Monday, July 13, 2015

Mabuk Jurusan.



Selamat pagi, budak-budak ekonomi.

Dan selamat pagi juga untuk mu, yang tak pernah diucapkan selamat pagi.

Banyak orang yang bilang kalau menentukan jurusan di perguruan tinggi itu gampang. tinggal nyari dimana bakat, minat dan cita-cita kita, maka tak perlu berlama-lama bagi kita untuk jatuh hati ke salah satu jurusan. tapi masalahnya adalah.. gimana caranya milih jurusan kuliah yang tepat, ketika kita nggak tau jurusan apa yang pas dengan bakat dan minat kita?

Ketimbang stress mikirin kesalahan-kesalahan di masa lalu, gue lebih memilih untuk stress mikirin masa depan. percayalah, masa depan itu lebih horror daripada masa lalu. daripada migren mikirin 'gimana caranya bikin mesin waktu biar bisa kembali ke masa lalu dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu', gue lebih memilih untuk migren mikirin 'akan jadi apa diri ini di masa depan?'.

******

Sejak zaman mesozoikum dulu, menentukan jurusan perguruan tinggi adalah salah satu hal yang cukup menjadi masalah buat gue. masalahnya, gue bener-bener nggak tau jurusan apa yang pas. kalau salah milih, harus ngulang satu smester lagi. kan kampret. 

Tahun ini gue adalah seorang siswa SMA tingkat akhir. yang artinya, kalau nggak ada halangan maka sebentar lagi bangku perguruan tinggi sudah menanti untuk di duduki. menentukan jurusan perguruan tinggi adalah hal yang cukup horror buat gue. ketika beberapa siswa kelas 12 lainnya lagi migren menentukan di universitas mana mereka akan melanjutkan pendidikan, gue masih migren di jurusan mana gue akan menimbah ilmu. kan kampret. Bukan tanpa usaha, gue udah sempat meraba-raba beberapa jurusan perkuliahan. tapi setelah diamati lebih jauh, belum ada jurusan perkuliahan yang cukup greget.

Kakak gue adalah anak HI. karenanya, gue pernah membulatkan tekad untuk menjadi mahasiswa di jurusan HI, Hubungan intim internasional. karena menurut gue jadi anak HI itu keren, mempelajari hubungan antar negara. jadi kita dituntut untuk bisa menguasai beberapa bahasa international. berhubung gue adalah manusia yang hobi nonton bola dan hobi nonton film luar, maka akan sangat seru buat mempelajari hubungan anatara negara yang satu dengan negara yang lain. kalau diamati kehidupan anak HI, kayaknya oke juga pelajarannya. Pernah sekali gue berniat untuk belajar bahasa prancis. tapi.. begitulah, itu semua tinggal niat semata. 



 Nggak, bukunya nggak dibeli..
Tapi seiring berjalannya waktu, entah kenapa gue jadi ngerasa kalau HI bukan lah pilihan terbaik. lagi pula, menjalin hubungan baik dengan mantan saja aku tak bisa. apa lagi menjalin hubungan baik antar 2 negara? AKU KOTOR....

Kalau bicara soal cita-cita, saat kelas 3 sd dulu cita-cita gue adalah pilot. tapi semakin banyaknya kasus pesawat jatuh, maka saat duduk di bangku smp dulu gue memilih cita-cita yang lebih realistis. jadi menejer bank atau sutradara, misalnya. tapi... saat menginjak lantai sma, cita-cita gue kembali berubah menjadi sedikit lebih politik dan sedikit berambisius. jadi mentri, atau jadi duta besar. dan sekarang, sekarang gue bingung cita-cita terbaik apa yang bisa gue punya.

Nggak sedikit temen gue di jurusan ips yang berniat buat menjadi akuntan. tapi tidak begitu dengan gue.. nilai akun gue bisa dibilang hancur semua. jurnal umum.. buku besar.. pda.. pelajaran akuntansi selalu berubah menjadi pelajaran aku tak sanggup lagi buat gue. entahlah, temen gue yang lain selalu bagus nilai akunnya. tapi gue... kenapa nilai-nilai akun gue selalu di kampret-kampret kan, kenapahh?! mungkin karena gurunya wanita yang selalu pms setiap saat. oleh karena itu, nggak butuh waktu lama bagi gue untuk mencoret jurusan akuntansi dari pilihan jurusan di perguruan tinggi. 

