Monday, June 15, 2015

Emang Nggak Sakit, Ya?


Untuk kesekian kalinya, malam di hari sabtu kemarin kembali terjadi perjanjian linggarjati antara gue dengan sang dokter gigi. pertemuan kami di malam minggu kemarin membahas tentang 2 buah besi di kawat gig gue yang lepas dan pergi meninggalkan kawatnya. bukan, lepasnya besi di kawat ini bukan yang pertama kali. udah beberapa kali besinya lepas karena berbagai macam hal. dan, ternyata lepasnya itu nggak murah pemirsa. kalau masih bisa dipasang lagi, gratis tanpa dipungut biyaya. tapi kalau lepas dan nggak bisa dipasang lagi, maka satu besi dihargai 150.000 rupiah. atau kalau bahasa anak-anak gaul pemilik online shop jaman sekarang: IDR 150K.  

Baru 2 bulan pake, mungkin udah sekitar 4 besi yang copot dan divonis nggak bisa dipasang lagi. sekalinya masih bisa dipasang dan gue bawa ke tempat dokter gigi... besinya jatuh ke lantai lalu memantul lalu jasad nya tidak pernah ditemukan lagi. akhirnya 4 kali 150k dikeluarkan untuk membeli besi baru. hampir semua penyebab copotnya besi dikarenakan memakan makanan yang terlalu keras. besi pertama copot karena terlalu semangat gosok gigi, besi kedua copot karena makan pempek, besi ketiga copot tanpa sebab, dan besi keempat copot karena makan lumpia.

Dari beberapa kasus, maka kasus besi copot terakhir menjadi kasus yang cukup horror. karena dari copotnya besi ini, karet yang ada di kawat masuk ke dalam gusi dan membuat daging di gusi bagian bawah sedikit ter-kopek.  

******

Untuk ukuran weekend, pagi ini gue terbangun dengan cukup cepat. bahkan lebih cepat, dari hari di kalender. sekitar jam 7 pagi gue terbangun, dan informasi pertama yang diberikan nyokap di pagi yang tak berdosa ini adalah.. nyokap sudah membuat janji dengan dokter gigi hari ini. awalnya gue meminta ke nyokap buat pergi sekitar jam 5 sore aja dikarenakan malam minggu kali ini gue dijadwalkan buat nonton bola. jam setengah 8 malam nanti ada pertandingan sea games singapore cabang olahraga sepak bola antara indonesia vs thailand. sebagai pemilik ktp indonesia, antusias gue cukup besar untuk menyaksikan match tersebut. walaupun jagoan gue si farhat abbas nggak main, tapi gue tetap setia untuk mendukung panji merah putih. tapi, ternyata di jam 5 dan 6 si dokter udah ada janji sama pasien lain. jadi mau nggak mau, jam 7 malam baru gue bisa kesitu..  

Karena terbangun dan nggak ada kerjaan, pagi itu gue memutuskan buat nemenin nyokap pergi ke pasar. rasanya, udah cukup lama gue nggak bangun pagi dan pergi bersama nyokap ke pasar. padahal dulu waktu sd hampir tiap kali nyokap pergi gue selalu mengekor. nggak banyak hal yang berubah dari pasar yang dulu sering gue kunjungi ini. walaupun ada beberapa tempat yang udah di renovasi, tapi bau yang menyengat paru-paru di tempat penjualan daging ayam dan ikan masih sama kayak dulu. dan salah satu hal yang keren dari pasar ini adalah... tukang parkir. tukang parkir di pasar ini berdedikasi, nggak kayak tukang parik kampret di beberapa supermarket yang datang buat nagih duit doang. dan ketika dikasih duit, si tukang parkir malah nawarin kembalian. sungguh juru parkir idaman. 


ijeverson
Bukan pedagang beras plastik
18.50. gue sengaja pergi ke dokter gigi lebih cepat 10 menit dari janji yang sudah dibuat biar nggak kelewatan kick off babak pertama antara indonesia-thailand. gue berharap si dokter gigi bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat. bahkan lebih cepat, dari hari di kalender. 

