Wednesday, April 6, 2016

The Fault in Our Trip


Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi ujian nasional. salah satunya adalah dengan jalan-jalan sekaligus refreshing mengasingkan diri dari polusi udara ibukota. semenjak ujian nasional nggak lagi menuntukan kelulusan, belajar bukanlah satu-satunya cara, fellas. 




Beberapa waktu yang lalu, ada sekumpulan orang yang terdampar di salah satu pulau yang ada di kepulauan seribu. awalnya mereka terdampar disana dengan berbagai macam ekspektasi yang telah dirancang. mulai dari snorkeling, diving, sepedaan, banana boat, dan beberapa aktifitas lainnya. lantas, apakah ekspektasi yang ada berbanding lurus dengan realita? ya, tentu saja tidak. yang terjadi adalah mereka terdampar di pulau itu selama kurang lebih satu jam saja hanya untuk mencoba masakan padang yang nggak enak-enak amat lalu kembali pulang. dan gue adalah salah satu dari "sekumpulan" orang yang terdampar di pulau dengan nasi padang yang nggak enak-enak amat itu. BANGKE. 


****


Ini semua dimulai dari pelabuhan sunda kelapa.


 boyband gagal audisi..


Pagi itu,  aku (aku?????!) bersama dengan 6 orang lain tiba di pelabuhan sunda coconut dengan rencana awal akan menaiki kapal yang bernama nusantara 46, sebuah kapal khusus pulau seribu yang belum lama ini diresmikan  oleh Mr. governor ahok. dengan  menggunakan baju yang terbilang cukup santai, celana pendek, dan kacamata berbagai macam warna, sepintas kami terlihat seperti boyband yang abis gagal audisi. atau lebih tepatnya lagi, boyband abis gagal audisi yang sedang mencari kapal untuk mengasingkan diri ke pulau.   menurut sumber yang terpercaya, kapal perintis nusantara 46 bisa membawa para turis ke pulau manapun di pulau seribu dengan harga Rp. 15 ribu saja. iya cuy, nggak nyampe 20 ribu. nggak perlu merogoh kocek terlalu dalam dengan kapal cepat, cukup 15 ribu per kepala aja kita bisa sampe di pulau seribu dengan aman. ke pulau seribu tak lagi mahal, fellas. itulah sebabnya kenapa kita harus kembali memilih ahok di 2017 nanti, hahaha! hastag ahok for 2017, hastag promosi terselubung.

Gue sempat hampir gigit jari karena ada rumor yang mengatakan kalau kapal nusantara 46 ini masih belum kembali dari perjalnannya ke salah satu pulau yang ada di kepulauan seribu kemarin. tapi dengan restu semesta, ternyata kapal nusantara 46 itu sudah kembali berlabuh dan akan beropreasi mulau jam 8 pagi. halleluya. dan ternyata, kapal nusantara 46 ini lebih besar daripada yang diperkirakan. karena harganya yang cuman lima belas ribu, awalnya gue kira nusantara 46 ini adalah sejenis kapal nelayan yang biasanya digunakan oleh para nelayan untuk memancing. ternyata tidak begitu, fellas.

Kapal nusantara 46 ini sama seperti kapal-kapal besar pelabuhan lainnya, fasilitasnya juga nggak kalah keren. dan ternyata, ada banyak ranjang dan ac di dalamnya. total mungkin ada ratusan ranjang bertingkat di lantai atas dan di lantai bawah dengan beberapa fasilitas lainnya. gokil. gue tiba-tiba curiga, apa nggak salah ini harganya 15 ribu. tiba-tiba gue teringat dengan film the traffickers, salah satu film thriller korea yang bercerita tentang penjualan organ tubuh manusia di atas kapal. jangan-jangan ini harga 15 ribu cuman sebagai pancingan saja, jadi ketika gue dan beberapa teman sedang terlelap dalam tidur diatas ranjang bertingkat itu, tiba-tiba datang si nahkoda kapal dan abk-abk kapal lainnya membawa tubuh kami ke ruang rahasia yang ada didalam kapal. lalu lambung kami diambil, bola mata dicungkil, dan ginjal dikeluarkan untuk dijual. lalu tubuh kami dihanyutkan ke laut. tapi, semoga saja hal itu hanya merupakan fantasi liar semata dan tidak benar-benar terjadi. amin.



anggap saja kamar sendiri



bukan anak buah kapal
on the way, shutter island

Karena nggak banyak pulau yang bisa menjadi pilihan waktu itu, maka pulau pramuka adalah pilihan yang paling waras dengan estimasi tiba sekitar 5 jam dari pelabuhan. namanya juga kapal nggak cepet, makanya agak lama. rencana awalnya adalah kita akan pulang hari. pergi ke pulau dengan kapal nusantara 46, melakukan beberapa aktifitas sampai malam hari, lalu kembali pulang ke jakarta dengan kapal lainnya. tapi tunggu, jangan senang dulu, ini baru ekspektasi awal.  