Ada juga yang bernapsu buat jadi anak it. sebenernya anak aiti itu keren, bisa bikin-bikin program. tapi sayangnya gue adalah anak ips. bukan, bukan berarti ips nggak bisa masuk it, tapi di beberapa universitas akan lebih optimal jika jurusan it diisi oleh anak ipa. kan, universitas rasis kan. nggak sedikit juga temen gue yang ngambil arsitek, sebenernya arsitek itu juga keren. wali kota-wali kota gaul kayak pak ridwan kamil sama bu risma itu lulusan arsitek, katanya. tapi sayang, gue nggak jago dalam hal meng-gambar. kenapa? karena hanya bayangnya saja yang selalu tergambar di relung hati ini. followback eaa :(

Hukum. kalau jadi anak hukum,  maka nggak bisa dipungkiri kalau ras cukup berbicara. maka nggak perlu basa-basi untuk mencoret hukum. banyak juga yang milih perhotelan. nah, sebenernya gue juga agak sedikit bingung tentang perhotelan ini. kayaknya sih menjanjikan, tapi.. masih samar-samar. sama kayak HI. selanjutnya adalah sastra. nggak sedikit juga temen gue yang mau jadi anak sastra, entah itu bahasa inggris atau bahasa lainnya. tapi menurut gue, sastra inggris atau indonesia ini udah terlalu mainstream dan saingannya juga banyak. dari pada belajar sastra bahasa inggris, lebih baik belajar sastra bahasa kalbu. 

Dan dari segala jurusan kuliah yang memusingkan ini, ada sebuah masukan dari salah seorang guru yang bilang kalau jadi mahasiswa di jurusan perpustakaan itu adalah pilihan yang oke. selain anti-mainstream, gaji yang bisa diterima di jurusan ini juga tinggi. 10 juta sampai 10 juta keatas. nah, question is.. kalau emang gaji di jurusan perpustakaan itu tinggi, kenapa dia nggak milih jurusan perpustakaan? gue jadi heran. tapi, apa iya lulusan di jurusan perpustakaan gajinya bisa setinggi itu. hmm. 

Selain HI dan perhotelan, gue juga sempet tertarik di jurusan jurnalistik. tapi, gue nggak tau jelas hal apa yang dipelajari di jurusan ini. dulu waktu pertama kali masuk kelas 10, gue pernah ikut ekskul jurnalistik di sekolah. dan apa kah yang terjadi? yak, ekskul ini sungguh tentram saudara-saudara! sangking tentramnya, sampe-sampe yang ikut ekskul ini cuma 3 orang. TIGA ORANG! 2 orang cewek kakak kelas 12, dan 1 orang lelaki tak berdosa kelas 10 yaitu gue. dan minggu depannya, gue langsung mengundurkan diri dari ekskul ini. entahlah, gue belum ada gambaran yang cukup jelas tentang jurusan jurnalistik di dunia perguruan tinggi. dan sekarang, sekarang gue benar-benar bingung tentang jurusan apa yang paling pas dengan minat.

Oleh karena itu, sekarang gue sangat membutuhkan saran dan masukan dari kakak-kakak yang sudah pernah merasakan kerasnya bangku kuliah. 

emm..

Jadi, ada kah orang baik hati disini yang mau ngasih saran di kolom komentar?





Karena stress nentuin jurusan kuliah, tony stark akhirnya gantung diri..
pusing pala tonie.

95 comments:

  1. jurus 1000 bayangan ajah mas jev hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. BAGUS! INI SANGAT MEMBERI SOLUSI, TERIMAKASIH!!
      AKHIRNYA SAYA SADAR.. KALAU SAYA HARUSNYA MASUK JURUSAN SERIBU BAYANGAN.
      MAKASEHHH!

      Delete
    2. Halooo, Kak! Mau ikut jelajah Kalimantan GRATIS & dapetin MacBook Pro?

      Ikuti lomba blog "Terios 7 Wonders, Borneo Wild Adventure" di http://bit.ly/terios7wonders2015

      Jangan sampai ketinggalan, ya!

      Delete
    3. di kalimantan ada pevita pearce nggak...

      Delete
    4. hanya ikutan mendoakan, semoga mabuknya makin parah sampai muntah-muntah....selamat menikmati mabuk jurusannya yah.

      SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1436 H.
      TAQABBAL ALLAHU MINNA WA'MINKUM

      Delete
  2. duh.. gimana ya? lu bingung mikirin jurusan, apalagi gue yang lu bingungin.
    ehm.. tips.. dari gue sih, searching semua jurusan yang lu minati, mulai dari peminat sampe prospek kerja, jadi kalo udah ada yang srek nggak kaget nantinya. dan kalo ada hal yang sulit anggep aja itu tantangan.
    gue juga masih rada bingung nentuin jurusan. dan dari sekian banyak jurusan yang gue minati, kini tinggal sisa 2 pilihan, tinggal manteb.in,memperbaiki nilai, sama nyati universitas yang pas. sukses ya sis..

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue udah mulai searching jurusan kuliah plus prospek kerja. tapi masih migren sama semuanya...
      okelah, makasih sarannya sis... cucok.

