Wednesday, September 16, 2015

Kuliah Manajemen, Rugi Kah?




Beberapa waktu yang lalu gue melakukan transaksi gelap perihal formulir pendaftaran tes di salah satu universitas swasta. tes gelombang pertama sendiri akan diadakan kurang lebih sebulan dari sekarang. hampir semua persyaratan udah beres: legalisir rapot, foto 3x4, sampai data diri-data diri lainnya. dari semua yang ada di formulir itu, cuma satu yang belum gue isi: jurusan kuliah. 

ya, gue masih bimbang dengan masalah kampret yang satu ini..

****

Setelah mendaki tingginya mount everest, menyelam sampai ke dasar samudera pasifik, dan menjelajahi liarnya hutan amazon, perjalanan gue menentukan jursan kuliah pun pada akhirnya berakhir di 2 fakultas: antara fakultas ekonomi, atau fakultas komunikasi. antara prospek kerja, atau passion.

Setelah sebelumnya berniat masuk ke FISIP di jurusan hubungan intim internasional, pada akhirnya gue memasuki fase realistis. gue rasa, HI bukanlah pilihan terbaik. maka dengan sangat berat hati, gue mencoet HI dari jurusan pilihan... TIDAAKKK...

Setelah itu, gue pun di asing kan ke rengasdengklok oleh nyokap dan kakak gue. mereka mendesak gue untuk masuk ke jurusan manajemen, ambil aman aja katanya. gue pun semakin didesak untuk segera memproklamasikan kemerdekaan di jurusan manajemen.

biar lebih greget, gue membaca buku ini. siapa tau dapet pencerahan....

Banyak yang bilang kalau FE dan jurusan-jurusan di dalamnya itu mengandung banyak cewek bening dan cakep-cakep. tapi, bukan itu masalahnya fellas. karena kuliah itu.. untuk menuntut ilmu. bukan untuk sekedar cuci mata. tapi kalau nuntut ilmu sambil cuci mata, nggak ada salahnya sih.. sambil menyelam minum thai tea.  hastag: #mulaiterhasut.

Karena pelajaran akuntansi nggak pernah bersahabat, maka mungkin manajemen adalah jurusan yang paling pas buat gue di FE. sebenarnya manajemen bukan lah ide yang buruk, walaupun pada awalnya gue sempat anti sama  jurusan yang satu ini karena jurusan yang satu ini memang sudah terlalu mainstream. tapi... entah kenapa banyak orang-orang di sekitar yang bilang kalau masuk jurusan yang satu ini adalah keputusan yang salah. mulai dari kesaksian seorang mahasiswa yang mengaku "rugi" menghabiskan beberapa tahun di jurusan ini, sampai... guru bp gue yang bilang kalau masuk manajemen itu rugi. iya, guru bp..

Alkisah di sekolah gue yang indah dan permai, terdapat 2 orang guru bp yang baik dan berdedikasi. mereka pun menikah dan hidup bahagia selamanya. ketika gue bertanya perihal jurusan manajemen, kedua guru bp itu menjawab kompak. mereka bilang, ada unsur "rugi" kalau ngambil jurusan manajemen itu. guru bp yang satunya bilang, kalau ambil jurusan manajemen itu rugi kalau kitanya sendiri belum kerja. karena, harus mulai dari awal blablabla. dan guru bp yang satunya lagi bilang, kalau ilmu di jurusan manajemen itu bisa belajar sendiri. gue jadi bingung, kalau memang jurusan di manajemen itu ilmunya bisa dipelajari sendiri, maka ilmu di jurusan-jurusan komunikasi itu "lebih" bisa dipelajari sendiri, dong? 

Ini sungguh memusingkan dan menciderai otak. beberapa waktu yang lalu, gue juga menyempatkan diri untuk bertanya kepada salah seorang alumni yang lebih expert tentang jurusan kuliah. kompak dengan guru bp, beliau (si alumni) mengatakan emang ada unsur "rugi" kalau masuk jurusan manajemen. ilmu nya sih tetep dapet, tapi... bakal lebih baik kalau kuliah sesuai passion. karena banyak orang yang tersesat di jurusan ini itu karena mereka nggak punya tujuan jurusan lain. ya, sejenis "nyari aman". dan setelah dipikir-pikir, memang bener sih.. kalau mau nyari aman masuk aja ke jurusan yang satu ini.  