Nggak terlalu banyak hal yang bisa dilakukan di atas kapal. tiduran di ranjang, jalan-jalan ke sana sini, turun ke lantai bawah buat main biliar dan ternyata di kapal tersebut nggak ada fasilitas buat main biliar, hingga akhirnya kami meratapi hidup di spot paling adem kapal yang terletak nggak jauh dari ruang nahkoda.  asli, itu salah satu tempat paling asik buat merasakan angin laut tanpa merasa kepanasan. tiba-tiba fantasi liar ini kembali bermain. apa jadinya kalau kapal ini dibajak perompak, lalu sang perompak minta tebusan?! atau, bagaimana kalau ternyata kapal ini ketahuan melakukan illegal fishing, lalu diledakkan oleh mentri susi?! dan.. apa jadinya, kalau kapal ini tiba-tiba kandas karena tertabrak batu es, dan skoci yang ada hanya diperuntukkan bagi anak-anak dan wanita? lalu gue mengapung diatas dinginnya laut dengan sebuah pintu kulkas minuman bersoda yang ada didalam kapal. lalu kapal penyelamat datang. lalu gue meniup pluit sebagai tanda kalau gue masih hidup. lalu terdengar backsound my heart will go on dari soundtracknya titanic. uhuk.

Setelah kurang lebih 5 jam berada diatas kapal, akhirnya kami mendarat di pulau pramuka jam setengah dua siang. asik.





Sampai di pulau itu, beberapa aktifitas langsung dirancang. cari tempat snorkeling, diving, dan teman-temannya. semua berjalan indah sampai pada akhirnya ada bapak-bapak dengan postur cukup gemuk yang datang menghamipir kami. beliau menawarkan penginapan, karena katanya tidak ada kapal lagi yang bisa membawa kami pulang di hari itu juga. karena kapal selanjutnya akan datang di esok hari, dan menyisakan kapal cepat dengan harga tiket cukup mahal yang bisa membawa kami pulang. TUNGGU DULU, APAHH?!

menurut sumber yang terpercaya, ada kapal yang bisa membawa kami pulang hari di jam 7 malam nanti, tapi ternyata itu hanya mitos kawan-kawan! holy sit. karena mendadak stress, kami pun memutuskan untuk mencari rumah makan. dan rumah makan yang kebetulan ada waktu itu adalah rumah makan nasi padang dengan lalat yang agak sedikit banyak didalamnya. nggak banyak menu yang ada disana, cuman ada telor, rendang, dan beberapa menu lain. makan pun jadi nggak tenang karena kepikir sama kata-kata bapak gendut itu tadi. agar bisa tenang, setelah makan kami mencoba untuk mengklarifikasi kepihak dinas perhubungan yang ada di pulau itu.

Situasi horror pun ternyata terus berlanjut, ketika selesai makan makanan padang dan berusaha untuk bertanya kepada dinas perhubungan, ternyata ada beberapa warga yang kembali menawarkan penginapan kepada kami. ASLI MEN, entah kenapa gue berasa kayak lagi di dalam film shutter island. serius. setiap kali mencoba untuk keluar dari pulau, pasti ada aja halangannya. gue jadi curiga jangan-jangan di pulau tersebut ada mercusuar untuk eksperimen pembedahan otak kayak di film shutter island dan kami akan dibawa kesitu. tapi sekali lagi, semoga itu hanya fantasi liar semata. 