      Delete
  3. lebih baik memilih sesuai dengan keahlian kamu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. keahlian ku adalah mencintainya kakak.. :")

      Delete
  4. Kwkwkwkwkk, Bro aku jurusan Ilmu Perpustakaan loh haaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, mantap. prospek kerjanya cuma jadi pustakawan kah bro?

      Delete
  5. keputusan yang sangat membingungkan :D
    pilihlah sesuai dengan keinginan mu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. keinginan ku adalah untuk selalu bersamanya kakak... :")

      Delete
  6. Hmm. Gue juga bingung waktu itu pas lulus SMK, di satu sisi gue mulai suka nulis, di sisi yang lain pas SMK gue jurusan marketing. Gue konsultasi sama Nyokap akhirnya milih Manajemen. Kampretnya, setelah semester 3 ke atas gue makin puyeng. Gue merasa salah jurusan. :( Kadang gue mikir, kenapa dulu nggak milih sastra aja. -___-
    Tapi ya udahlah, salah jurusan itu nggak ngenes-ngenes banget, kok. Semakin dijalanin juga rasanya asyik aja. Gue bakalan menyelesaikan apa yang udah gue mulai.

    Santai aja, Jev. Yang paling penting, ikuti kata hati lu aja. Jangan dengerin saran orang, takutnya malah lu nyesel. Lu sendiri yang tau jawabannya. Saran gue, kalo nggak suka hitungan ya jangan masuk yang ada hitungannya, tar kayak gue. Mumet. XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm... jadi nggak selamanya konsultasi bareng orangtua berakhir indah ya. kayaknya cukup ngenes baru ngerasa salah jurusan di smester ke 3. tapi, keren bro. menyelesaikan apa yang udah dimulai itu laki.

      hmm.....

      Delete
  7. Sama persis pas gue masih SMA dulu. Gue dulu sempet galau milih antara masuk sekolah perfilman, sastra belanda, komunikasi, hukum, ilmu sejarah, dan sastra indonesia. Tpi akhirnya mlaha jadi SH yang menekuni dunia kepenulisan, hahaha. Padahal pengennya sekolah perfilman, pengen jadi penulis skenario gitu. Hahahaha... -_-

    Gue setuju sama kata-katanya Yoga, ikuti kata hati lu aja. Karena ke depannya lu yang ngejalanin. Kayak gue, gara-gara ikut maunya ortu, sempet rada ogah-ogahan belajar Hukum dulu itu. Jangan pilih jurusan karena mau ortu (walau itu bakal jadi faktor penentu), jangan pilih jurusan karena ikut-ikutan orang, jangan pilih jurusan juga karena prospeknya. Hanya ikuti kata hati lu, Jev, Itu saran utama dan yang terbaik. Ikuti panggilan lu lebih milih kemana. ^_^

    Btw tulisan-tulisan lu bagus, Semoga naskah lu keterima. Gue bisa lihat lu itu bisa jadi calon penulis hebat. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. banyak juga pilihan awal lo. kalau gue.. hi, ilmu komunikasi, jurnalistik, teknik elektro, dan masih nggak tau lagi. kata hati itu pinginnya hi. makasih saranya bro!

      amin.... :")

      Delete
  8. sama dulunya gua juga bingung mau milih jurusan, saran gua pilih jurusan bukan bedasarkan bakat, minat dan bla bla bla, tetapi bedasarkan apa yang lu sukai. Gua suka membaca, waktu SMA kelas 3, entah kenapa, gua jadi suka ke perpustakaan, terus gua searching di Google, apa ada jurusan tentang perpustakaan, ternyata ada, jadinya sekarang gua mahasiswa perpustakaan, berarti gua anti mainstream, btw dikelas gua, cuma gua yang ipa, semuanya anak ips.

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue suka nonton film. tapi nggak mau jadi sutradara -___-
      kalau jurusan perpustakaan itu... prospeknya pustakawan doang kan yak?

      Delete
    2. iya, tapi bukan cuma pustakawan, bisa arsiparis, manager, progammer, pegawai negeri sipil, sekretaris, karena ilmu perpustakaan itu mempelajari pengelolaan dokumen, mengelola database dan mengelola informasi. Manager informasi, sebutan dari dosen gua, karena sekarang informasi banyak sekali, maka dibutuhkan orang untuk mengelola dan menyaring informasi. Tapi gua juga belum tahu, itu prospek kerjanya betul atau nggak, masalahnya gua masih mahasiswa.

      Kalau tentang film, hmm, jurusan sinematografi

      Delete
    3. This comment has been removed by the author.