Untuk saat ini, keinginan gur untuk masuk jurusan manajemen ini cukup tinggi. tapi, ya begitulah. bisikan orang-orang di sekitar membuat keadaan memburuk. entah itu bisikan negatif yang mengandung elektron, ataupun bisikan positif yang lebih banyak mengandung proton. selain itu, di sebrang sana ada sebuah jurusan yang gue kira sesuai dengan passion. tapi, ini kembali menciderai otak. ada fase dimana kita harus realistis memilih prospek kerja, ada juga fase dimana kita ingin mengikuti kata hati dengan pilihan sendiri. meskipun, pilihan kita bertolak belakang dengan prospek kerja yang kita harapkan. sekali lagi, konflik-konflik seperti ini kembali menciderai otak.



JADIIII.........


Menurut sesepuh-sesepuh yang sudah merasakan kerasnya bangku kuliah, ngambil jurusan manajemen itu rugi nggak sih?
    




MOHON PENCERAHANNYA SESEPUH~



63 comments:

  1. Anjissss gw juga punya buku my stupid boss ituhhhhh hahahhaha

    Ga kokkk...selama lo yakin bisa handle semuanya dg baik, pasti ga bakal rugi...
    Palingan yang banyak si itu g itungan gituh...manajemen pemasaran, manajemen keuangan, dsb.,,gw dulu pernah dapet beberapa matkul dept manajemen padahal mayor gw ekonomi..tp so far cukup dibutuhkan di dunia kerja nantinyahh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm.. matkul manajemen emang kayaknya cukup merakyat di beberapa jurusan lain ya..

      Delete
  2. di kampus gw fakultas ekonomi jadi fakultas ke.2 yang meproduksi cewek2 being nan yahud.
    kenapa lo ga coba tehnik jev, menurut gw lebih menantang dan lebih "laki" aja.
    saran aja sih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa gue nggak coba teknik? karena... gue bukan anak ipa. elektron gue lebih banyak dari proton nya :")

      Delete
  3. menurut gue yah, ngambil jurusan apapun, mau manajemen kek, HI kek, musik, film, seni lukis dll, apapun itu, gak ada ruginya kok asal itu memang yang kita mau, karna kalau kita melakukan yang kita mau otomatis kita bakal enjoy plus have fun jadinya hasilnya bisa maksimal.

    kalau ngomongin soal prospek kerja,,,kita ambil contoh jurusan seni. Beberapa orang tua pasti nyingir kalo sang anak bilang mau masuk seni, ambil nyontoh jurusan film. pasti banyak orang tu yang bakal bilang "lah ngapain masuk seni? apa prospeknya? mau makan apa kamu nanti tuanya?" well, gue pakai logika simple aja. kalau jurusan seni prospek kerjanya gak ada, kok bisa ada sutradara yang penghasilannya miliaran per bulan? kok ada pelukis yang duitnya gak bisa dihitung? CMIIW hehe itu sih logika simple gue. banyak orang yang sukses dan banyak duit yang kuliah dijurusan yang (menurut pandangan orang kebanyakan) prospeknya ga ada. tapi ga dipungkiri juga banyak yang hidupnya jadi biasa-biasa aja. semua tergantung gimana kita ngejalaninnya sih kalo menurut gue mah hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih pencerahannya, sesepuh...!

      Delete
  4. keknya lu mesti balik lagi dah ke gunung terus semedi, listen to your heart cause it wont fail :)

    ReplyDelete
  5. walah. masalah jurusan sama sama masih bingung -___-

    ReplyDelete
    Replies
    1. begitulah muda mudi masa kini, jurusan kuliah menjadi masalah tersendiri.

      Delete
  6. Aku lulusan Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen dan fokusku di Marketing Communication. Seruuuu banget. Apalagi aku sekarang bisa jadi Copywriter, kerjaan yang aku impiin banget dulu, selain pengen jadi Diplomat juga sih. Etapi balik lagi ke kamu, lebih nyaman dan selalu penasaran tentang manajemen atau komunikasi? Setahuku, dua jurusan ini, materi kuliahnya mirip-mirip dan saling ada keterikatan secara metode dan praktiknya lho. Selamat masuk ke dunia kuliahan ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. marcomm? jangan bilang.. lo anak binus?

