Wednesday, October 14, 2015

Demi Panji Universitas.

SATU
Kalau bukan demi universitas, gue pasti nggak bakal melakukan transaksi gelap sekarang. transaksi untuk membeli formulir Bina Nusantara University. iya, binus. kenapa binus? alasannya adalah karena binus merupakan salah satu universitas swasta terbaik di indonesia, katanya sih begitu. kata orang binus. 

Sudah sejak zaman paleolithikum dulu, gue melabuhkan pilihan di binus. semua sepupu gue yang berasal dari luar daerah (lampung-palembang) masuk binus, pun begitu dengan kakak gue yang masih mengambil HI di binus. dan gue.. nggak terlalu sulit buat gue untuk memantapkan hati di binus. hastag: keep the binus flag flying high!

Hi, men..


Setelah melakukan meditasi, konsultasi, dan ejakulasi, akhirnya dengan keputusan yang cukup "berani" gue mencentang jurusan hubungan internasional. setelah sebelumnya berada di sebuah posisi diamana gue migren dalam menentukan mass comm, manajemen, atau HI, akhirnya gue melakukan keputusan yang cukup berani dengan mencontreng HI untuk jurusan kuliah. untuk ukuran orang yang bahasa inggrisnya pas-pasan dan nggak bisa bahasa asing, "cukup berani" adalah kata yang tepat untuk menggambarkan keputusan gue ini. mungkin bisa dibilang, antara cukup berani dan bunuh diri itu beda tipis.  


****

DUA, 
Kalau bukan demi universitas, gue pasti nggak bakal sudi membuka buku tes potensi akademik dan buku toefl buat belajar. sekarang sudah jam 1 pagi lebih, gue masih berkutat dengan buku TPA dan buku panduan toefl..

Setelah sebelumnya iseng-iseng nyari buku toefl yang pernah dibeli kakak gue, entah darimana asalnya tiba-tiba gue malah menemukan buku tes potensi akademik yang pernah dibeli kakak gue. alhasil, gue pun tertarik buat mengisi soal-soal yang ada di dalam buku TPA tersebut. buku tersebut terdiri dari soal bahasa indonesia, bahasa inggris, matematika, dan psikotes (antonim-sinonim-tes gambar). men, ternyata ngisi buku begituan bikin stress mendadak. terutama dibagian sinonim antonimnya, men. mayoritas kata adalah kata-kata yang belum pernah didengar sebelumnya. pun begitu dengan pelajaran lain. bahasa indonesia contohnya, majas-majas aneh keluar semua. belum lagi ada pelajaran tentang frasa yang belum pernah gue dapat di sekolah. belum lagi matematika. belum lagi bahasa inggris. otak gue semakin cidera... 


my fckin stuffs

Setelah belajar dari buku TPA, lalu gue mencari buku toefl kampret yang entah berada dimana. dan ternyata, buku toefl itu ketemu 2 hari sebelum test partial dimulai. KAMPRET. cuma punya 2 hari buat belajar toefl?! ini pembunuhan karakter men.  listening keliatannya masih gampang.. ada trik buat ngisinya. reading masih bisa pakai feeling..nah, waktu masuk di bagian structure ini kok agak kampret yeah. dibagian itu, gue mulai merasa kalau hidup itu nggak adil. gue rasa, toefl gue bakal kacau. peraturan di binus adalah toefl harus diatas 500. kalau dibawah 500, maka kit aharus mengikuti kelas inggris di smeter pertama. sedangkan, kalau diatas 500 maka kita nggak perlu ikut kelas inggris di smester awal dan nilai inggirs kita dipastikan A. kacau men, kacau... 

****

TIGA, 

11-10-15: This is The fckin test day.