      Delete
    4. hmm.. makasih bro...
      memberi penccerahan sekali :)

      Delete
  9. sekarang ane berada di lingkungan yang terkadang ga ane banget. ane cuma bisa ngikutin arus ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini curhat atau gimana...
      yang sabar ya, bro.

      Delete
  10. saya sih nggak kuliah jadi nggak mungkin bsa ngasih saran yang bagus ataupun cocok
    tapi

    kenapa nggak nyoba jurusan bahasa aau nggak komunikasi
    katanya kan sempet tertarik belajar bahasa asing juga tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. komunikasi sih gue tertarik.... hmm

      Delete
    2. kenapa nggak dicoba aja gitu

      Delete
    3. masih sama-samar. masalahnya, gue bukan tertarik di komunikasi doang. gue tertarik di beberapa jurusan lain juga. kalau di coba semuanya, kapan gue bisa lulusnya -___-

      Delete
    4. hadeh
      masalahnya disitu
      klau nggk bisa fokus ama satu ya bakal bingug terus

      Delete
  11. Saya juga hobi nonton bola, saya tifosi Juventus.. hehehe :) Kayaknya mendingan mabuk Chelsea Islan daripada mabuk jurusan ya?.. hehehehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih ya, sarannya sangat berarti untuk saya! :)

      Delete
  12. Elo nya mau jadi apa dulu? gitu aja haahaha
    Emang kalo mikirn yang kaya gini nih bingungin juga, takutnya gaminat ditengah jalan, haha yangga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya cuma mau menjadi lelaki yang bisa selalu ada untuknya. disaat dia sedih, maupun senang.

      iye, taktunya ngerasa salah jurusan ditengah jalan. kan kampret.

      Delete
  13. Saya gak pusing soal jurusan.. karena jurusan yang akan saya ambil ketika mudik nanti yaitu kamfung halaman saya. Eh, malah jurusan bus ya? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke, terimakasih masukannya.

      Delete
  14. Salam pembukanya wajib ada kata budak-budak gitu ya?

    Sama nih sebagai siswa tingkat akhir mulai bingung mau kuliah dimana. Pinginnya ngelanjutin ke teknik IT, kan aku smk nya jurusan IT. Tapi mahamin komputer itu sulit, lebih sulit dari memahamu cewek. Andai aja komputer bisa pms, bisa-bisa lebih galak dari cewek pms. Mungkin saranku ikutin aja apa yg kamu suka, kan kamu sendiri yg ngejalani. Kalau masalah nanti kerja apa sekarang banyak orang yg kerjanya gk sesuai dgn jurusannya dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm... emang sih, banyak orang yang kerja nggak sesuai jurusan. malah banyak yang pengangguran... kan kamfret,

      Delete
    2. Yang pengangguran itu entah gal beruntung apa emang gak punya skill yang mumpuni. Biasanya sih gitu, jadi gojek aja enak gajinya 7 juta perbulan

      Delete
    3. tau darimana lo gojek 7 juta perbulan? perasaan gue baca gajinya pake sistem bagi. 80% buat tukan ojek, 20 buat perusahaan. dan rata-rata katanya gaji mereka 3 juta perbulan. LAH, INI NGAPA JADI BAHAS GOJEK -____-

      Delete
  15. TEKNIK KOMPUTER PENS. ITU JURUSAN REKOMENDEEED
    wkwkwk mangap teriak pagi2. udah ya gitu aja. gajelas banget kan

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi, udah keterima dmn skarang?

      Delete
    2. di jurusan ke hati... chelsea islan.

      Delete
  16. sekalian aja ngambil it mas jev, biar mengembangkan blognya lebih besar... tapi HI keren juga tuh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm.... gue lebih milih hi daripada it. lagipula, saya anak ips.
      dibeberapa univ masuk it nya susah kalau ips...

      Delete
  17. Teknik pengendali api aja gimana jev?

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih atas masukannya ya :")

      Delete
  18. jurusan Broadcasting boleh, dikampus gue banyak cewek-cewek cantik yang masuk jurusan ini. Apalagi jurusan Sastra China, lo bakal jadi raja diantara dayang -dayang. Saran gue oke kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm...
      gue tau beberapa orang yang masuk broadcasting. katanya sih pada mau jadi pembawa acara berita gitu. apalah itu istilahnya, gue lupa. gue nggak tertarik sastra sebenernya, dulu pernah les bahasa mandarin.. dan keluar begitu saja. lebih tepatnya, dikeluarkan. gue menyesal sekarang..

      Delete
  19. Aku pernah ada di masa-masa itu, Jev. Waktu lagi galau sama jurusan, mau banget masuk jurusan itu tapi ternyata gak lolos. Mau masuk jurusan lain tapi nggak diizinin orang tua. Finally masuk Akuntansi yang meskipun awal-awal jeblok, tapi akhirnya bisa juga dinaikin di semester2 akhir. Btw kenapa aku jadi curhat ya?

