Thursday, June 11, 2015

Menolak Mati

Cigarette.
c-i-g-a-r-e-t-t-e,
Kind of shit that some people around me breathe every single day. 11-06-15: this is me, and I promise. I will never ever smoke, for the rest of my life

Gue heran. banyak bungkus rokok yang udah cukup jujur dengan menayangkan gambar-gambar horror di bagian atas bungkusnya, tapi... tetap aja populasi perokok aktif nggak berkurang. malahan kayaknya tambah banyak. entah itu gambar kanker, ataupun gambar organ-organ tubuh yang membusuk dan berubah menjadi warna hitam, yang jelas... gambar-gambar horror macam itu nggak cukup kuat untuk menampar kesadaran para perokok. mungkin dalam kasus ini, zat aditif terasa lebih nikmat bagi mereka daipada hidup sehat. 

Gue jadi mikir kalau tingkah laku para perokok ini nggak ada bedanya sama tingkah laku para stalker gagal gaul yang habis diputusin sama pacar waktu lagi sayang-sayangnya. udah tau sakit, tapi tetap aja di stalk. itu lah kesalahan terbesar seorang stalker. dalam kasus ini, rasa sakit nggak bisa mengalahkan besarnya rasa penasaran seorang stalker. kalau perokok? udah tau nggak sehat, tapi tetap aja dihisap. itu lah kesalahan terbesar seorang perokok. dalam kasus ini, rasa candu dari tembakau ber-nikotin berhasil mengalahkan rasa kesadaran para perokok untuk hidup sehat. bisa dibilang, secara nggak langsung.. para perokok ini menolak untuk sehat. 



oke dek..

Kadang gue juga suka heran sama para perokok kampret yang hobi ngerokok di tempat umum. mending kalau rokok dan segala zat nggak sehatnya dinikmati sendiri. LAHH INI... asap rokoknya dibagi-bagi dulu ke orang-orang sekitar. maka pada akhirnya semakin meningkat lah populasi para perokok pasif. penyakit kok dibag-bagi. kalau dilihat dari jumlah perokok aktif dan pasif, maka bisa dambil kesimpulan kalau:

"jumlah perokok aktif berbanding lurus dengan jumlah perokok pasif. bahkan lebih ekstrim."   

Semakin banyak orang yang ngerokok, maka akan semakin banyak juga manusia-manusia disekitarnya yang terinfeksi asap rokok. dengan sekali hirup, asap yang dikeluarkan oleh perokok aktif ditempat umum sudah mampu membuat manusia-manusia di sekitarnya menyandang gelar sebagai perokok pasif. sekali dayung, dua tiga pulau terlewati. sadis memang. 

Ada sumber yang bilang kalau menjadi perokok pasif  3x lipat lebih berbahaya daripada perokok aktif. karena menurut penelitian ada 4000 senyawa kimia berbahaya yang terdapat pada asap tembakau ini. Diantaranya adalah nikotin, tar, sianida, benzene, cadmium, metanol, amonia, arsenik. Asap rokok dalam konsentrasi tinggi dapat lebih beracun yaitu memiliki 2 kali konsentrasi nikotin dan tar, 3 kali jumlah zat karsinogenik, 5 kali kadar karbonmonoksida dan 50 kali jumlah amonia lebih banyak (sumber: disini). jadi kesimpulannya: jadikan lah pacar dari mantanmu sebagai perokok pasif. niscaya dia akan terserang 4000 senyawa kimia berbahaya yang mampu membuatnya bertemu penciptanya lebih cepat. dan mantan mu pun akan menjadi single dan kesepian. dan disaat itulah waktu yang tepat bagi mu buat ngajak dia balikan. 

Banyak orang disekitar gue yang udah terkontaminasi rokok. entah itu teman gue, kerabat dekat gue, ataupun guru gue di sekolah. atau.. kerabat dekat gue yang berprofesi menjadi guru gue di sekolah. gue bingung, sebegitu besar kah enaknya rasa dari tembakau ber-nikotin. sampai-sampai rasa candu yang ditimbulkan begitu sulit untuk ditaklukan. banyak juga perokok yang kewalahan buat berhenti ngerokok karena udah keburu ketagihan. kalau dilihat dari sisi tindakan government dalam melindungi generasi muda dari tembakau berasap, maka akan susah jadinya. karena memusnahkan rokok di negri ini sama saja dengan memusnahkan pendapatan negara. karena, seperti yang kita tau kalau rokok merupakan salah satu penyumbang pajak terbesar di negri ini. nggak heran jadinya kalau jajaran orang terkaya di indonesia adalah para pemilik perusahaan rokok.

