara-Gara Koala Kumal.


SATU,
Mungkin kalau bukan gara-gara koala kumal, gue nggak akan membuka play store untuk menginstall aplikasi ini. gara-gara bab kampret yang berjudul "LB", gue tiba-tiba tertarik untuk menginstall tinder. sebuah aplikasi pencari jodoh. cara mainnya gampang, tinggal login facebook dan tinder bakal ngasih tau siapa cewek atau cowok yang berada dekat dengan kita. terus kita cuma perlu pencet hati warna hijau kalau tertarik sama profil cewek/cowok. dan kalau nggak tertarik, tinggal pencet tanda silang. dan kalau cewek/cowok ini tertarik juga sama kita, dia bakal ngerespon balik dengan memberikan hati warna hijau. 

Setelah pre order buku koala kumal dibuka, gue memang menjadi salah satu mhakluk yang cukup antusias untuk mendapatkan buku plus tanda tangan raditya dika plus kaus. setelah buku itu mendarat di rumah, bab demi bab di buku ini gue lahap dengan perlahan. termaksud bab yang berjudul LB. terlihat ada beberapa kesalahan penulisan di buku ini, seperti huruf yang kurang atau nama yang terbalik-balik. nggak kayak di buku-buku sebelumnya yang minim kesalahan di penulisannya. mungkin raditya dika ngetik naskah buku ini sambil sikap lilin, makanya nggak konsen. tapi, nggak apa-apa..

Di bab LB ini, raditya dika cerita tentang pengalaman diadi bangkok. ceritanya, dia berusaha ngegebet cewek thailand dengan aplikasi tindersetelah mencet hati hijau berkali-kali dan berkali-kali juga di tolak, sampailah saat dimana ada cewek yang ngasih hati hijau balik ke raditya dika. seorang cewek thailand yang berfoto profil cantik, dan di bio tinder nya bertuliskan "LB". singkat cerita, raditya dan cewek thailand itu ketemuan, ngobrol-ngobrol pakai bahasa inggris. radit sangat senang karena ada cewek cantik dari thailand yang mau sama dia. sampai akhirnya,  beberapa saat kemudian cewek thailand itu bilang dalam bahasa inggris kalau maksud "LB" yang ada di bio tinder dia adalah, Lady Boy. raditya dika bilnd date, sama lady boy.      

Entah kenapa, setelah membaca bab tersebut gue jadi tertarik buat menginstal tinder. kali pertama gue nyoba tinder, gue menghabiskan waktu buat mencetin hati warna hijau buat cewek-cewek yang punya foto profil cantik. ada yang tampangnya kayak model, ada yang kayak pevita pearce, ada yang kayak chelsea islan. gue pencetin satu-satu, dan nggak ada respon. gue sadar, mereka semua menolak gue. sampai tiba saat dimana muncul notif tinder di gadget gue yang menyatakan kalau ada yang ngajak gue chat dan match dengan gue.

Karena seneng dan mengira bakal dapet jodoh, gue langsung buka notif dari tinder tersebut. setelah lihat chat, ternyata chat penuh harapan tersebut dari seorang cewek yang namanya evi. gue lihat foto profilnya, dan gue terkejut. mukanya mirip guru kumon gue dulu yang umurnya sekitar 30 tahun plus plus. dan seinget gue, gue nggak pernah ngasih hati hijau ke orang ini. KAMPRET, chelsea islan dari mananya. mungkin kalau di paksakan untuk mirip chelsea islan, maka dia adalah chelsea islan gagal gaul yang habis ditelan komodo lalu dilepehkan kembali karena rasanya tidak enak. gue frustasi..