    Gini sih intinya, cari passion kamu di mana. Kuliah itu kalo nggak ngikutin passion, ngikutin yang prospek kerjanya bagus tapi kamu cukup minat, atau ngikutin saran orang tua. Percaya deh, saran orang tua itu--meskipun berat--tapi pasti doa mereka nuntun kita buat bisa sukses.

    Menurutku kamu boleh coba di HI atau Fikom. Kalo suka ekonomi coba aja ambil Manajemen. Baca beberapa penjelasan kamu di atas, HI kayaknya gak masalah. Fikom juga bisa kamu ambil beberapa pilihannya kayak jurnalistik, atau manajemen komunikasi. Jurnalistik itu belajar nulis jurnal (semacam artikel), belajar teknik fotografi kalo gak salah ada juga di semester awal-awal. Kalo Manajemen nggak serumit Akuntansi kok. Apa pun pilihannya, jangan lupa minta doa orang tua dan yakinin dulu sebelum salah langkah. Good luck!

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih pencerahannya :D
      hmm... gue nggak sanggup deh kalau akuntansi. kalau ditanya jurusan paling minat dan berpassion, maka jawabannya adalah hi. tapi masalahnya... gue pernah punya masalah di bahasa. gue pernah les bahasa inggris... di tengah jalan keluar karena males. dan sekarang menyesal. gue pernah les mandarin... dan ditengah jalan... dikeluarin sama gurunya. gue juga menyesal. dan kalau gue masuk hi, otomatis mandari dan inggris harus gue pelajari lagi. plus pilihan bahasa pbb yang kemungkinan besar gue akan memilih bahasa prancis.

      Delete
  20. pemilihan jurusan memang hal yang benar-benar berat, daripad pusing, mending perpustakaan saja, antimainstream,

    ReplyDelete
    Replies
    1. sejatinya ini bukan masalah antimainstream. percuma ngambil perpustakaan kalau ditengah jalan ngulang satu smester lagi karena menyesal...

      Delete
  21. Halo, Jev! Sebagai orang yang lulusannya nanti bareng kamu, dan kebetulan kamu ambil IPS, kenapa nggak coba ambil Ilmu Komunikasi atau Manajemen atau Administrasi Negara? Itu IPS banget kok... Tapi, sebenernya. Kalo misalny kamu mau masuk jurusan yang bukan dasar dari keahlian kamu yang sekarang, kenapa nggak belajar asah aja dari sekarang? Misalnya jadi programmer... Itu kan bisa otodidak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo!
      hmm.. bisa dipertimbangkan. kalau jadi programmer.. gue rasa agak sedikit terlambat. seharusnya gue mulai tekun dari smp kalau emang mau jadi anak it. tapi okelah, makasih sist sarannya :)

      Delete
  22. Ternyata kita sepantaran ya jev. Gue juga sekarang naik kelas 12, dan lagi bingun mau lanjut ke jurusan apa. Ada dua pilihan sih yang sekarang lagi menghantui kusutnya pikiran gue, yaitu jurusan ilmu statistika sama ilmu perpustakaan (padahal gue anak IPA) tapi entah kenapa gue tertarik aja gitu sama jurusan yang satu ini. Mari kita galau sama-sama jev ! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekarang lagi pada mau perpustakaan yak. hmm... gue masih harus meraba-raba jurusan perpustakaan ini. banyak yang bilang menggiurkan sih. selama... kuliahnya di universitak bergengsi jugak.

      Delete
  23. untung mabuk jurusan bukan mabuk darat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih mending mabuk darat, daripada mabuk janda.

      Delete
  24. udah ambil PGSD aja biar bisa kayak Edotz :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. apa itu pgsd?
      kalau bisa etularan ilmu penulis nya mau deh.

      Delete
  25. hmm..Inidia nih.. Masa2 labil memilih jurusan.. gue pgn komen.. Tp gue gak bisa ngasih saran, gmn mau ngasih saran ke org lain klo gue sendiri aja masih galau?-__- Kalo jurusan sih gue udh tau apa yg mau gue pilih, yg jelas bebas dri itung2an, apalagi akuntansi!! Tinggal univ nya ajanih, gaboleh ngambil univ diluar jakarta-__- Dan skrg gue msh bingung mau lanjut kuliah apa kerja *oke cukup curhatnya*

    Kalo buat lu, gue doain aja deh yg trbaik, smga lo msh pnya banyak wktu buat mkirin mana jurusan yg lo inginkan, tp sesuai dgn bakat dan keahlian lo. Jangan kyak gue, ampe di akhir kelas 3 aja msh bingung mau msk jurusan apa-___-

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih senior. iya nih kayak india, galau. ketemu pager.. joget-joget galauin jurusan kuliah. ketemu pohon.. joget lagi galau mikirin jurusan kuliah. hmm.. kalau univ diluar jakarta, gue sih tertarik sama unpad. kayaknya keren, dan nggak jauh2 amat dari jakarta. kalau di dalem jakarta mah banyak yang berkualitas, santai aja :)

      Delete
  26. Kalo menurut aku yang paling penting jangan masuk ke jurusan tertentu cuma karena dipaksa, disuruh, atau ngikutin seseorang. Kalo kamunya habis itu sungguh" ya ngga apa", tapi kalo tidak kasian waktumu dek, sudah terkuras.