      Delete
  7. Menuntut ilmu ga akan ada ruginya kok, kalo emang kuliah di jurusan manajemen itu "rugi", kenapa banyak perguruan tinggi yang membuka itu? Maaf gua ga bisa kasih testimoni gimana rasanya jurusan manajemen, meski gua sendiri lulusan FE (soalnya gua lulusan jurusan akuntansi yang "ngga pernah bersahabat" sama lo itu hehe). Yang bisa gua kasih tahu adalah kenyataan bahwa di kantor gua sekarang, lulusan manajemen bisa bersaing kok.

    Semua tergantung cara kita ngejalanin kuliah, karena sekali lagi: menuntut ilmu itu ga ada ruginya. Kalo ngambil kuliah di jurusan oke tapi kita ngejalaninnya setengah-setengah, maka hasilnya juga setengah-setengah. Makanya "kuliah sesuai passion" selalu didengung-dengungkan, karena hasil yang didapat biasanya maksimal.

    So... kuliah manajemen ga buruk kok, sepanjang lo bisa manfaatin semua ilmu yang didapet nantinya. :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm.... makasih pencerahannya, mas broh!

      Delete
  8. Gue baru lulus wisuda kemaren februari 2015 jurusan Manajemen Pemasaran. Sini Salim dulu sama Mbah...

    Lo bingung?itu baru awal coy... nanti setelah masuk semester 3 lo bakal milih lagi. Mau manajemen Pemasaran, Man MSDM, Man Produksi atau Man Hati dan Qolbu...
    Soal untung rugi lo salah cara pandang, ilmu manajemen emang bisa didapet dari manapun selain bangku kuliah, tapi lo harus inget, perusahaan atau bisnis besar manapun pasti butuh Manager.

    Itu aja, kalau mau curhat lebih lanjut email aja, nanti gue kasih nomor rekening buat tagihannya... ngowehehehe

    ReplyDelete
  9. wih masih aja jef bingungin jurusan kuliah haha, yang penting sih niat belajarnya. Kalo emang niatnya udah bagus, masuk jurusan apapun bakal enak deh.

    ReplyDelete
  10. Ambil aja broooo, yang penting kuliah. Oya satu lagi, kembangi skill-mu diluar makul di jurusan. Misallnya skil otak-atik web, Potoshop, corel dll. Pasti yang kayak begitu berguna banget nantinya

    ReplyDelete
  11. ya kembali ke diri kamu lagi, kalau memang kamu mau ngambil jurusannya itu dan membuat kamu greget dengan jurusannya ya udah ambil aja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm... hmm.. hmm... meditasi dulu ah..

      Delete
  12. Jurusan manajemen pengen banget gue masuk ke jurusan kuliah itu, itu keinginan dari dulu tapi belum bisa ke capai sampai saat ini :')

    Kalau cowok lebih cocok sama jurusan teknik atau atau pertanian deh jev

    ReplyDelete
    Replies
    1. teknik.. pertanian.. fisika.. kimia.. biologi...
      sayangnya, saya anak sosial.

      Delete
  13. Akan lebih baik kalo kita dengerin kata hati, sob :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayangnya, hati saya memutuskan untuk bisu.

      Delete
  14. Sebaiknya pilih aja jurusan yang menurut loe enak... atau dengerin kata hati loe. Jangan dengering omongan orang lain, ntar nyesel... walaupun kadang ada benernya juga sih. Tapi kayaknya jurusan manajemen bagus juga tuh. Dan biasanya itu fakultas ekonomi itu gedungnya bagus *biasanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu masalahnya... bisikan orang-orang itu "kadang ada benernya juga sih".
      OTAK GUE SEMAKIN CIDERAAAA

      Delete
  15. Yah, tergantung dari kamu juga bro, bisa memulai dulu mendekati jurusan yang memang cocok dengan kamu~

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya sudah pdkt bro... sisa 2 jurusan. sebenarnya, 3. tapi terpaksa harus menghapus hubungan internasional, dan sampai sekarang saya masih sangat tidak rela untuk menghapus HI :")