Pernah sekali waktu pulang dari perpisahan smp, nyokap gue dikejutkan dengan adanya 2 buah batang rokok yang menghuni tas yang gue bawa. ini sungguh kampret. gue nggak sadar sama sekali kalau ada rokok yang nyasar ke tas gunung yang gue bawa itu. dan.. ada 3 kemungkin yang bisa tejadi. pertama, tas gue dimasukin rokok sama temen gue yang iseng. kedua, 2 batang rokok tersebut adalah milik bokap gue karena tas yang gue gunakan untuk perpisahan itu adalah tas yang gue pinjam dari bokap gue. atau ketiga, itu semua hanya mimpi. sebenernya nggak ada rokok di dalam tas gue dan nyokap gue hanya berhalusinasi saja. tapi, sepertinya opsi ketiga itu terlalu berfantasi.  

Dari sekian banyak hal yang sudah diperbuat oleh tembakau nikotin berasap ini, maka adalah hal yang wajar kalau gue memutuskan untuk tidak merokok. bukan, bukannya anti sama rokok. gue cuma nggak mau kecanduan berbagai macam penyakit di hari tua nanti. karena gue bukalah mereka, para manusia penghisap tembakau ber-nikotin. Gue menolak menghabiskan uang cuma untuk sekedar membakar beberapa batang rokok, menolak untuk menderita di hari tua. Menolak mati. 
   
                          

Maka dari itu, postingan ini akan ditutup dengan sebuah kutipan yang pernah gue denger dari kakak sepupu gue yang katanya kutipan ini pernah dia denger dari iklan tv (pusing kan lo): 

Matikan rokok anda, sebelum rokok mematikan anda. 

114 comments:

  1. duh ini, jadi inget pernyakit haha.
    bukan menolak hidup sehat, tapi sebagai seorang yang udah kecanduan rokok lumayan susah buat berenti, jev. saya misalnya, niat cukup besar buat berenti, tapi kadang kalau gak ngerokok suka pusing sendiri, apa lagi lagi begadang kayak gini sambil maenin tugas, beuh, bisa gak fokus. haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. kesalahannya berarti karena dulunya udah nyoba ngerokok, makanya kecanduan yak :")
      kayaknya horror juga kalau sampai menimbulkan efek2 kayak begitu kalau nggak ngerokok. seperti... semi ketergantungan.

      Delete
  2. kalo bisa membuat mantan balikan begitu, Jev, aku jadi kepingin ngerokok. :x

    sampai saat ini aku belom pernah nyoba ngerokok sih. kebayang nyobain aja nggak. abisnya tiap deket dan nyium asep rokok rasanya sesak, apalagi ngehisap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue jugga belum pernah nyoba ngerokok. tapi kalau bayangin, pernah. apalagi sekarang ada rokok yang warnanya item kayak oreo gitu. bikin laper, minta di makan.

      Delete
  3. Sampai sekarang aku gak ngerokok. Entah kenapa, aku gak tertarik dengan benda yang satu ini. Padahal teman-teman gue banyak yang perokok aktif. Kalau kopi gue masih sering minum walaupun gak rutin.

    Kalau gue perhatikan, nikotin dalam rokok gak beda jauh dengan Narkoba. Sama-sama membuat penggunanya jadi ketagihan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kopi memang jauh lebih seksi daripada rokok.

      Delete
  4. Ngerokok itu enak loh haaaa... Tergantung situasinya :-D

    ReplyDelete
  5. saya pernah ngeroko tapi langsung berhenti setelah beberapa hari

    memang nggak enak tuh, saya aja bisa langsung sesek napas kalau ada asep rokok
    jadi mendingan pergi dari pada kumpul sama orang yang agi ngerokok

    ReplyDelete
  6. menurut gue malah jumlah perokok pasif dan aktif itu nggak berbanding lurus sih, tapi lebih banyak yang pasif. bayangin aja kalo lagi nongkrong di pos yandu, tiba2 ada satu bapak2 dengan perut buncit yang ngerokok. nah yang ngerokok dia doang tapi yang kebagian asapnya satu pos yandu. kan kampret.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang gue maksud juga gitu vroh...
      cuma gue nggak tau kata apa yang seharusnya menggambarkan sesuatu yang lebih dari berbanding lurus.kalau berbanding terbalik, kayaknya enggak. hmm...

      Delete
  7. Udah tau rokok itu bahaya, tapi kenapa masih menolak untuk ngerti kalo rokok emang bisa membunuhmu? Lagipula rokok gak ada manfaatnya, buat susah ada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf mbak, maaf. saya yang salah.
      cowok memang selalu salah.
      tapi mbak.....

      saya tidak merokok.