    Coba inget" hobi atau hal apa yang sejak kecil sampai sekarang nggak ilang dari kamu (yang menjurus ke suatu jurusan). Atau dari sekian banyak hal yang kamu suka ntar yang mana yang agaknya ngga bisa kamu pelajari secara autodidak dan perlu gali" ilmu tentang itu lebih banyak diperkuliahan. Gituu ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang, waktu plus energi abis kalau udah salah masuk jurusan. hmm.. apa ya... dari dulu gue sukanya nonton bola. tapi setau gue nggak ada jurusan jadi komentator bola kan :") hmm... dari dulu gue suka... suka sama dia. *LAH

      oke, makasih sarannya! :)

      Delete
  27. Kalau menurut dosen saya skrng masih banyak perusahaan yang membutuh kan jurusan manajemen
    tpi pada intinya balik kepada diri sendiri, sesuai hati aja pilih jurusan yang paling di sukai

    ReplyDelete
  28. Wah, yang ini memang menjadi masalah semua orang, memilih jurusan.
    Saya dulu juga begitu, tidak tahu jurusan yang akan dipilih. Saya masuk jurusan Farmasi yang katanya super sibuk, yang katanya dalam sehari bisa tidur dua jam sudah sujud syukur, tapi itu karena pilihan dari orang tua. Tapi kalau dibilang sesuai minat ataupun keahlian, saya mungkin lebih ke seni dan sederajatnya. Banyak teman yang bilang kalau saya salah masuk jurusan, kenapa masuk farmasi dll. Yah.., itu karena pilihan orang tua, saya ikut saja....

    Eh tapi jangan bilang karena sudah masuk Farmasi jadi bakatnya tidak dapat dituangkan, di kampus saya jadi pengurus mading jadi walaupun masuk Farmasi tapi kita masih dapat berkarya.

    Kalau bisa kasih saran... Menjalani kuliah harus dengan ikhlas walaupun jurusan tidak sesuai dengan keinginan hati. Banyak teman saya yang baru satu-dua semester sudah ganti jurusan. Walaupun sekarang saya menjadi super senior di kampus (masih belum sarjana) tapi harus menjalaninya dengan ikhlas. Masa depan dan rezki kita sudah ditentukan yang di Atas.

    Tetap semangat saja... Okkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih pengalamannya!

      hmm.. gue sebenernya kepikiran untuk masuk farmasi dulu. tapi semua berubah, setelah gue sadar kalau gue adalah anak ips. hati-hati bro, nanti jadi mahasiswa abadai kayak alit :)

      Delete
    2. Ha..ha.., iya.
      Mohon doanya yah semoga gelar S.Farm itu dapat segera menempel di belakang nama saya...

      Mudah-mudahan jurusan yang akan dipilih itu yang terbaik nantinya.... :)

      Delete
  29. Gue yang masih kelas 10 SMA udah mikir kesini bang, jadi gue bertanya kepada diri gue sendiri, mau kuliah dimana dan jurusan apa yak?

    Karena gue kayaknya ambil IPS pas kelas 11, gue pengennya sih HI. Udah googling untuk cari info tentang jurusan ini. Tetapi gue juga punya hobi yaitu komputer, tetapi ilmu komputer kebanyakan harus dari IPA. Gue males lah kalo IPA -_-.


    Jadi, udah ngambil keputusan mau masuk dmana dan jurusan apa bang, jev?

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih kelas 10, nikmati hidup dulu bro. mending fokus belajar fisika sama kimia tuh... kalau mau main aman jadi anak ipa aja nanti kelas 11. selama fisika sama kimianya bisa dikuatin..