Setelah kejadian itu, gue tetap mencet-mencetin hati hijau di setiap waktu luang yang gue punya. dan satu hal yang gue tau, paling efektif main tinder kalau lagi di mall. bisa langsung ajakin date kalau da yang ngerespon balik. tapi satu hal yang terjadi, nggak chlsea islan nggak kunjung ngasih hati hijau ke profil gue. sampai pada akhirnya, gue mendapat notifikasi untuk ke 2 kalinya dai tinder yang menyatakan kalau gue match dengan seseorang. kali ke dua ini, nggak kalah menyedihkannya dari kali pertama gue mendapat notifikasi penuh harapan. kali kedua ini, yang match adalah cewek yang seumuran sama gue. foto profilnya seperti di grip jadi beberapa buah foto. kalau dilihat dari jauh, foto profilnya mirip mikha tambayong. tapi setelah di view, foto tersebut jadi seperti mikha tambayong gagal gaul yang kekurangan gizi. setelah kejadian itu, beberapa kali gue mendapatkan kejadian yang sama. akhirnya hal itu membuat gue cape. dan sama seperti bang radith, gue tau aplikasi apa yang harus gue uninstall..

******
DUA
Gara-gara koala kumal, gue melakukan pencarian di google yang kata kuncinya adalah "beli sugar glider". memang kampret, ternyata raditya dika itu sejenis narkoba. dia berhasil mempengaruhi seseorang dari tulisannya. setelah membaca bab yang berjudul kucing story, bang dika berhasil membuat gue merasa kesepian. gue ngerasa terkdang.. sebagai seorang yang belum punya pendamping hidup, punya teman di luar aja nggak cukup. hal itu yang membuat raditya dika memelihara kucing scottish fold. oleh karena itu, gue searching di google tentang tempat penjualan sugar glider. 

Karena yang gue tonton di tivi-tivi, sugar glider adalah hewan yang cukup kecil dan gampang di pelihara. karena kecil, pasti makannya juga nggak banyak. dan karena kecil, kotorannya pasti juga nggak banyak. jadi nggak repot, begitu pikir gue. sempat juga kepikiran kura-kura, tapi kura-kura itu nggak seru. kebanyakan tidur, masuk tempurung melulu. sempat juga mikir untuk anjing. tapi kalau dipikir-pikir lagi, dulu saat gue sd, gue sering di kejer anjing di setiap perjalanan gue menuju tempat les inggris yang letaknya nggak terlalu jauh dari rumah. hal itu membuat gue kapok. dulu saat sd, nggak ada cewek yang sudi untuk ngejer gue. sekali ada yang ngejer, sekelompok anjing tak terurus yang berkeliaran di jalanan. apa lagi saat itu, anjing yang mengejar gue selalu lebih dari satu ekor, berdua atau bertiga. dear anjing, anjing lu!

Maka dari itu sugar glider adalah pilhan yang tepat. gue sempat membayangkan kalau gue punya sugar glider nanti, nanti tangan gue akan digiti-giti geli oleh sugar glider yang gue punya. jadi, mulailah gue mencari tentang tempat untuk membeli sugar glider di google. setelah menggunakan key word "beli sugar glider", artikel pertama yang muncul berjudul.. jangan beli sugar glider!!! lalu, dengan bulu hidung yang agak sedikit keluar, gue simak arikel tersebut. setelah gue membaca tentang sugar glider yang sebenarnya, ternyata mereka nggak seperti yang di bayangkan. horror. 

Jadi, ternyata katanya sugar glider bukanlah hewan yang bisa langsung jinak ketika di adpot, butuh waktu berbulan-bulan setelah di adopt baru mereka bisa jinak. dan ternyata, gigitan sugar glider itu nggak seperti yang gue bayangkan. gigitannya menyakitkan, bahkan katanya kalau yang liar bisa bikin berdarah. dan hal horror lainnya, sugar glider itu kukunya tajam dan bisa melukai majikannya, mereka bau, mereka juga suka buang air sembarangan.  dan yang cukup horror, makanan mereka kalau mau sehat nggak cuma dikasih bubur bayi aja, masih butuh vitamin. kampret, gue aja nggak makan vitamin apa-apa. bisa-bisa pengeluaran untuk konsumsi makanan mereka lebih banyak daripada majikannya.

Dan satu hal yang lebih horror lagi, mereka nggak bisa di adpot cuma sendirian aja. karena mereka bisa stress. meskipun kita sering berinteraksi dengan mereka, tapi manusa dan sugar glider adalah mhakluk yang beda jenis. jadi, ending-endingnya mereka harus dicarikan pasangan biar nggak stress. ini menghawatirkan, udah makanannya butuh vitamin biar sehat, sekarang mereka juga butuh pacar. gue curiga ini yang mana majikan yang mana piaraannya sih? mereka butuh pasangan biar nggak stress, sedangkan majikannya aja udah terlalu lama nggak punya psasangan. terus untuk membeli pasangannya itu, berapa pengeluaran yang harus gue keluarkan lagi? belum lagi nanti pasangannya itu butuh makan juga. lalu terdengarlah backsound sudah telalu lama sendiri. kampret, INI SUGAR GLIDER ATAU KUNTO AJII? 