      Delete
  8. Hm..., jujur sebenernya aku lebih suka laki-laki tanpa rokok. Bukan berarti aku cari cowok sempurna atau cari cowok kelewat baik dan polos. Tapi memang aku kurang suka dengan asapnya yang bau itu melekat di pakaiab, rambut, atau apapun yang ada di sekitar. Aku hanya tidak suka baunya. Terlepas dari bahaya merokok itu sendiri. Dan itu mencerminkan, laki-laki itu bersih. Itu aja sih.

    Tapi banyak juga wanita yang justru suka image perokok. Mungkin bagi mereka terlihat macho dan laki banget. Tapi bagiku sih enggak :D

    Aku gak bahas tentang bahayanya. Karena pengetahuanku cetek untuk masalah kesehatan. Karena kita hidup juga di bumi yang berpolusi. Bakar-bakar sampah juga ada kan? Sama buruknya. Ya kan? Tapi kalau bakar sate? Hehehe...

    Ulasanmu keren! Video yang kamu masukin itu jleb. :) Mudah-mudahan mereka juga jleb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. image perokok emang rada macho, sih. tapi apa gunanya image macho kalau tuanya batuk-batukan gara-gara paru2 yang membusuk.

      Delete
    2. Ya, kalau bahas kesehatan memang begitu sih. Dampaknya jangka panjang. Mudah-mudahan ada solusi yang paaaaling ampuh untuk ngebantu para perokok. :D

      Delete
    3. ya, semoga..
      rada kasihan juga sama perokok yang punya kesadaran mau berhenti tapi nggak bisa karena udah kecanduan.

      Delete
  9. Kalo ngerokok, asap rokoknya ditelen semua sih gak apa-apa, gak ngerugiin orang. Tapi, asapnya dibuang sembarangan gitu, apalagi ditempat umum -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah............
      begitulah bung.

      Delete
  10. aduh paling benci orang2 ngerokok. apalagi saya alergi asep rokok. idung langsung bersin2... kalo parah bisa sesek napas.
    apalagi perempuan ya, orang2 disekitarku banyak yg ngerokok.kalo diingetin dikira sirik,tapi rokok dijadiin ajang eksistensi biar dipuji2 kaum laki2 yang sama2 ngerokok
    duh ngga banget...
    cewe cowo sama aja... saya benci orang yg merokok...walaupun itu hak azazi...tapi saya juga punya hak asasi buat minggir dari keberadaan para perokok... ;(
    anak2 SD aja dah mulai ngerokok...dari yang iseng2 doang akhirnya pas SMP udah jadi kecanduan...
    hate cigarette
    lebih baik rokok dibikin mahal...en ga boleh diecer!

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, kacau lah perempuan yang menjadikan rokok semagai ajang eksistensi macam itu.
      emang parah kalau anak-anak jaman sekarang. kalau rokok mahal dan harganya nggak tejangkau, nggak ada yang mau beli. kalau nggak ada yang mau beli, pabrik rokok bangkrut. kalau bangkrut, siapa yangmau ngasih pajak ke negara...

      Delete
  11. AKU GAGAL FOKUS SAMA FOTONYA RAISAAA! *nggak santai* hahahaha
    no problemo sih sama yg ngerokok, tapi ya sedih aja kalau ingat dampaknya... merugikan untuk semua orang.

    keep no smoking ya, jev! *ini bener nggak b.inggrisnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ingat raisa jadi ingat magnum.
      jangan tanya gue deh bahasa inggris. bahasa inggris gue blasteran grogol - manchster.

      Delete
  12. gue juga kadang kesel men kalau ada orang merokok depan gue dengan santainya. apalagi gue pernah liat bapak-bapak ngerokok sambil ngendongin anaknya yang masih balita. sayang banget balita udah di pertontonkan dengan hal sudah sangat tidak pantas.
    gue aja makin serem dengan rokok ketika melihat iklan dari kesehatan yang ibu-ibu kehilangan pita suaranya akibat asap rokok, padahal dia nggak merokok. udah nggak bisa di sembunyiin lagi bahwa perokok Indonesia sudah terkenal sampai pernah di sorot oleh media luar negeri

    ReplyDelete
    Replies
    1. bapak-bapak mah bebas.
      gue juga pernah ngeliat berita di bbc news kalau nggak salah, tentang anak indonesia yang ngerokok 40 kali sehari. awesome.

      Delete
  13. jujur aja, aku paling benci sama cowok perokok sekalipun ayah saya suka ngerokok, tetap saja ketika dia sedang merokok aku coba untuk menghindari karena gak mau terkontaminasi sama asap nya :( ..
    coba aja negeri ini terhindar dari yang nama nya perokok, pasti bakalan sehat terus dan gak bakalan ada orang yang meninggal karena rokok.

    pernah saya baca kata-kata seperti ini "cowo perokok itu gak sayang sama diri sendiri apalagi sama pacarnya" :) *hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. bokap gue juga perokok.
      nggak mungkin kayaknya negri ini bebas rokok, wong pajaknya rokok aja salah satu penyumbang terbesar.