      Delete
  30. aku pernah melewati masa ini... dan bener banget galaunya bukan main ._.
    sering-sering konsul sama guru BK aja coba, sama ortu juga, sama kakakmu juga, dan yang pasti sama hati kecil hwhw
    inget lagi niatnya kuliah dan ngambil jurusannya mau buat apa? nyari gajinya? langkanya? temennya? kerennya? passion? kerjanya enak apa enggak? etc. bikin list, sekiranya apa yang bakal terjadi kalau kamu milih jurusan tertentu. nanti akan kelihatan, mana yangpaling banyak membawa kebermanfaatan buat kamu ^^
    selamat menelaah hoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm.. guru bk... psikolog yang tertunda..
      oke bro, makasih! :)

      Delete
  31. Gue juga dulu dari jurusan IPS. Emang ribet dari jurusan IPS kayak gue, soalnya kita ga bisa bebas milih jurusan kayak anak IPA. Tapi ini pas jaman gue dulu yah, ga tau deh pas jaman lo. Hehehe.

    Sebagai anak IPS, tentunya pilihan utama gue waktu itu adalah jadi akuntan. Kenapa? Soalnya diantara semua mata pelajaran IPS, nilai gue yang paling bagus yah akuntansi, gue bahkan pernah jadi perwakilan lomba akuntansi lho disekolah. Hahaha. *ketawa sombong*

    Tapi ujung-ujungnya gue terjerumus ke lembah pertanian. *sigh*
    Awalnya gue ga suka. Tapi lama kelamaan menyenangkan juga sih ternyata, gue jadi belajar banyak hal baru dan jurusan gue lumayan umum jadi gampang buat nyari kerjaan.

    Nah, sebagai seorang kakak yang telah melewati asam garam dalam mencari pekerjaan, gue saranin ke lo untuk milih jurusan yang umum aja. Itu kalau lo mau cari pekerjaan yang umum juga.
    Kalau lo mau jadi penulis misalnya, lo bisa milih jurusan jurnalistik, karena disana bakat lo makin diasah.
    Dan kalau lo mau jadi pegawai yang gajinya diatas 10 juta keatas, lo bisa ambil jurusan teknik, biar bisa masuk ke pertamina, chevron, dll. Tapi masalahnya emang dari IPS bisa ambil teknik ga? Hehehe. :D

    ReplyDelete
  32. balada anak ips yang selalu di anak tirikan.
    kebalik sama gue yang.. kalau akun nilainya parah abis. asik, wakilin sekolah.
    hmm, jadi.. alternatif terbaik itu jurusan yang gampang nyari kerjaan juga ya? emm..... lemme think..

    ngapain saranin gue masuk teknik kalau ips nggak bisa masuk teknik -___-

    ReplyDelete
  33. Waduh problematika semua anak kls 12 Haha. Sebagai salah satu mahasiswa HI yang terjerumus akibat mikir HI itu enak karena mempelajari hubungan antar negara, sebenernya TIDAK segampang itu:(
    Aku mau share ya, bisa dibilang HI itu grandnya ilmu sosial karena kamu pelajarin semua lingkup ilmu sosial + Bahasa asing kamu belajar sosiologi, politik, ekonomi dan Hukum, yang nantinya kamu juga bakalan belajar politik internasional, ekonomi internasional, hukum internasional, dan percampuran diantaranya, misalnya ekonomi politik internasional T-T
    Namun sayangnya.... dalam dunia kerja anak HI belum tentu jadi diplomat (karena seleksi diplomat 1:1000), kamu belajar semua bidang tapi gak mendalam, kamu belajar kulitnya aja. Misalnya kamu belajar ekonomi kamu tau ilmu ekonomi dasar dan teorinya doang, begitu juga politik, sosiologi dan Hukum. Yang bedain anak HI sama jurusan sosial lain kamu bisa baca situasi lingkungan global, hubungan suatu negara. Tapi dalam dunia kerja itu ga terlalu berpengaruh (kecuali kamu jadi diplomat / kerja di kementerian luar negeri)

    yang pas nanti kamu lulus kamu bakalan kembali bersaing sama anak dari jurusan sosial lainnya sosiologi, politik dan Hukum murni, tapi enaknya jadi anak HI kamu bisa jadi jurnalis, peneliti, diplomat, translator, kerja di Organisasi Internasional (UNICEF/UNESCO) dll. (yang kerjaan orang sosial). Jadi buat tau kamu mau masuk jurusan apa, kamu harus tau cita-cita kamu jadi apa? dan satu lagi kalo anak ips jurusan itu tidak terlalu menentukan cita-cita kamu, semua itu tergantung skill kamu terutama skill bahasa Asing, kalopun kamu masuk sosiologi/politik/Hukum tapi kamu bisa bahasa asing (selain Inggris) kamu jg ttp bisa jadi diplomat atau kerja di Organisasi Internasional / perusahaan internasional ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, ini sangat memberi pencerahan. curhatan seorang anak HI. keren dan cukup bikin stress juga sih pelajarannya. tapi... apik banget yak bisa gabung ke unesco dan unicef. jadi, semua kembali ke cita-cita. masalahnya, saya masih buta cita-cita..

      makasih :)

      Delete
  34. duh, kagak bisa ngasih saran
    Saya sendiri juga bingung mau ngambil jurusan apa tahun depan :(
    mikir jurusan itu emang membuat pusing tujuh keliling :D

    ReplyDelete
  35. Ini menyangkut masa depan banget sih ya sebenernya... kalo salah bsa2 stres pas kuliah...
    Setau gue perpus nggak menjanjikan, gajinya gede tapi gak sebanding lapangan kerja sama lulusannya..