Kalau bukan demi universitas, gue pasti nggak bakal berada di tempat ini sekarang: bina nusantara university kemanggisan

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, gue dapet giliran test jam 1 siang di ruang lab lantai 6 nomor 630. semua sudah disiapkan, fellas. gue ditemani nyokap waktu di hari test itu, katanya sih ada semacam seminar antara para orang tua dengan rektor kampus di ruang auditorium lantai 4. setelah sampai di sana, ternyata test yang dijanjikan akan dimulai pada jam 1 siang dikaretin dan mulai di jam setengah 2 siang.  Seperti yang sudah diduga, test hari ini nggak jauh-jauh dari matematika, bahasa indonesia, psikotes, dan toefl test. menyikapi itu semua, gue sengaja datang ke binus menggunakan baju yang bertuliskan rumus-rumus matematika. biar siapa tau bisa ngelirik ke arah baju kalau tiba-tiba gue merasa hampa ditengah test matematika..



binus anggrek

Setelah jam setengah dua siang, akhirnya para peserta tes masuk ke dalam ruangan masing-masing. termasuk gue, yang masuk ke dalam ruangan lab nomor 630. di dalam ruangan itu, kurang lebih jumlah pesertanya ada 40 orang. dan test ini pure menggunakan komputer. jadi, pensil 2b plus penghapus yang gue bawa cuma berguna buat ngerjain coret-coretan matematika di kertas coret-coretan yang telah diberikan oleh elder brother of binus (koko binus). dan setelah di jelaskan beberapa hal, test pun resmi dimulai. mulai dari matematika, psikotes, bahasa indonesia, sampai.. toefl. 


  • The Regret Of Mathematics
Ternyata oh ternyata, test partial ini nggak sehorror yang dibayangkan. meskipun soal-soalnya nggak sehorror yang dibayangkan, bukan berarti gue bisa ngerjain semua soal mat dengan mulus. soal-soal di matematika terdiri dari tambah-tambahan sama kurang-kurangan desimal. lalu disertai dengan deret aritmatika.  lanjut ke soal nilai maksimum minimum, ah.. masih cemen soal-soalnya. ternyata buku TPA yang gue pelajari itu cukup worth it. sampai akhirnya lanjut ke soal peluang. deg... satu hal yang sangat membuat gue menyesal adalah: gue nggak pernah belajar peluang. dan di soal, ada beberapa pertanyaan tentang peluang dengan rumus filling slot. gue pun cuma bisa terdiam dan nggak ngerti apa-apa. TIDAKKK.... alhasil, soal tentang peluang tersebut gue skip. gue benar-benar mengerjakan filling slot dengan feeling f*cked. 

Setelah itu, lanjut ke soal tentang bangun ruang. kubus lah, balok lah. rusuk ini begini lah, ditarik garis lah, begitu lah. langkah gue pun kembali terjegat disitu. selain itu, ada juga soal tentang rata-rata frekuensi yang membuat otak gue semakin hamstring. total ada 10 soal yang gue skip, dan 20 soal yang gue isi dan gue yakini jawabannya benar. 10 soal tak terjawab, dan waktu menunjukan sisa 4 menit lagi. karena nggak rela, gue masih terus berpikir dan fokus ke satu soal. sampai waktu sisa dibawah 1 menit, gue memutuskan buat ngasal milih option-option nya. gue isi semuanya dan ketika waktu habis, ada 4 nomor yang tak terisi. 4 NOMOR! TIDAKKKKKKKKK! demi piutang dagang, gue sangat menyesal. 


  • The Careless Psycho Test
Nggak jauh beda dengan mat, psikotes ini juga nggak sehorror yang dibayangkan. kalau di buku TPA itu ada soal tentang sinonim antonim, deret angka, dan gambar-gambaran.. maka di psikotes kali ini cuma ada test tentang pola gambar. disuruh nyari gambar-gambar yang sama dengan melihat pola yang ada diatas gambar. kampretnya, gue nggak sadar kalau diatas soal itu ada pola gambarnya. waktu udah sampai di soal ke 10, gue baru ngeh ternyata daritadi diatas itu ada pola gambarnya. ini benar-benar kampret. dan gue nggak punya banyak waktu buat benerin nomor 1-10 yang kemungkinan salah. holy sit. 