Akhirnya, karena frustasi memikirkan itu semua, gue memutuskan untuk mempelihara hewan-hewan yang udah ada di rumah dengan sendirinya. hewan-hewab yang bisa mencari vitamin dan pasangan secara mandiri. nyamuk, kecoa, tikus, dan cicak.

******  

TIGA
Dan kalau bukan gara-gara koala kumal, mungkin gue nggak akan teringat seseorang. dia, seorang cewek yang pernah gue lihat di tempat antrian taksi.

Setelah membaca beberapa bab di koala kumal, sampailah gue di bab perempuan tanpa nama. di bab itu, raditya dika cerita tentang pengalaman dia yang sering jatuh hati dengan cewek yang nggak dia kenal di tempat umum. pingin ngajak kenalan, tapi nggak berani. ending-endingnya cewek itu pergi dan raditya dika cuma bisa membayangkan gimana jadinya kalau dia berani ngajak kenalan cewek-cewek yang nggak dia kenal itu. banyak laki-laki dalam perjalanan hidupnya tidak sengaja bertemu dengan perempuan menarik tapi gak berani ngajak kenalan. perempuan itu pun pergi berlalu, berujung dengan para laki-laki ini berandai: apa yang terjadi seandainya gue berani ngomong sama dia? begitulah yang di tulis radith di bab ini.       
ENTAH kenapa, setelah membaca bab ini gue jadi teringat dengan seorang cewek yang pernah gue temui di tempat antrian taksi sebuah mall. jadi ceritanya, waktu itu adalah sebuah malam di hari natal, gue dan keluarga sedang berada di sebuah mall untuk melakukan kegiatan yang dilakukan orang lain saat di mall biasanya, belanja-makan-belanja. gue sebagai kaum adam, hanya bisa gigit jempol kaki ketika menunggu mami dan cici belanja. mami? cailahhh. ehem, setelah menghabiskan banyak waktu di mall tersebut, akhirnya kami memutuskan untuk pulang.    
Mungkin karena faktor hari natal atau karena ada taylor swift manggung di jalur busway, malam itu jalanan macet banget. hal tersebut berimbas kepada antrian taksi yang sangat panjang. saat itu, macet membuat mobil di jalan nggak jalan sama sekali. hal itu membuat para sopir taksi ogah masuk ke mall untuk mencari penumpang. dan hal itu membuat orang-orang yang ngantri taksi saat itu berada pada level keki yang sangat tinggi. tempat antre taksi yang meng-ular tersebut penuh dengan orang-orang yang menunggu. mungkin kalau di dunia remaja, hubungan yang membuat salah satu pasangan menunggu terlalu lama dikenal sebagai friendzone, maka di tempat taksi malam itu kami semua sedang berada di suatu hubungan yang gue beri nama taxi zone. 


Ketika sedang mengantri taksi, tiba-tiba gue melihat seorang cewek. sepintas, umurnya sama kayak gue. terlihat, dia ditemani mamanya. rambutnya panjang, matanya indah. senyumnya membuat kaki kopong. dan kalau dilihat, sepintas dia mirip sonya pandawarman. dia memakai dress putih-hitam. beberapa kali gue ngelihat ke arah dia waktu itu, dengan harapan dia nggak menengok balik. jarak gue dan dia cukup jauh. mungkin, sekitar 6 atau 7 orang. beberapa kali dia ngajak ngobrol maminya, dan beberapa kalijuga terlihat wajahnya yang sedang bete nunggu taksi. tatapannya membuat dengkul gue semakin kopong.  