    Sebenernya paling lumayan mungkin jurusan ekonomi akuntansi itu, tapi kalo lo puyeng jangan diambil... haha

    Itu aja sih komen gue.. gue gak bisa ngasih jurusan cihuy tapinya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm, ini perpus bener-bener bikin stress.
      men, akun gue parah men...

      Delete
  36. klo cuman mabuk jurusan sih gak masalah jev, asal jgn mabuk janda aja.. loh..

    ReplyDelete
  37. Ambil jurusan guru aja kyk aku. Enak lho tiap hari ketemu anak2 yg lucu. Bisa awet muda hehe

    Oy komunikasi kyknya asik jg. Coba aj siapa tau cocok jev

    ReplyDelete
    Replies
    1. paling males kalau guru. karena gue tau rasanya ngomong nggak didengerin itu nggak enak.

      Delete
  38. ikuti kata hati lo Jev, bakat lo mengarah kemana? lo ahli nya dibidang yg seperti apa?
    Karena cuma kita sendiri yg tau bagaimana kita. :)

    Milih jurusan aja pusing, gimana milih pasangan yak. Hahhaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue suka nonton film men.. waktu smp gue nulis cita2 gue di kertas tes iq itu jadi sutradara men.. tapi sekarang nggak mau men, gue lagi krisis informasi tentang masa depan :")

      Delete
  39. entah kenapa gua suka sama postingan ini, gua bela-belain buka postingan ini, dengan jaringan internet yang tidak memadai, numpang gelar tikar. Saran gua, dengarkan nasihat dan saran dari orang tua lo. Kenapa? Karena orang tua pasti sudah berpengalaman. Gua nggak nyaranin lo masuk ilmu perpustakaan, emang persepsi sebagian masyarakat menganggap bahwa ilmu perpustakaan itu jelek, kerjanya cuma jaga perpus tua. Tapi sekarang kayaknya udah nggak. Waktu itu dosen gua bilang, lapangan kerja sama jumlah lulusan sangat berbanding terbalik, lulusannya sedikit, lapangan kerjanya banyak, jadi lulusan ilmu perpustakaan sangat-sangat dicari, kalo gua sih lebih milih banyak yang nyari gua..

    ReplyDelete
    Replies
    1. serius kah kau bro? asik banget. thanks banget bro perhatiannya. nyokap gue sih justru terserah sama gue maunya apa, dia nggak maksa harus ke bidang ini atau itu. yang gue tau, dia benci dengan kata terserah.

      hmm.. perpus ini bener2 potensial sih. bener!

      Delete
  40. Karena postingan terbaru gue kurang tertarik jadinya gue baca ini aja, dan kebetulan gue juga lagi pusing nentuin jurusan kuliah. Numpang curhat, tengs.

    ReplyDelete
  41. gimana udah nemu jurusan yang jleb ? klu belum mendingan ikutin apa minat, bakat dan kesukaan-mu. klu udah terlanjur ikutin kata bro Akbar Yoga Sholikhin, "selesaikan apa yang udah dimulai"

    ReplyDelete
  42. Artikel yang sangat menarik :D
    http://clayton88.blogspot.com | http://bit.ly/1sUU8dl | www.Agensbocasino.com | http://goo.gl/OraDLz | http://www.prediksibolajitu.online | http://goo.gl/RkuB4G | http://clayton88.blogspot.co.id | http://goo.gl/8rM20b | http://Bandarbola138.com | http://goo.gl/5dAkJO | http://M138.net

    Kumpulan Berita Menarik
    Berita Menarik
    Artikel Aneh Unik
    Berita Lucu
    Artikel Misteri Dunia
    Blog Dofollow
    Tips Menarik

    Bandar Bola
    Agen Poker
    Agen Poker Online
    Agen DominoQQ
    Agen Capsa
    Agen Casino
    Agen Bola

    Prediksi Bola Jitu
    Bandar Bola
    Prediksi Mix Parlay
    Tebak Skor Jitu
    Prediksi Sepakbola Gratis Malam Hari Ini
    Jadwal Bola

    Kumpulan Agen Casino Online
    Situs Bola
    Agen Tangkas
    Agen Bola
    Agen Casino
    Agen Poker
    Agen Togel
    Bandar Bola

    ReplyDelete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>