  • The Bikin Ngantuk Of Bahasa indonesia

Menurut gue, test bahasa indonesia merupakan yang paling bikin otak cidera ketimbang test matematika dan psikotes tadi. soal-soal di bahasa indonesia ini mayoritas panjang-panjang, entah itu kutipan novel, berita atau pun tajuk rencana. dan option jawabannya itu intinya beda tipis semua. mungkin ini semua masalah opini kita dan opini penulis soal. tapi, meskipun begitu test ini tetap nggak sehorror yang gue bayangkan. di buku TPA, ada keluar soal tentang frasa-frasa dan juga majas-majas yang entah dari mana asalnya itu. tapi  soal tentang frasa nggak ada satu pun yang nongol di test. yang paling sulit menurut gue adalah tentang puisi.. ada soal dimana kita harus mengkategorikan sebuah puisi itu masuk ke angkatan mana. angkatan 45 kah.. angkatan 66 kah.. atau angkatan keberapa. gile, gue nggakngerti deh begituan. pingin rasanya gue jawab angkatan 69, tapi sayangnya di option jawaban nggak ada angka 69.


  • The Fault In Our TOEFL.. 

Sepertinya sudah fix rasanya buat gue untuk mengikuti kelas inggris di semester satu, men. bukannya pesimis, tapi gue cukup realistis. dengan kemampuan bahasa inggris yang tergolong pas-pasan, otak gue dibuat benar-benar cidera. di section listening, gue mengerjakan dengan santai. karena di section listening ini masih bisa dibilang tergolong mudah. mulai di section general structure... oh sit man. celline dion. my heart will go on. nickelodeon. i've loved you for many years, maybe i'm just not enough. 


Setelah section kampret itu, lanjut lah ke section reading. ternyata! reading nya ini nggak kalah kampret sama general structure. bacaannya panjang-panjang, kalimatnya susah-susah pulak. vocabulary yang sungguh tidak manusiawy.


****



Setelah kurang lebih 4 jam nonstop, test pun selesai. sungguh hari yang melelahkan. si elder brother of binus (koko binus) ini bilang kalau hasil dari test bisa diliat di web binus beberapa hari kemudian.. guna mengetahui seberapa besar kah beasiswa biaya pembanguna yang bisa diapatkan. dalam hati gue berkata, kalau misalnya beasiswa yang gue dapat di bawah 50%, gue bakal ikut test gelombang 2 lagi. ini serius, men. 

Dan setelah gue buka web binus itu, ternyata hasilnya adalah... 

hasilnya adalah..






dan hasilnya adalah..



Jeng-jeng...... 



                                     Bersambung.

baca lanjutannya: disini.. 

80 comments:

  1. Wah udah berkutat dengan "Universitas" nih bang jev :D

    HI juga menjadi pilihan gue dalam 3 tahun kedepan, iya masih lama sih, tapi apa salahnya kita persiapkan jauh-jauh hari? Menurut gue HI itu keren, dimana didalamnya terdapat anak-anak yang jago english, walaupun gue masuk kedalam golongan english yang apa adanya -_-. But, HI, 3 tahun lagi! Kalo alasan lo buat masuk HI apaan bang jev?

    Btw, duh kalo ngomongin matematika, gue orangnya gak suka math _-, sumpah deh, lebih lumayan juga bahasa daripada math.

    dan hasilnya...jengjeng, bersambung. Lo buat gue penasaran aja bang :v, ditunggu sambungannyaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. sejujurnya gue masih agak sedikit ragu dengan pilihan HI ini.

      Delete
  2. Soal testnya gak sesuai ekspektasi ya Jev...

    Ngambil jurusannya keren.. Good Luck Jev untuk binusnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, nggak sesuai ekspektasi. ekspektasi gue mengatakan soalnya susah banget. tapi, ternyata realita kali ini masih cukup bersahabat. soalnya nggak susah-susah amat..