DAR. setelah basa-basi sebentar, akhirnya gue kembali terdampar di bangku kebangaan para dokter gigi. di bawah lampu sinar, gue melakukan teknik mulut mangap ala buaya air asin yang sedang berjemur. ibu dokter pun langsung memainkan alat-alat dokter giginya. tujuannya malam ini ada dua, yaitu memasang kawat yang copot dan... mengganti karet kawat gigi. ya, karet kawat gigi. buat yang belum tau, jadi kalau masang behel itu ada pake karet juga digunain buat narik gigi biar rapet. dan sebulan sekali karet itu harus diganti dengan karet yang baru. 

Semua masih normal-normal aja awalnya, dua buah besi baru dipasang buat menggantikan besi yang copot. sampai..... waktu mau ganti karet. waktu si dokter mau buka karetnya itu, rasa sakit ngilu-ngilu kampret gagal gaul melanda bagian gusi gue. si dokter juga agak sedikit bingung, karena seharusnya rasanya itu biasa aja. dan waktu di liat-liat lagi, si dokter kaget dan bertanya ke asisten nya yang berdiri tepat disamping. dialog tanpa epilog pun terjadi antara si dokter dan asistennya..

"eh, ini karetnya masuk ke gusi ya?"
  
"ihh.  iya ci, kayaknya masuk.."
        
"loh, kok bisa??!"

"nggak tau ci, ini baru pertama kali kayaknya karet masuk ke gusi"

Gue mulai dilanda firasat buruk. setelah mendengar percakapan antara si dokter dengan si asisten, kayaknya ada yang nggak bener. gue pun hanya bisa pasrah menerima keadaan. karena gue tau, ketika kita tidak berdaya, hanya dia yang bisa kita harapkan. hanya Tuhan yang bisa menolong ku!! karena hanya Tuhan yang selalu bersama ku!! Karena Tuhan maha kuasa!! Halleluya. *lalu terdengar backsound mujizat itu nyata*. 

si dokter gigi pun bertanya kepada gue..

"Emang Nggak Sakit, Ya?"

"Nggak sakit gimana, dok?"

"itu karetnya masuk ke gusi kamu. emang Kemarin-kemarin nggak sakit, ya?"

"........."

"nggak sakit, ya?"


Pertanyaan sang dokter ini sepertinya menggambarkan betapa pedihnya sakit yang seharusnya gue rasakan ketika karet kawat gigi ini nyasar masuk ke gusi. tapi jujur, kemarin-kemarin gue emang nggak ngerasa sakit sama sekali. cuman... ada goyang-goyang seperti daging yang ke-kopek yang gue rasakan di hari kemarin. tapi gue abaikan goyang-goyang daging yang ke kopek itu.. karena cuma goyang-goyang duo serigala yang tak boleh diabaikan.   

Setelah di interogasi lebih lanjut, ternyata penyebab dari masuknya karet kawat gigi ke gusi ini adalah karena besi yang copot. jadi, besinya udah copot sekitar 5 hari dan gue biarkan begitu aja. lalu karena kalor jenis dan massa yang ada pada karet tidak mencapai sebuah elektrovalensi yang cukup, maka koefisien muai panjang karet menyebabkan energi potensisal yang mendorong karet tersebut masuk ke dalam gusi. nggak lah, bukan gitu penjelasannya. yang jelas: karet itu masuk ke gusi karena besinya udah copot hampir seminggu dan gue diemin gitu aja. karena nggak ada besi sebagai penopang, maka karet ini terjun langsung ke bawah dan merobek gusi. 

Dokter pun beraksi. dengan kemampuan dokter giginya yang dia pelajari selama bertahun-tahun di bangku kuliah, berhasil melepaskan karet kawat gigi yang nyasar masuk ke gusi gue. ketika ditarik, rasa ngilu-ngilu kampret benar-benar menyapa gue. dan ketika disuruh kumur, ada beberapa darah yang keluar. dan selanjutnya, dokter memasangkan karet yang baru di kawat gigi ini. dan ketika diganti dengan yang baru, rasa sakit kembali menghantui. memang, selalu ada rasa sakit ketika kita berusaha menggantikan yang lama dengan yang baru. 