Sama seperti orang yang jatuh cinta diam-diam, gue hanya bisa mengagumi dari kejauhan. mengagumi secara diam-diam. setelah beberapa kali melihat secara diam-diam, tiba-tiba dia melihat ke arah tempat dimana gue berdiri saat itu. mata kita saling menatap satu sama lain saat itu. dan setelah itu, gue teringat dengan sebuah statement yang menyatakan kalau cewek suka sama cowok yang misterius. dengan sok misterius, gue membuang muka. dan setelah beberapa saat kemudia, gue kembali melihat ke arah dia. entah mata gue yang minus nya nambah atau gimana, dia kembali menatap gue. tapi kali ini dengan senyuman. hmm, mungkin dia tersenyum melihat orang di belakang gue. atau mungkin dia tersenyum ke baju Illucinati yang gue pakai saat itu. atau dia senyum ke arah tato kupu-kupu yang ada di paha gue saat itu? tapi tiba-tiba gue tersadar, kalau gue sedang mengenakan celana panjang saat itu dan di paha gue nggak ada tato kupu-kupu. yang jelas, senyumnya membuat gue semakin jatuh.

Kali ini, terlihat dia sudah berada di tempat paling depan penungguan taksi. yang artinya, sebentar lagi dia akan meninggalkan tempat antrian tersebut. kali ini, dia terlihat sedang menunggu sambil memain-mainkan rambutnya. mungkin karena dia bosan, atau mungkin karena ada taylor swift di rambutnya. sementara gue, gue sedang memutar-mutar plastik berisi donat jco yang tadi dibeli. sambil sesekali melihat ke arah dia. sampai akhirnya, taksi yang dia tunggu akhirnya datang. dia pergi, pergi dengan senyuman yang bisa membuat dengkul kopong itu.

Lalu, setelah membaca bab perempuan tanpa nama di buku koala kumal, gue berandai-andai gimana jadinya kalau gue ngajak kenalan cewek tersebut. kemungkinan pertama, mungkin kalau gue ngajak dia kenalan dia bakal menyambut gue dengan senyuman indahnya itu sambil bilang "hai". lalu kami berkenalan, tukeran id line, dan kita menjadi dekat. lalu kita menikah dan punya 48 anak. dan anak kita menjadi member idol group semua dan hidup bahagia selamanya. atau, kemungkinan kedua, ketika gue mengajak dia kenalan sambil menyapa "Hai, senyum kamu manis banget. boleh kenalan?" dan dia bakal menolak lalu berkata: "najis lo". tanpa tau namanya, gue cuma bisa mengagumi dia dari jauh malam itu. mungkin dia adalah perempuan tanpa nama yang akan selalu tak bernama buat gue.

Setelah kejadian itu, beberapa kali gue kembali mengantri taksi di tempat yang sama. dengan sedikit harapan untuk bisa melihat dia lagi. tapi, perempuan tanpa nama itu nggak pernah muncul lagi. sama kayak yang menjadi tema di buku koala kumalini: tempat yang sama tapi nggak kerasa sama kayak dulu lagi. di tempat ini, tempat antrian taksi yang sama, tapi nggak kerasa sama seperti malam itu. mungkin, karena nggak ada perempuan tanpa nama yang gue temui malam itu. gara-gara buku ini, gue jadi mengingat dan menemukan banyak hal. 

****** 

semua gara-gara koala kumal.

              


Gara-Gara Koala Kumal
   

108 comments:

  1. Ternyata lagi-lagi si Radit berhasil menebarkan virus absurdnya. Gue kemarin kagak bisa ikutan pre-order. Kaga punya ATM :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, kemarin gue po tapi cuma kebagian edisi ttd nya. edisi kaus nya abis..

      Delete
  2. dan gara-gara Koala Kumal elo jadi bikin postingn ini. dan gara-gara Koala Kumal, gue jadi bikin komentar begini.pengalaman pernah kagum ama 'Gadis tanpa nama' juga pernah gue alamin, bahkan terkadang gue iseng ke tempat waktu ngeliat.*malah curhat*

    ReplyDelete
    Replies
    1. mantap, selamanya mungkin dia akan jadi gadis tanpa nama.
      sampai salah satu dari kalian ngajak kenalan :)