      Delete
  3. Hahaha....
    gue kasihan ngeliat perjuangan elo, bro...
    masih tes aja udah tersiksa....
    gimana entar kalo kuliah, bisa cedera berat entar....

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukannya tersiksa, cuma ya seperti itulah. kurang merasa lepas aja ngerjainnya..

      Delete
    2. kurang lepas?? lepasin aja dong....
      buka aja retsleting elo...
      ah... sudahlah...

      Delete
  4. ah sialllll bikin ejakulasi dini aja lu pakai bersambung segala :) semoga hasilnya baik yah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah ilah mbak... ke dokter boyke aja :)

      Delete
  5. toefl itu bahasa inggris ya. baru tahu saya

    ahahah ini baru tes belum beneran belajar di universitasnya dengan banyak tugas yang pasti udah menanti

    yang bahasa indonesia entah kenapa memang panjang banget. kalau ujian... lama bAca soal ketimbang jawab pertayaannya. btw, deket rumahku ada agkatan 66 malah

    ReplyDelete
    Replies
    1. bahasa indonesia memang sadis, bro.

      Delete
    2. iya, belum lagi pilihan jawabannya yg relatif sama
      saya paling susah di majas. karena saya nggak hapal semua jnis majas cuma tahu hiperbola aja

      Delete
    3. iya, majas itu salah satu yang paling kamfret

      Delete
  6. ciyeee....binusian nih yeee....

    ReplyDelete
  7. Hasilnya jeng jeng....

    Ditunggu kabar baiknya Jef :D

    ReplyDelete
  8. keep fighting huh hah kok ngerasa firasat baik yosh :D

    ReplyDelete
  9. HI bagus kok. Dan semua jurusan juga bagus, asal sesuai minat kita.

    Ngomongim matematika dan toefl bikin errr banget. :3

    gimana kabar naskah lo, btw?

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum berkabar bro naskah gue, kemungkinan besar ditolak.
      ini gue udah mensiasatinya dari agustus lalu dengan mengetik ulang naskah yang lbih fresh, udah 98 halaman. sisa 1 bab lagi nih :")

      Delete
    2. wah produktif sekali nulisnya

      Delete
    3. iye bro, harus kerja kers kalau mau terbit itu buku!

      Delete
  10. Wuah keren. "Antara cukup berani dan bunuh diri itu beda tipis." Bener juga tuh. Emang sih, semuanya itu harus dipikir matang-matang dulu. Biar nanti gak salah jalan. :)

    Semoga sukses, bro! :)

    ReplyDelete
  11. Kakakkaka, semoga hasinya seperti yang kamu inginkan,*aku kan teman yang baik hahahahah

    ReplyDelete
  12. keep the binus flag flying high --> obsesi blue london :D
    buset binus, mahal gila jev :"( set dah pake bersambung, kayak sinetron stripping

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, usut punya usut.. gue dapet beasiswa yang lumayan kok dari test ini... 100% biaya sumbangan men

      Delete
  13. gilakkkk toefl kudu 500 ke atas...hahah ga sanggup deh, gw pasti dimentalin ame Binus ni hahah
    akhirnya HI juga ya jev...semoga betah..

    bhahahha...jadi ngebayangin baju bertuliskan rumusnya...nyatanya pada masuk ga tu rumus di tes?
    klo kata gua, binus banyak kok melahirkan enterpreneur2 muda...go ahead yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang, toefl itu sadis.
      gue nggak terlalu merhatiin rumus apa aja yang ada di baju... saking serius ngerjain soal mat nya :")

      iya, si bong chandar setau gue dari binus

      Delete
  14. Wih, mantep nih udah milih HI. :))
    Peluang emang bikin mumet. Soal maksimum-minimum aja gue udah lupa. Muahaha. XD
    Ng... puisi ada tahun-tahunannya gitu? Gue baru tahu.