Sudah sekitar 45 menit gue berada di tempat dokter gigi ini. setelah besi baru dipasang, dan karet baru dipasang, akhirnya gue diperbolehkan untuk pulang. pelajaran hidup yang didapat malam ini: pertama, usahakan untuk jangan memakan makanan yang keras. kalau bisa makan makanan bayi tiap hari biar besinya aman dan nggak copot-copot lagi. kedua, kalau besinya copot.. mending langsung hubungi dokter dan segera dicari penggantinya. sebelum... karet yang ada di kawat gigi terjun bebas menusuk gusi. setelah mendapat pelajaran hidup di malam minggu yang kelam itu, gue pun langsung pulang ke rumah.

Sampai di rumah, gue langsung nyalain tv. nonton indonesia vs thailand yang pada akhirnya.... indonesia kalah 5-0.  

81 comments:

  1. Mungkin kawatnya kangen dengan kampung halamannya, makanya dia jatuh dan pura2 sakit lalu minta izin sama majikannya.

    Itu dokter gak peka ya bang, nanyain sakit enggak, sakit enggak :v. Gak peka kayak cewek. Eh

    Btw, juru parkirnya emang idaman banget, gak hanya mintak duit doang :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti dokterya cowok tu...makanya nggak peka

      Delete
    2. dokternya cewek, kok. masih dibawah 30.
      udah nikah tapi.

      Delete
  2. Udah dapat firasat buruk, malam minggu yang terasa mencekam, sakit gigi karena ke masukan karet mah gak ada apa-apanya dibanding sakit hati karena cinta karet sampe lengket. Ditambah Indonesia kalah. eh ngrebutin perunggu aja kalah 5-0 lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. malam minggu memang selalu kelabu.
      iya, parah nih yak. semifinal 5-0, perebutan juara 3 juga 5-0.
      tapi tak apa-apa, froza indonesia :")

      Delete
  3. Kayaknya biar nggak sakit yang goyangin Duo Serigala aja haaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau duo serigala jago goyang diatas panggung, maka dokter gigi gue dan asistnnya jago menggoyangkan gigi para pasiennya. mungkin nama yang pas buat duet dokter dan asistennya ini adalah... duo sugar glider.

      Delete
  4. daging tekopek...di tenggorokan... gue ngebayanginnya serem gini... :|
    udah serem, dibawa nonton bola yang tim didukungnya kalah. ah nyesek iki.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak terklopek di tenggorokan juga kalik... tapi di daging dekaat gusi.

      Delete
  5. aduh ngilu baca ceritanya, absurd tulisannya sebenernya, cuma akhirnya bikin ngilu. Menggantikan sesuatu yang lama dengan yang baru memang tidak mudah. Rasanya nyesek, udah ke dokter gigi sakit, pulang ke rumah, nonton bola, timnas kalah lima kosong, memang kalo timnas Indonesia tidak dapat diharapkan, pokoknya gue kalo nonton timnas itu stres, lebih baik nggak usah nonton tv :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan gitu dong. kalah atau menang, tetap didukung dong.... chelsea islan.

      Delete
  6. Besi yang mana sih Jeff? yang dilengketin per gigi itu? atau yang ujung paling belakang? saya udah pake kawat gigi 8 bulan lebih, pernah sih ada besi yg ilang, yg diujung gigi itu, ga bayar.. trus kalau lepas lemnya dari gigi juga digantiin tanpa bayar IDR 150 K gitu.. jangan sering2 lepasnya jeff.. bisa bangkrutt :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu.. karet yang dipasang di gigi bagian bawah, nembus sampe ke gusi gara2 ada besi yang copot tapi nggak langsung diganti. enak banget yak... bisa free gitu gantinya.

      Delete
  7. Belum punya nyali mau pasang kawat gigi dan takut makan pada nyangkut semua di kawat hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang sedikit ngekiin kalau ada makanan yang nyangkut.
      tapi, ya.. tinggal di gosok aja pake gosok gigi.