      Delete
  14. aku kadang juga suka sebel sama orang yg merokok yang dideket2 aku. Udah asapnya bikin sesak nafas, udara jadi pengap. Dia mah enak bisa nikmatin kecanduan rokoknya, lah orang2 yg disekitarnya malah kebagian asap. Kadang gue pura-pura batuk aja pas ada orang yg merokok dideket gue.
    Padahal dalam hati pengen gampar pake sendal rasanya
    hahaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. seharusnya lo lebih dari pura-pura batuk.
      pura-pura mati misalnya. atau, pura2 keserupan sambil teriak : "MATIKAN ROKOKMUUUUU MATIKAN!! MATIKAN ROKOK MU SEBELUM ROKOK MEMATIKAN MU!!! ATAU AKU YANG AKAN MEMBUAT MU DAN ROKOK MU MATI!! HEHEHEHEHEHEHEHEEHE>"

      Delete
    2. Hhahaa iya juga yak. Enak bener dikasih saran gini sama yg udah berpengalaman di bidang ke-purapuramati-an.

      ajeeb dah :D

      Delete
    3. apa maksudnya berpengalaman di bidang pura-pura kematian -___-
      emangnya gue mentri kamuflase..

      Delete
  15. Merokok = Menolak Sehat. Bener banget apalagi video yang lo masukin di tulisan in, beuhh kena banget!
    Yang ngerokok, cobalah untuk perlahan menjauhi rokok...

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu video.. pernah gue tonton waktu kelas 9.
      entah kenapa kemarin tertarik buat masukin ke blog.

      Delete
  16. Bener, jangan ngerokok, gara-gara rokok gue jadi ngga bisa nabung, tapi gue salah satu perokok, susah banget buat berhenti...

    ReplyDelete
    Replies
    1. selama ada kemauan yang kuat dan usaha yang keras, pasti ada jalan kok bro :)

      Delete
  17. Postingan ini merangsang gue buat bikin postingan baru tentang rokok. Terima kasih :p

    Btw, menurut gue kunci untuk menghindar dari rokok itu sebenarnya dimulai dari keluarga dulu sih. kalo Keluarganya perokok (ayah ama kakak) ya susah. Baru setelah itu dari sekolah. Sejak SD itu harusnya mulai gencar diberikan sosialisasi bahaya rokok, dan sosialisasi ini gak putus sampe mereka udah bisa membedakan sendiri mana baik dan mana yang buruk alias udah dewasa. Kalo dari diri sendiri udah sadar mah, gampang

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan aja. emang manusia itukan ciri2 nya peka terhadap rangsang.

      wahahaha, kalau kata guru sosiology gue berarti diawli dari kelompok primer dulu. tapi, sebenernya nggak ada gunanya kalau keluarganya udah mendidik buat nggak ngerokok tapi waktu sekolah nanti si anak malah salah pergaulan. sama aja, ending-endingnya menghirup nikotin jugak.

      Delete
    2. Menurutku, bukan masalah merokoknya. Tapi kandungan zat berbahaya dalam rokok itu. Jika dari jaman baheula sulit menghentikan kebiasaan merokok mending zatnya aja diganti yang tidak berbahaya, merokok zat vitamin misalnya hehe

      Delete
    3. Menurutku, bukan masalah merokoknya. Tapi kandungan zat berbahaya dalam rokok itu. Jika dari jaman baheula sulit menghentikan kebiasaan merokok mending zatnya aja diganti yang tidak berbahaya, merokok zat vitamin misalnya hehe

      Delete
    4. hmm, cerdas juga sih. kalau rokok nya dikasih vitamin, kayaknya keren juga yak.......
      menghisap vitamin, positif.

      Delete
  18. Untung saja aku gak merokok,.. ya meskipun pernah mencoba dulu, tapi setidaknya sekarang sudah tak lagi merokok. Namun sialnya, malah jadi perokok pasif -___-

    ReplyDelete
    Replies
    1. menolak hal buruk itu baik..

      Delete
  19. SETUJU....

    Merokok sudah jelas2 merusak tubuh tapi kenapa masih banyak orang yang merokok, padahal merokok selain menguras kesehatan juga menguras isi dompet...

    Rokok mengandung zat2 berbahaya (sepertinya sudah disebutkan di atas) dan apabila zat berbahaya itu masuk dalam tubuh dapat menimbulkan reaksi berbahaya yang dapat merusak organ tubuh dan menimbulkan berbagai penyakit (teori singkatnya). "Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif" tepat sekali, jadi sebaiknya berhati-hati kalau ada orang yang merokok di sekitar kita, kalau tidak bisa menegur orang itu sebaiknya menutup hidung atau bisa juga memakai masker (kalau tidak merepotkan) jangan sampai asap rokok ikut terhirup oleh kita...