    Oalah, bersambung segala. :/

    ReplyDelete
    Replies
    1. antara berani dan bunuh diri sih bro sebenarnya milih HI ini :")

      Delete
  15. toefl emang serem , dari dulu mau ikut test itu gak jadi

    ReplyDelete
  16. binus keren, ternyata pilih HI, nggak usah bingung, semua jurusan bagus, tergantung persepsi kita sendiri bagaimana jurusan tersebut. Menciderai otak, itu kata-katanya dapet dari mana y? Wkwk. Yang pasti abis dari tes itu, pasti dapat pengalaman. Kalo bisa sih, nyoba tes di universitas lain. Semakin banyak pengalaman, semakin mantap. Nggak usah bingung lagi mikirin jurusan, orang udah keterima kayaknya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu kata-kata yang didapat dari otak gue ketika dia sedang hamstring.

      Delete
  17. wah calon mahasiswa baru nih. semangat bro!
    soalnya menjadi mahasiswa baru itu susah susah gampang, harus dijalani dengan akal sehat dan raga yang kuat haha.

    saya sendiri udah mau lulus malah, dan ternyata menjadi mahasiswa tua cobaannya lebih berat dari mahasiswa baru :"

    ReplyDelete
    Replies
    1. setidaknya, masih mahasiswa tua...
      belum mahasiswa abadi kan :")

      Delete
  18. Ehmm, HI ya jev. Keren kok jurusannya, asalkan lu jangan kebanyakan baper kedepannya. Galau ngerjain tugas, kuliah dan seterusnya...

    Eh, menurut gue wajar ajalah kalo Toefl dari HI harus 500. Kan namanya urusan internasional, pasti harus begitu.

    Semoga hasilnya jeng-jeng ya jev. Semoga diberikan kelancaran selama prosesnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga aja nggak baper. amin...
      itu toefl bukan cuman buat HI, tapi semua jurusan broh

      Delete
  19. Kamprettt udah penasaran sama hasil'a malah bersambung -_-

    ReplyDelete
  20. hati hati dengan semua itu otak lo jadi berkarat jev hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan cuma berkarat, tapi udah kram. malah kemarin sempat hamstring

      Delete
  21. cie calon anak HI, ditunggu hasilnya yaahhh, seribet itukah masuk binus waw

    btw itu soal bahasa indonesianya serem amat sih sampe ditanya angkatan tahun puisi gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak ribet-ribet aman kok... cuma gue aja yang rada ribet.

      Delete
  22. jadi gimana hasilnya ? terus soal nya susahan mana sama UN ? hahaha .. semoga berhasil masuk dengan beasiswa yaaa 80% lah (maunya) hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hasilnya... ada lah. cukup bagus.

      Delete
  23. Wah, sudah mulai masuk dunia kampus ya?

    Hahaha.

    Manfaatkan masa Mahasiswa dengan sebaik-baiknya, Mas Jev :)

    Ada banyak kenangan yang nantinya akan lahir.

    Isi masa-masa kuliah dengan kegiatan positif.

    Asah softskill.

    Berkaryalah :)

    ReplyDelete
  24. Berani nerima konsekuensi.. keren.

    Pelajaran yang paling gue benci adalah pelajaran yang make angka dan rumus, seperti.. ah sudahlah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenernya, gue bahkan nggak tau konsekuensi apa yang akan diterima :")

      Delete
  25. DAN HASILNYA ADALAH..... BERSAMBUNG!
    HAHA sumpah ini sinetron abis jev..

    Bikin penasaran aja jev, gimana hasilnya ? Sukses kagak?

    Semoga dapet beasiswa di Binus, lumayan bisa buat bekal ngecengin cewek-cewek binus, semoga sukses ya!
    Oiyaa titip salam ya, Buat Raisa! X)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sukses kok broh! makasih bro, amin!

      Delete
  26. jiaaahhh..bersambung..
    ude kayak tersanjung aje lu jev :D

    ReplyDelete
  27. Jiahh Si Jev akhirnya jadi maba... Biar gak Tegang jangan lupa kendorin celana... hahaha *gagal fokus*

    ReplyDelete
  28. Ohiya, mau nanya dong! Itu judulnya "Demi Panji Universitas" itu apa?? Kok gue krg paham yak. wkwk.