      Delete
  3. Kampretlah gue belum baca ni buku . . udah lu spoiler duluan . . ahaha . .
    Emanglah bang Radit punya sentuhan mistis ketika bikin karya sesuatu . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. yailah, gue lupa kalau gue spoiler. tapi cuma 3 bagian kecil doang :)
      makanya beli dong brooo =)

      Delete
  4. hahaha efek buku koala kumalnya bang radit kamu sampai terkena virus absurdnya juga :D

    ReplyDelete
  5. Radith emang nularin keabsurdannya dia. Haha.
    Perasaan gue sedih-sedih gimana gitu kalo udah dibagian serius yang diceritain, perempuan tanpa nama. Semoga kapan-kapan lo bisa ketemu dia lagi ya Jev. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin. dan saat itu terjadi, ternyata dia udah punya pacar. atau jangan-jangan, dia udah nikah muda. atau jangan-jangan, dia hamil diluar nikah. atau jangan-jangan, supir taxi itu ayahnya..

      Delete
    2. kebanyakan jangan2nya!. berpikir aja yang baik2 dek, katanya afgan sih jodoh pasti bertemu ;)

      Delete
    3. kan pingin menganstipsipasi kemungkinan terburuk gitu..

      Delete
  6. gara-gara koala kumal lo sampe bikin tulisan kaya gini, wkwk gara-gara lo bikin tulisan kaya gini gue penasaran buat instal tinder, entah apa yang akan gue temui selanjutnya diaplikasi ini haha, udahlah nyamuk kecoa cicak emang paling mandiri dia bisa ngurus dan berkembang biak sendiri kok cocok banget peliharaan lo ah haha...

    btw itu taylor swiffnya gagal gaul juga ? manggung dijalur busway ? wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. serius bro insta tinder? gaul...
      kan siapa tau, bisa aja dia yang bikin macet. cuma hipotesis..

      Delete
    2. yoi bro, ini lagi mengikuti jejak lo nih, semoga aja endingnya ga sama kaya lo wkwk

      yakaliii -__-

      Delete
    3. amin, semoga beruntuk nak..

      Delete
  7. Baru tahu ada apps macam itu. Macam2 aja :D. Belum baca bukunya juga. Banyak juga yg mengeluhkan kesalah ketik...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmmm.
      memang ada beberapa kesalahan teknis, padahal dibuku-buku sebelumnya jarang tuh..

      Delete
  8. jadi pengen beli bukunya :'( ora ado duit

    ReplyDelete
    Replies
    1. nabung pangkal kaya.
      kalau kita kaya, kita bisa jadi playboy bro.

      Delete
  9. foto pertama ku pikir fake taxi

    ReplyDelete
  10. Jadi penasaran pengin baca bukunya, pinjem dong.. haha

    ReplyDelete
  11. Aaaaaarrrgggggghhhhhh belum baca dan aaaarrrrggggggggghhhhhhhhh bekum punyaaaaa, pinjem bang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pinjem aja sama mbak-mbak kasir di gramed :)

      Delete
  12. Wah, segitunya yaaa..hheehee semua karena koala kumaaalll :-)

    ReplyDelete
  13. Replies
    1. kurang lebih gitu.
      gue lagi dibawah pengaruh koala kumal....

      Delete
  14. Hahaha baru tahu kalo di Koala Kumal ada ngebahas Tinder. Dulu gue sama temen sempat mainan dan ngerusuh di situ. :))

    ReplyDelete
  15. wah aku gagal preorder yang ada kaosnya :(
    ketiduran haha :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue juga awalnya kehabisan yang kaus.
      dan tepat sehari sebelum pre order ditutup, gue pesen bukunya.

      Delete
  16. Cieee dapet PO-nya Koala Kumal~ kampret emang radith, cuma 2 hari langung abis tuh baju. Pas stoknya nambah, gue malah nggak tau!! Btw, Kopong apaan ya? Dan Orang di header itu Andika kangen band ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kasihan kau nak. kopong itu.. apa ya? biarkan guru bahasa indonesia mu yang menjawab.
      KAMPRETTTT! ITU GUE! APA MIRIPNYA??

      Delete
  17. haha..
    kebayang kan,
    si sugar glider aja butuh pasangan biar ga stres >,<
    gimana nasib, mbloh

    ReplyDelete
    Replies
    1. tau nih, gue curiga kalau gue melihara sugar glider nanti gue bakal stress.
      nanti sugar glider gue malam mingguan sama sugar glider tetangga, atau jangan2 dia menghamili sugar glider tetangga.