      Delete
    2. Iya sih.. tapi takut gak nahan sama linunya :(

      Delete
  8. Baca'a aja bikin ngilu gmna udah dipasang
    ga deh klo harus pasang kawat gigi

    ReplyDelete
    Replies
    1. temen kamu tuh ada yaa yang pake kawat, tapi bukan kawat gigi tapi kawat besi :D

      Delete
    2. gue jadi gagal paham sama komen ini.
      entah kenapa terlihat seperti percakapan anak sd -____-

      Delete
  9. bingung komen apa yaa, soalnya belum pernah ngerasin sii :D

    ReplyDelete
  10. Setelah membaca ini tiba-tiba rasa ngilu kampret menghantui gue..
    Ngenes sekali malam itu :v udah sakit gara" dokter gigi, begitu pulang nonton bola timnas kalah pula
    Mahal bener yak ganti besinya sampe 150k :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. salah satu malam minggu kelabu.
      iya, mahal tuh. 4 kali ganti gue bisa beli domain buat 6 tahun.

      Delete
  11. gak kebayang tuh ngilunya gimana pas ngeluarin karet yang masuk ke gusi gara-gara besi copot, buset dah... pernah kepikiran dulu buat masang behel tapi gue urungkan niat tersebut pas liat harganya. satu besi 150k? mehong cyin~
    ditambah lagi ngilunya itu loh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah! itu klimaksnya disaat karet yang nyangkut dikeluarin.

      Delete
    2. bukannya adegan klimaks itu pas bayarnya? :v

      Delete
  12. gak berani pasang behel lihat pasangnya ajah udah ngilu hmm

    ReplyDelete
  13. errr.... bacanya meringis-ringis nih... >_<
    itu nusuk gusi.. aih!

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin saat itu, gusi ditusuk karet lebih sakit rasanya ketibang ditusuk temen sendiri dari belakang.

      Delete
  14. Gusi terkopek kena gusi, tu pasti sakit banget ya. Eh tapi terkopek tu apa ya, tertusuk apa gimana?

    Aku membaca ada lirik ponytail to shushu, aku pun menyingsingkan lengan baju... bang jev anak idaman deh mau nemenin mamanya ke pasar aku aja ogah. Eh itu dokternya dipanggil ci apa kamu yang dipanggil ci sama tu dokter. Dokternya masih yang mirip yona kan?

    Sudah ah kalah 5-0 perebutan perunggu juga kalah 5-0. Timnas suka dengan angka 5 kali ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. terkopek itu sejenis.. terklupas.

      wahahaha... dasar wota. yoi, gue lagi mau jadi anak berbakti belakangan ini. si dokter di panggil asistennya ci.. sebenernnya nggak terlalu mirip yona sih, dia sedikit kurang gizi.

      garuda tetap di dada.

      Delete
    2. O terkelupas..

      Ya maklum namanya juga wota, denger lagu/baca liriknya dikit langsung tau. Poniiteru....
      Kurang gizi berarti kurus banget ya tu dokter.

      Yoi..

      Delete
  15. pasti lebih sakit pas ternyata ngelihat kenyataan indonesia dihajar 5-0 oleh thailand kan bro. hha..

    kasih makan bubur ayam terus aja. minumnya es batu. biar behelnya ga kemana2

    ReplyDelete
    Replies
    1. bosen gue makan bubur..

      Delete
    2. daripada ga makan n dikubur bro

      Delete
  16. hampir mirip ama aku
    tiap kontrol pasti ada masalahnya
    yg paling sering sih kawat lepas dari ringnyaa, malah pernah sampe patah kawatnya -_-
    yang terakhir ring-nya lepas gara - gara makan permen
    trus mesti ganti 200K
    hahaha *ketawanyesek*

    semoga masalag gigi kita bisa cepet beres :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih, tos. 200? nyesek banget tuh.
      tapi, emang bener sih. setiap kontrol pasti ada aja.. masalahnya.

      Delete
  17. Sejak kapan farhan abbas ikut main bola ? bukanya dia itu pemain tinju yang gagal tanding ya. :D
    itu tukang parkir emang jadi idaman para ibu-ibu yang bawa motor terus parekir di tempat dia dah. hahaha
    buset deh ketika lo jelasin kenapa gawat gigi lo masuk ke dalam gusi, udah kaya ikut mata pelajaran fisika selama 3 jam aja, bikin kepala barbie pusing 7 keliling. ngeri juga ngedernya gawat gigi masuk ke dalam gusi, sampe robek-robek ke dagingnya gitu. hadeuh bikin bulu kuduk di gigi gue merinding aja nih. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini kok banyak typo nya yak.
      hahaha, gue aja pusing baca penjelasan fisikanya.