    Btw, videonya bagus apalagi kata dari video itu "u worry about me but why not about yourself"
    it so true...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau udah kecanduan memang udah susah dah.
      iklan2 kesehatan thailand emang keren-keren, apalagi iklan asuransinya...

      Delete
  20. Jujur, postingan ini menjadi tamparan yang bermanfaat bagi para perokok termasuk saya hehe....
    Tapi itu dia untuk berhenti rasanya susah banget, terlebih kalau lagi sendiri cari inspirasi dan menulis.
    Cuma bisa berharap, semoga generasi muda yang belum sempat merokok terjauh dari rasa ketertarikan untuk mencobanya.

    ReplyDelete
  21. Oke. Gue bakalan ngomong sebagai seorang mantan perokok. Gue mulai merokok mulai dari SMA, sampai gue kuliah semester 5. Nggak tau, udah berapa banyak uang yang udah gue 'bakar'. Gue berhenti merokok karena, gue sempat batuk parah. Parah bangetlah pokoknya. Selain batuk, gue juga jadi sesak nafas. Dan waktu gue sakit batuk dan sesak, waktu itu gue baru nyadar. Ternyata, sehat itu enak ya. Jadi gue memutuskan untuk berenti ngerokok. EMang nggak gampang. Tips dari gue sih, kalau mau berenti ngerokok, jangan berteman sama orang yang ngerokok.

    Nggak. Maksud gue bukannya harus menjauhi orangnya. Tapi jauhi kebiasaan ngerokoknya. Ini yang gue terapkan. Dan hasilnya, sekarang gue udah nggak ngerokok lagi. Dan yang lebih bikin gue senang adalah, temen satu kelas gue, juga berenti ngerokok. Katanya segan ngak ada teman yang ngerokok lagi. Hahahaha.

    ReplyDelete
  22. keren tulisannya, itulah yang bikin gua kesal. Perokok pasif lebih terkena dampaknya dibanding perokok aktif. Kan ngocol, dia yang enak-enakan, kita yang ikutan nanggung akibatnya, bahkan lebih parah. Gua benci sama orang yang merokok, bukan sama orangnya, tapi sama rokoknya. Rokok adalah suatu benda yang dapat membuat kerusakan fatal terhadap manusia, maupun terhadap lingkungan sekitar, kalo ada orang atau temen yang ngajak ngerokok, gua dengan tegas mengatakan TIDAK, gua anti mainstream, nggak suka ikut-ikutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau katanya sih, 3x lebih bahaya perokok pasif. entahlah..
      udah seharusnya menolak hal yang bikin rugi.

      Delete
  23. Wah, kalau ngebahas rokok ini memang nggak ada habisnya Jev. Aku sendiri nggak merokok, tapi aku nggak berani juga ngebuly dan salah salahin perokok. Yang sebenarnya dibutuhkan kita sebagai orang yang merokok cuman satu: mereka nggak merokok di luar area merokok.

    Rokok juga banyak manfaatnya kok. Contohnya aja, beasiswa untuk kuliah, lapangan pekerjaan, konser konser gratis sampai dulu ISL juga disponsori perusahaan rokok :p

    nih jev, postinganku tentang merokok 2 tahun lalu. Bukannya promosi sih, tapi mudah mudahan bermanfaat. http://www.kukuh.my.id/2013/10/dear-perokok.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih. kalau dipikir2, rokok juga jadi sponsor dari beberapa cabang olahraga. apalagi bulu tangkis.
      makin susah deh itu rokok dihilangkan...

      Delete
  24. Kecanduan sih ya yang bikin mereka nggak berhenti ._.

    Gue pernah nanya ke temen perokok sambil nunjukin gambar akibat merokok, eh si temen malah bilang :
    "Ah, itu gara-gara rokoknya ketelen, selagi gue nggak nelen rokok itu, gue nggak akan kayak gitu" -_- kan kampret

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah bener banget. bibinya itu gara-gara ducucuk roko bukan krna merokok. hahaha.
      tp penjualan katanya sih berkurang.

      Delete
    2. orang-orang yang ngerokok tapi bibirnya nggak item, berarti termasuk golongan pro gitu yak..