      Delete
  18. Brace yourself, Koala Kumal attack ~

    ReplyDelete
  19. Sial! jadi penasaran sama Tinder :/

    ReplyDelete
  20. buku raditya dika sepertinya bikin kecanduan ya....nginstall tinder, beli sugarglider.....semuanya gara-gara dika....luarbiasa....menikah dan punya 48 anak....sangat luarbiasa
    keep happy blogging always....salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh, itu yang menikah punya 48 anak nggak ada di buku....

      Delete
  21. berkunjung ikutan baca-baca artikelnya mas
    sekalian izin follow ya

    ReplyDelete
  22. nyimak dulu mas, salam kenal dan follow blognya ya

    ReplyDelete
  23. waaah gue tau tinder waktu itu dari nonton series thailand :D
    gue lagi nabung buat beli buku ini huhu moga keturutan deh~

    ReplyDelete
  24. Woaaahhh! Panjang banget ceritanya, Jev? Curhat? Wakakakak. Kocak!
    Tinder? Jomlo sekali kamu, Nak. :p
    Ternyata Raditya Dika memang virus. Soalnya gue juga kepikiran buat nginget-nginget momen. Sewaktu nggak jadi kenalan sama perempuan tanpa nama :') Kalo kenalan, pasti gue udah jadian sekarang dan pacaran lama. Ya, gue pun menyesal akhirnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih, curcol.
      ya begitu yog, tapi nanti kalau uda ketemu lagi ending2 nya nggak berani ngajak kenalan lagi -__-

      Delete
  25. Udah pada punya bukunya kah? *mupeng

    ReplyDelete
  26. Raditya dika selain jago bikin novel tapi dia juga bisa acting, dan film paling konyol manusia setengah salmon :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, hebat dia. padahal di buku kambing jantan, dia ngeblog nya masih pake bahasa alay-alayan..
      tapi ending-endingnya, dia itu multi talent x)

      Delete
  27. hehehe, tenang bro, suatu hari ketemu kali kalo jodoh ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. aminn. tapi setelah gue ketemu, ternyata dia udah nikah duluan.

      Delete
  28. Jadi makin pengen beli bukunya kan tuh gegara baca ini._.
    Makin banyak jugadeh uang yg harus ditabung (•̅_•̅ ) hmmmmmm
    Menarik banget ah blognya

    ReplyDelete
    Replies
    1. beli, beli!
      wah, makasih ya. fitnah nih bilang blog saya bagus?

      Delete
  29. Wah gue belom beli bukunyaaaaaa! :o

    eh, gue baca bagian ketiga serius banget loh, nyesel banget kan lo kenapa ngga kenalan aja sm tu cewek! bsok bsok kalo ketemu langsung ajak kenalan, nggamau tau pokoknya langsung ajak kenalan ._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm, mungkin kalau ketemu nanti ternyata dia itu udah punya pacar.
      atau kalau ketemu nanti, mungkin dia itu bukan cewek.
      atau jangan-jangan setelah ketemu nanti ternyata dia itu adalah mbak-mbak chat time atau mbak-mbak shilin

      Delete
  30. Gue pengen download tinder juga ah. Pencet tombol hijau kakak. Hahahaha

    ReplyDelete
  31. Wkwkwk, super banget tuh efeknya Koala Kumal. Bang Dika emang sip, bisa menyugesti pikiran orang lewat bukunya.
    Udah, pelihara kucing aja kayak Bang Dika :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah, kucing kalau mau juga harus scottish fold biar keren.
      tapi agak mahal, harus langsung ke tempat penangkarannya gitu..