      Delete
  18. Oh begitu resikonya kalau gigi dipagar besi, makan juga mesti milih-milih :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. terjadilah padaku menurut perkataanmu.

      Delete
  19. fak..itu bahasa fisikanya bikin ane pusing

    jadi kalau pake kawat gigi harus perhatian sama makanan dan sering periksa ya.
    mahal banget ya..untuk masang satu kawat doang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, tiap bulan di kontrol. jadi.. tiap bulan mesti ke dokternya.

      Delete
    2. waduh repot ya.

      itu kamu pake kawat emang anjuran dokter kan
      bukan buat gaya-gaya yang dulu sempet ngetren di kalangan anak muda

      Delete
  20. Rasa sakit ngilu-nguli kampret gagal gaul itu rasanya gimana jev? kok gue ngakak abis sih anj*** :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. rasanya lebih pedih daripada... pesan line yang cuma di read.

      Delete
  21. Selalu ngilu dan teringat pengalaman cabut gigi tiap baca postingan tentang GIGI >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. cabut gigi? gue udah cukup berpengalaman.
      sebelum pasang kawat gigi, gigi gue udah 3 kali dicabut. dengan obat bius yang nggak mempan..

      Delete
  22. Kayaknya setelah lu pasang kawat gigi penderitaanmu bertambah ya jef. Selain merasakan ngilunya hatimu gara-gara masih ingat yang lama, sekarang lu juga merasakan ngilunya karet kawat gigi yang nyasar. Kasihan banget ya. Tapi seperti kata pepatah 'Akan ada sesuatu kenikmatan dibalik kengiluan'. *Pepatah mana yang bilang kayak gituan woy

    Pelajaran yang sangat berharga banget jef. Semoga setelah ini lu enggak makan makanan yang keras-keras lagi. Atau kalau bisa segala jenis makanan dilelehkan dulu biar jadi lunak. Ayam goreng dilelehkan jadi bubur ayam goreng. Kayaknya ide aku jenius banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pepatah macam apa itu....
      jenius sekali.

      Delete
    2. Pepatah yang hatinya patah jef :')

      Delete
  23. aku baca ginian merinding sampe akhir baca. Aku juga pernah punya masalah gigi dulu.

    Ah itu pasti gak sakit kan Jef. iya kaannn... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. nggak sakit.
      cowok memang nggak pernah sakit. cuma cewek doang yang bisa sakit dan selalu merasa tersakiti dalam sebuah hubungan. iya..

      Delete
    2. hahahhaaa
      kenapa lari nya jadi kesitu :D

      Delete
  24. Lu langganan banget ke dokter gigi jev . . ati2 lo kalo cinlok'an sama dokternya . . :D
    Karet masuk ke gusi . .?? Bayangin aja udah bikin ngilu . . :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukannya langganan. emang prosedurnya mesti sering-sering ketemu buat di kontrol perkembangannya...

      Delete
  25. Malam di hari sabtu pergi ke dokter gigi... pulang dari dokter nonton bola, timnasnya kalah... kalo kejadian ini menimpa gue, kayaknya gue ngga bakalan berharap pernah dilahirkan di dunia ini (hahah, terlalu berlebihan yak)

    Tapi yang ini " ada goyang-goyang seperti daging yang ke-kopek "
    Kok bisa2nya sih elu nyaman sama kondisi kaya gitu? Kalo gue sih kayaknya bakalan berharap ngga pernah dilahirkan di dunia ini (hehe ... berlebihan lagi yak gue)
    Ini long post, dan isinya pengalaman pribadi... tapi gue sukses baca dari awal sampe akhir... bagus jev!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiperbola deh...
      sebagai personal blogger, wajar aja kalau postingan banyak diisi dengan pengalaman pribadi :)

      Delete
  26. gue mah sariawan aja sakitnya udah lumayan, apalagi ngebayangin sakit karena karet yang masuk gusi, tapi hebat lu gak ngerasa sakit. jev :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah sering disakitin sih yak..

      Delete
  27. Baca ending tulisan ini serem.

    Indonesia kalah telak.