      Delete
  25. dengan adanya gambar serem seperti itu kata temen saya yang bekerja di sales roko. berkurang pembelinya kang. minimal minta ganti bungkus dulu katanya.hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. serius beneran. hanya saja sekarang makin banyak merek roko yang harganya murah.....mungkin sisa roko yang g laku di bikin merek baru. hahahaha

      Delete
  26. Baca ini, jadi ingat iklan rokok yang nampilin mbak-mbak berjilbab, yang tenggorokannya atau lehernya gitu deh bolong. Padahal dia perokok pasif bukan perokok aktif, tapi kena dampak buruknya juga. Kasian. :(

    Karena dampaknya gak langsung keliatan saat itu juga melainkan keliatan pas bertahun-tahun kemudian, makanya mereka gak kapok untuk merokok terus kali ya. Jev.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sedikit egois, yak. coba kalau dampaknya langsung keliatan....

      Delete
    2. Kalo langsung keliatan ga rame kang. :D

      Delete
  27. Jadikan rokok sebagai alat membunuh pacar mantan. Itu sadis banget Jeff. tega sekali kau ngasih saran yang begituan. hahaha.

    Mau gak mau memang perokok saat ini sudah sangat banyak. Mungkin harga rokok harus dibuat sangat mahal kalau ingin perokok berhenti. Kalau gak salah aku pernah baca kalau harga rokok di Indonesia itu sangat murah jadi sangat mudah diperoleh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. salah satu inovasi buat balikan sama mantan.
      ah, sudahlah. mau diimanain juga rokok akan terus merajalela bersama dengan asapnya :")

      Delete
  28. gw benci perokok. alasannya, gw punya penyakit asma yang akan kambuh kalau nghirup asap rokok.
    menururut gw gambar kangker dibungkusnya itu gak mengurangi jumlah perokok, malah bikin penasaran perokok pemula untuk nyobain. kan kampret ya

    ReplyDelete
  29. Mancap kali broh tulisan lu! Gue setuju tuh, klo ngerokok mah buat diri sendiri aja kek gituya jgn yg ditempat rame terus bagi2 penyakit ke orang-__- Gue jg gak suka sama bau asep rokok, bkin nyesek.. Lebih nyesek daripada ngeliat mantan jdian sm pacarnya *Lah apaansih*

    Gue jg jd trmasuk perokok pasif deh akhirnya, brbagai cara gue lakukan untuk menghindari org yg lagi ngerokok... Ehh.. Tetep aja kena jg, gue naek ojek trs tkang ojeknya ngerokok, otomatis kan asep rokoknya kena muka gue smua ktiup angin. Akhirnya nympe tmpat tujuan rambut gue jd bau asep rokok-__-kamvret bgt kan tuh....

    ReplyDelete
    Replies
    1. asap oh asap.... kadang, gue bingung. lebih horror mana, antara menghirup asap rokok atau menghirup kentut temen.
      mungkin itu tergolong masih mending. coba masuk tempat main biliar yang ada ac nya, kalau badan lo nggak bau rokok... berarti lo sakti mandraguna.

      Delete
  30. Setuju bro... kapan ya semua orang Indonesia bisa berhenti merokok, tapi katanya bungkus rokok yang menyeramkan itu juga sebenarnya berpengaruh sama perokok lho... buktinya ada beberapa perokok yang berhenti karena mulai menyadari bungkusnya yang menyeramkan (walaupun hanya sebagian kecil), haha... coba aja bungkus rokoknya kek gitu (yang gambar raisa) pasti dijamin bakalan berhenti merokok semua tuh... btw, kalo perusahaan rokok dihentikan ga mungkin juga kayaknya... soalnya rokok itu salah satu penopang anggaran terbesar negara...

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap, sebagian kecil.... yang masih punya kesadaran.

      Delete
  31. rokok emang sadis, bukan hanya uang aja yang akan habis oleh kita yang terus-terusan merokok, tapi nyawa kita juga akan cepat habis bila terus-terusan merokok.

    gue sering denger curhatan dari para perokok, mulai dari hansip, mamang angkringan, sampe temen gue sendiri. mereka sebenernya punya niatan untuk berhenti merokok, tapi apa daya kata mereka rokok udah membuat mereka kecanduan dan terus-terus mengkonsumsi. jadi bagi kita yang belum pernah menyentuh merokok, jangan pernah coba-coba untuk merokok.

    kalau kata film lupus yang pernah gue tonton, mendingan ngemun permen walaupun bisa menyebabkan sakit gigi, daripada ngemun rokok yang dapat menyebabkan serangan jantung dan paru-paru kronis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. rokok udah jadi passion gitu yak :")

      Delete
  32. rokok ya, nggak pernah ngerokok sih jadi bingung mau komen apa *plak

    Kan udah ada tuh iklan di tv ibu-ibu lehernya bolong kena kanker pita suara gara-gara terpapar asap rokok. Bayangin ya yang kena asap rokok aja bisa kena kanker apalagi yang ngerokok pasti paru-parunya udah bolong kayak hati ini (?)