      Delete
  16. Susah juga sih ya kalo harus berpendapat. tapi coba deh lu tanya diri lu sendiri udah yakin belom sama jurusan manajemen? gue sih setuju lebih baik lu ambil jurusan sesuai sama passion lu, jurusan emang emang lu bener-bener suka dan yakin bisa expert dibidang itu. jujur aja gue udah 2 kali kuliah dan berhenti gara-gara salah milih jurusan dan karena gue gak begitu suka ujung-ujungnya gue jadi terpaksa, alhasil baru satu atau dua semester gue berhenti kuliah. Initinya sih lu dengerin aja kata hati lu, ga usah dengerin orang lain bilang ini itu. Toh orang yang jalan di atas sepatu lu ya dirilu sendiri, bukan orang lain. :D

    ReplyDelete
  17. Nah, yang begini nih yang jadi dilema. Soalnya kalo dari pandangan gw, kuliah itu kita gak tau apa yang dipelajari disana. Jadi kalo menurut gw ambil jurusan yang emang bikin orang2 itu bisa sukses, dan balik lagi ke lu nya yang bisa milih. Gitu deh :v

    ReplyDelete
  18. Wah, saya jurusan teknik sipil jadi ga tau tentang jurusan manajemen. Namun, di teknik sipil ada mata kuliah tentang manajemen juga. Yaitu manajemen proyek. Hehe jd kesimpulannya guru bp mu hampir bener jev, karena manajemen jg bs dipelajari sendiri.

    Tapi...... Kalau masuk manajemen di situ ilmu manajemen mu jelas lebih expert. Karena sehari hari belajar manajemen mulu. So... Ga rugi lah yau... Hehe ini sama ky jurusan komputer, seni, dll. Ngapain kuliah di jurusan komputer toh autodidak jg bisa. Tapi kenyataan nya beda level jev ilmunya, yg masuk jurusan komputer umumnya lebih expert drpd yg cm autodidak.

    So... Masuk manajemen is'nt a bad idea. Yang penting pas kuliah tu... Fokus kuliah, ikut organisasi, dan lulus dgn menawan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih.. betul juga. komputer juga bisa autodidak, tapi nyatanya ada yang expert sama ada yang enggak. okelah, sesepuh... saya akan lulus dengan anggun dan menawan.

      Delete
  19. Wah, saya jurusan teknik sipil jadi ga tau tentang jurusan manajemen. Namun, di teknik sipil ada mata kuliah tentang manajemen juga. Yaitu manajemen proyek. Hehe jd kesimpulannya guru bp mu hampir bener jev, karena manajemen jg bs dipelajari sendiri.

    Tapi...... Kalau masuk manajemen di situ ilmu manajemen mu jelas lebih expert. Karena sehari hari belajar manajemen mulu. So... Ga rugi lah yau... Hehe ini sama ky jurusan komputer, seni, dll. Ngapain kuliah di jurusan komputer toh autodidak jg bisa. Tapi kenyataan nya beda level jev ilmunya, yg masuk jurusan komputer umumnya lebih expert drpd yg cm autodidak.

    So... Masuk manajemen is'nt a bad idea. Yang penting pas kuliah tu... Fokus kuliah, ikut organisasi, dan lulus dgn menawan :D

    ReplyDelete
  20. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  21. wow blog nya keren, bikin iri :)

    hehehe sorry out of topic soalnya udah banyak yang jawab tuh :)

    ReplyDelete
  22. Eug bukan sesepuh jadi gak usah komen ya..

    Eh tapi entar aku dilaporin lagi, komen aja deh. Kalau situ berniat ngezombiein member sebaiknya kuliah aja di kampusnya member. Haha.. becanda

    Mungkin bener apa yang alumni itu katakan sebaiknya ikuti passion dan keinginan, kalau cuma ngikutin prospek semua jurusan pasti ada prospek kerjanya. Intinya kembali lagi, kamu sendiri yang nentuin soalnya kamu sendiri yang akan menjalani.

    Aku komen gitu kayak gak lagi bingung masalah jurusan, padahal sama-sama bingung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau emang jadi, nanti gue satu univ kok sama beberapa orang member mungkin...

      Delete
  23. Yang belum kuliah boleh ikut komen kan?

    Welcome to The Jungle, Jev. Anda mulai memasuki fase dilema memilih jurusan. Kayaknya lu harus bener-bener cari refrensi dan kepoin soal jurusan manajemen. Penting banget sih menurut gue (bukan maksud menggurui), buat tau apa kekurangan di setiap pilihan kita ke depannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke... makasih sarannya.
      saran dari semua orang itu penting, fellas. santai saja...