    ReplyDelete
  28. Gak usah bawa Linggarjati deh di postingan, itu nama desa di kabupaten gue. Keren ya kabupaten gue jadi saksi sejarah. Cuma itu sih yang bisa dibanggain dari Kuningan. :((

    ReplyDelete
  29. Gak pernah kepikiran buat pasang kawat gigi. Karena ditempat gue kalo pasang kawat gigi jadi ngerasa minder...

    Gue juga nonton tuh IDN VS THAI. kalah 5-0. Kampret, padahal kemaren-kemaren mainnya pada bagus...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, padahal waktu lawan kamboja sama filipin mainnya udah ganteng maksimal :")

      Delete
  30. Akhirnya ada lagi postingan pertarungan antara lu vs dokter gigi..

    Gue agak-agak ngilu gimana gitu bacanya. Ngebayangin ada benda asing yang masuk dan merobek gusi kita tanpa kita sadari. Lalu lama-lama benda asing itu cair, dan masuk ke seluruh sel-sel tubuh kita. Lalu sel tubuh kita bercampur dengan sel karet. Dan akibatnya nanti kita bisa menjadi manusia karet. Kita bisa menjadi luffy! Keren!

    Gue juga turut berduka sama timnas indonesia. Mana sea games merupakan turnamen terakhir lagi. Kembalikan sepak bola Indonesia!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. beberapa postingan tentang pertaruangan gue dan dokter gigi yang dulu gue masukin ke draft buat dijadiin naskah.
      bisa dibayangkan ada benda asing masuk dan membuat daging gusi terkopek...

      Delete
  31. Aku gak bisa bayangkan gimana ngilunya pas karet behel nya masuk ke dalam gusi.
    sumpah, pasti ngilu abis.
    Betul kata, arie pras. Seandainya itu karet gak lo periksa kemungkinan lo bisa berubah jadi manusia karet kayak luffy one piece

    huhuuhu miris nengok Sea games sepakbola indonesia kalah 5-0, eh... tapi itu katanya pengaturan skor lho

    ReplyDelete
    Replies
    1. rasanya itu kayak ada benda asing tak dikenal masuk ke dalam gusi... dan membuat daging didepannya sedikit terkopek.

      Delete
  32. Gue sering ngeri kalo ngeliat orang make kawat gigi kayak gitu. Apa gak ngerusak kayak gitu ?? Ah, whateverlah. Bagaimanapun bentuk gigi gue, gak bakalan gue kasih kawat gigi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau mau sesuatu, ya harus ada usahanya :")
      untuk beberapa orang, kawat gigi merupakan sebuah proses.

      Delete
  33. Asli, parah banget bro ampe masuk kegusi gitu. Gue nggak kebayang gimana sakitnya. Gigi gue gingsul, tapi gue males buat pasang behel #bandel. Makasih banyak, lo sukses membuat gue tambah males buat masang behel. Perawatannya susah, disuruh ngurus kucing aja gue males, apalagi ngurus kayagituan yang perlu ketelitian....

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama bro..
      ngurus kucing? gue lebih males disuruh ngurus kucing daripada ngurus behel. masalahnya, kucing itu hewan yang nggak tau diri. kalau nyebrang nggak pernah liat kendaraan. main nyebrang aja. giliran ketabrak... nanti kita yang ketiban sial. kan kampret.

      Delete
  34. Aku baca pas karet nusuk gusi, udah nger banget. Untung aku nggak pake kawat gigi. Risiko pake kawat gigi ternyata gitu ya. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. kawat gigi itu adalah... proses.

      Delete
  35. Kesian ya gak bisa makan seenak menu, harus mempertimbangkan karet dan kawat yang terpasang di gigi. Gue juga punya teman yang make behel, memang agak susah diajak pergi makan. Gue kira dia gak ada duit, ternyata takut besi di giginya copot toh.

    Gue gak bisa ngerasain sakitnya, karena memang gak tau masalah-masalah yang sering dihadapi pengguna behel gigi ini. Semoga tidak terjadi lagi hal yang sama ke lo Jef.

    ReplyDelete
    Replies
    1. itung-itung kalau ada yang mau diet, pake behel bisa jadi alternatif. amin..

      Delete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>