    Tapi perokok kalau dibilangin mesti bandel katanya nggak ngerokok mati, ngerokok mati. Jadi lebih baik ngerokok aja sampai mati. Lha mereka yg ngerokok ini mau matinya dengan tenang apa harus sakit dulu biar mati? soalnya mereka udah dibrainwash kalo ngerokok itu jantan banget makanya banyak cowok yg ngerokok supaya bisa dibilang jantan. Pfft..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama bro, aku juga ga ngerokok... wkwkwk... kalo perokok mah emang ga bisa dibilangin, namanya juga kecanduan... pasti susah ngilanginnya... Contoh nyatanya itu jatuh cinta, disuruh putus... pasti susah kan? hehe... aku sambung2in aja padahal beda kan ya.... intinya kita harus matikan industri rokok, atau kita buat terobosan baru... jadi rokoknya itu ramah lingkungan :)

      Delete
    2. bersakit-sakit dahulu, dibakar asap kematian kemudian.
      gue juga heran, padahal iklan2 di tv itu udah pada horror-horror. tapi masih aja.. pffttt.

      Delete
  33. Kopi juga bikin kecanduan sih, tapi mendingan daripada rokok. Dan menurut gue, anggapan yang paling salah adalah, 'merokok membuat kita terlihat keren', wtf!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hidup belum lengkap kalau nggak ada kopi.

      Delete
  34. Iya, emang paling males sama perokok aktif yang egois, ngerokok diruang publik, kenapa mereka gak ngerokok pakai helm yg ketutup rapet aja gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha! saran paling keren.
      ngerokok pakai helm....

      Delete
  35. Setuju ama postingan lu. Biasanya ngerokok tuh buat ngilangin stres, pikiran, atau semacamnya lah...
    Padahal kan ada cara lain buat ngilangin stres, beban pikiran dsb, yaitu dengan melakukan hal-hal positif...
    Nge-Blog contohnya, atau sekedar stalking akun temen-temen kita..(Yang ini kurang kerjaan)..

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi, kadang-kadang ngeblog juga bisa bikin stress.
      kalau stress gara-gara blog, nanti ending2 nya ngerokok. sama aja, kan..

      Delete
  36. Masa ada cewek yang bilang gini, "Cowok gw parfumnya bau jantan, bau rokok. Enak wanginya ngangenin"
    She doesn't recognize that she will die slowly by always breathing beside him

    ReplyDelete
    Replies
    1. aneh, ngangenin sih... tapi bikin kanker paru-paru.

      Delete
  37. Liat cowok merokok sembarang tuh rasanya pengen nimpuk pake sendal.
    Harusnya kan rokok dijual mahal gitu, biar gak ada yang beli :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. pakai sepatu roda napa mbak.. :D

      Delete
  38. Ngerokok itu memang gak baik jeff. Aku yang ngalamin hal serupa awalnya berpikir kalau ngerokok adalah hal yang keren.
    Tetapi, setelah ku lihat lebih dalam lagi efek yg ditimbulkan aku jd serem, jadi berhenti merokok hahah
    Lagipula lo bener jeff, matikan rokokmu sebelum rokok mematikanmu, karena kita semua juga menolak mati!

    ReplyDelete
  39. Kebetulan gue enggak merokok, mungkin keluarga gue enggak ada yang merokok, makanya gue ketularan enggak merokok juga.

    Alasan utama kenapa gue enggak merokok sangat simpel, karena gue gak mau nyari masalah. Sudah itu aja.

    Eh, nomong-ngomong ada lagi gak foto Raisa-nya? Bwhehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. cool. kalau bisa nggak bikin masalah, kenapa harus bikin masalah?

      Delete
  40. Makin kesini, makin banyak generasi muda yang doyan rokok. Makanya, indonesia gak maju-maju. Bener juga sih, kalo dimusnahin, Indonesia bangkrut. Gak ada pemasukan lagi dari BEA Cukai. Pendapatan paling banyak kan dari situ. Btw, kalo menurut gue sih, lebih banyak perokok pasif daripada perokok aktif. Misalnya :
    Ada satu orang perokok aktif ngerokok di dalem angkot, dia bisa bikin seluruh penghuni angkot jadi perokok pasif..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, 1 yang ngerokok... banyak yang kenam imbasnya.

      Delete
  41. Entah kenapa ya, akhir-akhir ini gue jadi pengin ngerasain yang namanya ngerokok. Tapi, kalo dipikir-pikir, bahaya banget. Semoga aja enggak deh. Aamiin. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebelum terlambat, mending jangan..

      Delete
  42. Sialan bener aja perokok itu kayak stalker X))
    super sekali!
    udah disakitin tetep aja cari alesan buat menikmati daya rusak rokok, ya. Emang pada doyan disakitin kali :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. kesalahan terbesar ya begitulah.
      udah tau nggak baik, tapi tetep aja dilakukan..