    Wahh, Binus.. Binus Anggrek, gue prnah tuh ksitu taun lalu pas ada Tour kampus gtu. Gokil emg binus cakep abis! Ada mallnya di bawah, men!! :'D Ya bkan mall jg sih, lbh tpatnya foodcourt gtu, ada kaepci dan sdara2nya lah. Ruang Audiovisualnya jg mantep abisss... Bagusan ini drpda XXI :')

    Asik, akhirnya milih HI nih Jev? Hati udh mantep nih? Haha. Yaudah smga sukses di jurusan ini yak, Jev! :D
    Tes mtk... ah sudahlah.. Bhs Indo emg baca teksnya serasa didongengin. Psikotes, yg pola2 gambar gtu bkin otak mendidih. Toefl? Kacauu! Vocabnya sadis bet! Hayati angkat tgn dahh.. Listeningnya sih okelah, tp gatau knp lama2 gue malah ngantuk pas listening._.

    Yaelah msh ada lanjutannya toh.. Capek jg kalo msti tes ulang lg tuh._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. panji itu artinya bendera, sis. jadi demi bendera universitas... biar hiperbola gituk :")
      masa sih binus se elit itu menurut lu?! malah gue bilang... binus anggrek rada mirip mangga dua. atau lebih tepatnya lagi, mangga 2 yang di cat warna bitu..

      Delete
  29. Udah mantep masuk HI nih kayaknya, jadi selama ini kegalauan lo akhirnya berujung ke HI Jev..
    Perjuangan lo buat ikutan test juga gaul, sampe2 niat banget latihan soal sebanyak itu ... ya sama kayak orang2 yang lagi belajar buat tes CPNS gitulah..

    Btw, kayaknya kampusnya keren tuh, keliatan elegan banget .. semoga lo bisa lulus dan dapet beasiswa di atas 50% ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya masih galau juga bro, apa HI ini pilihan yang tepat atau enggak. tapi, yaudalah.. nikmati saja :)

      Delete
  30. Jadi hasilnya gimana jev ?

    ReplyDelete
  31. Wah dikit lagi udah jadi mahosiswa nih, eh mahasiswa maksudnya
    Keren-keren banget deh, lanjutkan perjuanganmu nak semoga engkau lulus
    Dan bisa merasakan dimana pola hidupmu di kampus akan berputar.
    hehehe

    Sukses terus gan, maju terus dan lulus masuk universitas ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. maho.. manusia hoki.
      thanks gan..

      Delete
  32. aku juga pernah denger katanya universitas bina nusantara memang salah satu universitas swasta terbaik di indonesia, semoga km lolos ya, semangaatttt !!! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti denger dari orang binus...
      dari marketingnya kan..
      atau rektornya..

      Delete
  33. Biar terbebas beban nya, mending lepas aja baju nya saat ngerjain tugas hahaha

    ReplyDelete
  34. Hahaa apa-apaan ini angkatan 69, ejakulasi.
    Jangan nodai kesucian gue. Tolong.

    Hmm TOEFL. Gue masih repot mempelajari buku itu. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. daripada angkatan 45 atau 66, mending 69 kan..

      Delete
  35. Empat jam :3 Kepala berasap gak? xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. berasap... malah asapnya sampai ke sumatera

      Delete
  36. Aduh, Jef. Aku bacanya hampir nahan mual. Gila, kebayang test-nya selama 4 jam full. Belajar keras banget. Huft.
    Btw, liat gedungnya yang beberapa lantai, bikin w takut siah. Ih, serem.
    Semoga ada keajaiban, Jef!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu cuman 8 lantai kok... apa seramnya -__-

      Delete
  37. Aku dulu pengin juga ikut jurusan yg km minati, tp akhirnya milih sastra, hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setidaknya kalau di binus, HI sama sastra berada di satu naungan.

      Delete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>