      Delete
  32. Ga tau kenapa, gue lihat pict taxi di atas jadi inget FAKE TAXI LONDON. Hahaha.
    Jomblo akut nih kayaknya :p
    Kalo udah bosen, bisa kali bukunya dipinjemin. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue nggak tau fake taxi london itu apa, dan setelah gue search di google. tenyata.....
      kampret lo -_____-

      Delete
  33. ya ampun semuanya gara-gara miko ya?? :D

    ReplyDelete
  34. Ya, ampunn..
    Kalau saya mah udah lewat jamannya suka raditya dika. :))

    ReplyDelete
  35. Gue mau beli bukunya, biar gue bisa ketularan absurd kayak lo, jef. Gue mau banget ketularan absurd, bahkan kalo abusrd bisa dipacarin, mungkin gue bakalan pacaran sama absurd. Lah ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, nikahin aja tuh absurd. hamilin diluar nikah!

      Delete
  36. Aku belom beli dan belom baca. Jadi ngga ngaruh apa-apa tuh sama aku. Wkwkwk.. :D

    ReplyDelete
  37. Gara-gara koala kumal, jadi pengen nyoba pacaran sm LB

    ReplyDelete
    Replies
    1. YA NGGAK GITU JUGA KALI BRO -_____-

      Delete
  38. widih banyak banget yang ngefans ama RD,
    yg baca buku ini jga bnyak bgt, terbit lom lama udah cetak berapa kali
    hehhe,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, sukses banget bukunya.
      kemarin saya baca di berita juga begitu..

      Delete
  39. Belom baca bukunyaaaaaa tapi gara2 tulisan ini jadi tambah penasaran. Lu jadi sama2 absurdnya kaya bang Radit, hahaha

    ReplyDelete
  40. baru tahu ada aplikasi cari jodoh spt itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi ada kelemahannya.
      dia ngutamain akun fb, padahal anak muda jaman sekarang udah jarang buka fb..

      Delete
  41. Raditya Dika Effect nih. Saya baru baca satu bukunya, itu juga minjam punya adek..hihihi..kemana aja saya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. pinjam punya adek tetangga ya...

      Delete
  42. Raditya Dika

    Raditya Dika Everywhere

    ReplyDelete
    Replies
    1. semacam jamur yang menyebar gitu..

      Delete
  43. "banyak laki-laki dalam
    perjalanan hidupnya tidak sengaja
    bertemu dengan perempuan menarik tapi
    gak berani ngajak kenalan. perempuan
    itu pun pergi berlalu, berujung dengan
    para laki-laki ini berandai" <--- Gw banget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha,
      itu kutipan awal di bab perempuan tanpa nama :)

      Delete
  44. "banyak laki-laki dalam
    perjalanan hidupnya tidak sengaja
    bertemu dengan perempuan menarik tapi
    gak berani ngajak kenalan. perempuan
    itu pun pergi berlalu, berujung dengan
    para laki-laki ini berandai" <--- Gw banget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu salah satu quotes yang ada di dalam koala kumal :)

      Delete
  45. Terakhir baca bukunya Radit yang marmut merah jambu >.< habis itu sudah gak pernah lagi, gak tau mau pinjem ma suapa :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. marmut merah jambu, gue suka banget sama bab tentang ina mangunkusumo. itu sangat mengademkan suasana...

      Delete
  46. hoaaaa si raditya dika emang kocaknya ga abis2 dan elu jadi salah satu korbannya ya.
    Wkwkwkw..
    oke, gue kasih tau ke temen gue deh ttg aplikasi jodoh itu. bahahahaha

    ReplyDelete
  47. dan kampretnya. setelah baca artikel ini, gua jadi pengen beli koala kumal. ah sialan. virusnya cepet banget menyebar

    ReplyDelete
  48. Hebat juga ya, buku ini bisa bikin inspirasi buat nulis postingan yang panjang kayak gini :D

    anw, gue belom punya novelnya hahaha
    tapi gue jadi penasaran sama aplikasi itu XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue berharap ada buku lain yang bisa bikin gue nulis postingan panjang kayak gini laagi :-)

      Delete
  49. Wakakka,kok gue ngakak baca cerita lo.

    Tapi sayangnya too much typo. Mungkin bisa diperbaiki dikemudian harinya. Anyway, gue juga berencana memelihara binatang peliharaan, tapi gue gangerti gimana ngurusnya. Jadi yodah deh, gue miara hati gue aja deh.. lebih susah juga kan? Wakakkaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ada kesempatan, akan gue perbaiki.
      thanks ya bro sarannya :)

      Delete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>