      Delete
  24. Gue tahun depan udah mau kuliah. Dan gue sudah punya target nanti mau masuk jurusan mana. Gue milih jurusan yang sesuai sama minat dan bakat gue, bukan atas hasutan dari orang lain.

    Menurut gue Manajemen itu bisa dipelajari secara otodidak tapi kalau masuk jurusannya langsung, lo bisa mempelajari ilmu manajemen sampai ke dalam-dalamnya. Kalau secara otodidak mungkin hanya sebagiannya saja. Dalam ilmu manajemen itu ada istilah-istilah lain yang belum tentu ditemukan saat belajar sendiri. Menurut gue loh ya... :))

    ReplyDelete
  25. Tahun depan insya Allah gue kuliah dan gue udah bertekad untuk milih jurusan yang saya impikan dari dulu tanpa paksaan dari siapapu...Kalo mennurut gue mau jurusan apa itu,pasti semuanya baik hanya tergantung daari kita mau diapakan ilmu itu kelak :D

    ReplyDelete
  26. Gue nggak setuju nih, kuliah itu tempat untuk cari jodoh! Dan saya gagal mendapatkannya, hahahaha... Manajemen ilmu yang menyenangkan kok, terlebih manajemen pemasaran yang dulu gue ambil pas kuliah. Walau harus gue akuin gue lebih banyak belajar soal manajemen ini di luar bangku kuliah. Tapi kalo dulu gue nggak kuliah di sana, mungkin gue nggak secinta ini sama manajemen pemasaran. Dan gue yakin, sampai kapanpun, ilmu manajemen nggak akan bisa digantikan oleh robot, kalau akuntansi suatu saat mungkin bisa digantikan sama komputer atau tekhnologi. *kabur* *takut ditimpuk anak akuntansi*

    ReplyDelete
  27. Replies
    1. sayangnya hati ini tak dapat berkata-kata, sejak dia memutuskan untuk menjadi bisu.

      Delete
  28. Kuliah itu kadang bukan soal rugi atau untung jev, karena semua tergantung pada keinginan kita selanjutnya mau jadi apa. Jangan pula membawa alasan "karena disuruh / pilihan orang tua" karena yang kuliah itu kamu bukan orang tua :))
    Saya sarankan sih, kuliahlah di jurusan yang "kamu banget". Mumpung belum terlambat, jangan asal pilih jurusan :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke, sesepuh... *otak semakin cidera*

      Delete
  29. Gue setjju sama komen di atas..bukan masalah ruginapa ga, tapi menurut passion lo..misal skrng kedokteran lagi booming in n dibutuhin tpi klo passion lo ga di situ ya ga jadi orng sukses sbgai dokter..tpi klo lo passion di manajemen, lo bakal bisa punya celah buat jadi orang. Hehehehe..jdi tergntung diri lo sendiri. Begitu menurut gue

    ReplyDelete
  30. apapun pilihanya mionumnya tetap teh botol sorso,

    ReplyDelete
  31. menurut gue, kalo lu serius dan yakin dengan tu jurusan manajemen sih nga bakalan rugi,

    ReplyDelete
  32. Apa pun jurusannya, kalo ada temen yang senasib seperjuangan itu asyik, kok. Gue nggak ngerasa rugi sama sekali. Dapet banyak temen baik dan pernah dapet pacar. Meskipun udah jadi mantan. Huwahahaha. :))

    Malah ada orang yang bilang sama gue, kalo perkuliahan itu sebenernya cuma buang-buang duit. Buat apa kuliah kalo udah bisa ngehasilin duit? Gue langsung bingung mau jawab apa. XD
    Tapi, gue malah milih kuliah dan resign dari kerjaan yang bikin gue pusing. Susah ngatur waktu kerja sambil kuliah. :(

    Yowis, apa pun jurusan itu, gudlak, Jev. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm... otak gue semakin cidera :")

      Delete
  33. Salah jurusan mah gak papa. Yang penting jangan salah tujuan. Btw, kalo lo pilih Manajemen karena gak ada akuntansinya, sebaiknya lo mikir dua kali deh. Hahaha

    ReplyDelete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>