      Delete
  43. Itu di atas ada yang komen ngerokok pake helm, gue pwrokok gan , gimana caranya ngerokok pake helm -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar asepnya nggak dibagi-bagi gan...
      lebih nikmat kalau asepnya dinikmati sendiri jugak X"))

      Delete
  44. Aku buka perokok aktif, tapi kadang juga jadi perokok pasif. Dan itu dirugikan banget. Yang paling sebel adalah para perokok aktif ini nggak punya kesadaran kalau lagi ngerokok di tempat umum. Dengan santainya mereka ngerokok dan enggak lihat kalau disampingnya ada orang yang enggak ngerokok. Parah banget.

    Rokok ini emang sulit banget buart dihilangkan. Kalau kita hilangkan rokok dari negara ini, kemungkinan pendapatan negara akan turun. Tapi kalau kita enggak hilangkan rokok dari negara ini, kemungkinan banyak orang yang enggak bersalah kena imbas perokok aktif. Salah satu solusinya adalah kesadaran dari perokok aktif itu sendiri. Mereka berani ngerokok, jadi berani nanggung sendiri penyakitnya, nggak usah ngajak-ngajak.

    Kalau ngomongin rokok dan nasehatin orang pake selogan-selogan kayak gitu, udah nggak mempan jef. Mereka malah berdalih, ngerokok mati, nggak ngerokok juga mari, jadi mending ngerokok aja. Kan kampret banget. Pokoknya semoga mereka sadar lah, kalau disampingnya itu belum tentu semuanya perokok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. susah ya kalau kesadarannya udah dibunuh dengan pola pikir yang ngaco.

      Delete
  45. Nyatanya jadi perokok pasif itu lebih miris dan menyedihkan.

    Aku udah nggak tau lagi deh sebenernya kalo ngomongin perokok. Banyak dari perokok aktif yang udah ditutup pintu hatinya karena udah bener-bener nggak peduli sama kesehatannya sendiri. Bahkan, mereka pun nggak peduli sama kesehatan orang di sekitarnya karena bagi mereka, yang penting mereka bisa ngerokok.

    Emang dilema tersendiri sih pemerintah juga. Perusahaan rokok emang perusahaan yang nyumbang pajak paling besar. Tapi, perusahaan yang bikin masyarakat penyakitan juga paling besar. Nah loh, gimana dong? Apalagi banyak perusahaan rokok yang bisa ngasih beasiswa penuh sama mahasiswa-mahasiswa berprestasi. Ah, semoga kita selalu dikasih kesehatan dan umur panjang aja deh ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama kesehatan sendiri aja nggak peduli, apalagi sama orang skitar.
      tapi, nggak semua perokok hobi ngerokok sembarangan sih. masih ada juga yang sadar buat ngerokok di tempat sepi gitu..

      Delete
  46. Untung gue bukan perokok,.
    Btw ada bnernya juga Perokok Aktip dngan Stalker hampir sama. Udah tau bikin sakit, tpi masih aja terusin

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama saya juga bukan perokok.:)

      Delete
  47. gue dulu pernah ngerokok karena penasaran tapi udah berhenti
    gegara ngerokok gue tambah gak kuat buat lari atau aktivitas berat
    untung sekarang agak mendingan

    ReplyDelete
  48. Jev kalo ngasih perumpamaan selalu berkaitan sama mantan. Kenapa, Jev? Belum move on, ya? Huahahaha.

    Nggak suka sama asap rokok. Susah, sih, kalo udah kecanduan. Makanya sebisa mungkin jangan pernah coba-coba, deh. Kalo oun penasaran, itu hanya hawa nafsu belaka. Hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sssstttt. nanti pacarnya mantan saya tau.
      nggak lah, gue udah move on kok. udah. cuma kan.. pernah berada dalam pedihnya terjebak dalam kekelaman masa lalu yang takkan pernah bisa diulang kembali.

      Delete
  49. Gue nggak ngerokok, tapi gue juga kumpul dengan temen2 yang perokok . . beh bisa dibayangin rasanya iman gue terus tergoda untuk ngemut tu barang . . mmm
    Tapi tetep kuat kok, , semoga !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue selalu menolak buat tergoda ngemut tembakau itu.
      mending ngemut jempol.

      jempolnya pevita pearce.

      Delete
  50. engga tau pikiran orang yang suka ngerokok, meskipun sudah tahu merugikan tetap saja dikonsumsi setiap hari

    ReplyDelete
  51. yang bikin sebel lagi , di bungkus rokok sudah ada peringatan bahwa merokok itu membahayakan kesehatan, tapi kenapa masih saja banyak para lelaki yang merokok

    ReplyDelete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>