Setelah  bertanya kepada pihak dishub, ternyata masih ada kapal cepat yang bisa membawa kami pulang hari itu juga, dan kapal itu... akan berangkat di jam 3 siang. holy sit, sisa setengah jam lagi dan kami harus berunding apakah akan pulang atau menginap. kalau pulang, liburan ke pulau ini akan terasa sangat sia-sia. tapi kalau nggak pulang, besok sekolah. mati lah kau. sepintas terputar ekspektasi snorkeling dan aktifitas lainnya yang terancam gagal karena kekejaman realita yang ada. kami tidak punya banyak waktu, kami harus segera memutuskan. tiba-tiba suasana yang terasa seperti sedang berada di film shutter island langsung berubah seketika, menjadi suasana seperti di episode spongebob yang sedang menunggu bus di rock bottom lalu tiba-tiba beliau kelewatan bus sampai dengan bus yang terakhir. lalu beliau pulang ke bikini bottom dengan mengendarai balon yang ditiup oleh pria tak dikenal. dan permasalahannya adalah, NGGAK MUNGKIN GUE PULANG NAIK BALON. 




Setelah berunding cukup lama..


Sekitar 23 menit 47 detik kemudian..



Setelah perundingan yang cukup alot dan a lot, akhirnya kami lebih memilih sekolah. nggak jadi nginep. nggak jadi snorkeling. nggak jadi sepedaan, diving, dan kawan-kawannya. kami memesan tiket kapal cepat dengan harga satu tiket 125 ribu. kami merasa gagal.


see you again
****

Ini benar-benar nggak keren men. hidup memang kejam, ekspektasi yang ada benar-benar berbanding terbalik dengan realita yang ada. ekspektasi awal kami adalah pergi ke pulau dengan kapal ahok, tiba di pulau dengan penuh kemenangan, snrokeling lalu diving lalu banana boat lalu melakukan hal-hal lainnya. lalu kembali ke pelabuhan dengan penuh kememangan. tapi yang terjadi adalah... tiba di pulau setelah perjalanan 5 jam, lalu makan nasi padang, lalu memesan tiket kapal cepat yang harganya lebih mahal 8x lipat dari tiket kapal nusantara 46, lalu kami pulang dengan penuh kekalahan. cuman satu setengah jam di pulau, dan kami ke pulau hanya untuk MAKAN NASI PADANG. 


what a dumb way to spend money.

62 comments:

  1. Oke the trafficker en shutter islandnya gue catet tuk stok movie weekend :D
    Hahaaa tu bapak bapak niat smat ya buat diinepin..
    Untung deh ada kapal pulang klo ga lu dkk bisa dijamu nasi padang dengan sedikit lalat sampe keesokan harinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan dicatet.
      kapal pulangnya mahal tapih... mending dijamu nasi pada sekali lagi deh.

      Delete
  2. Keren y makan nasi padang sampe nyebrang pulau trus naik kapal yg harganyya 15 ribu
    Sungguh perjuangan yg berat untuk makan nasi padang
    Padahl nasi padang banyak loh disini juga
    G perlu naik kapal 46
    Kapal 46 sama rossi ada hubungannya engga? Apa jgn2 yg buat itu fansnya rossi ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena maka nasi padang di kota sudah terlalu mianstream..
      sejujurnya pada awalnya gue juga memikirkan korelasi antara nomor 46 di kapal itu dengan valentino rossi.

      Delete
  3. Gile, Jev. Segitu kayanya lu sampe beli nasi padang aja nyebrang pulau. Ongkos tiket kapal bisa dipake beli nasi padang berapa kali tuh? Mungkin belum waktunya seneng-seneng. Setelah lulus kuliah mungkin bisa.

    ReplyDelete
  4. Cie yang makan nasi padang jauh-jauh harus naik kapal :-D

    ReplyDelete
  5. Imajinasimu itulo dikondisikan ya nak.
    Warbiyasah, berarti besok-besok harus dipersiapkan secara matang, gabisa sembarangan, apalagi cuma set. jam Ya Allah buang-buang duit.
    Dear Blogger JABODETABEK,
    Leh ugaa nih jalan-jalan kesinii.

    ReplyDelete
    Replies
    1. imajinasi adalh awal dari sebuah inovasi. asik..

      Delete
  6. Ini liburan jauh diluar ekspektasi banget Jev, duh sedih-sedih penggel nyenggol deh liburan seperti dikejar deadline gitu yak. tapi gpp lah setidaknya sudah refresh otak juga kan haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini bukan ngerefresh mbak,

      ngerestress.

      Delete
  7. Wkwkwkk kocak banget bacanya. Ngapain sih nyari nasi padang ampe nyebrang pulau? Noh depan blok tanah abang juga banyak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kalau tau bakal begini endingnya gue juga lebih milih ke depan blok tanah abang.. :")

      Delete
  8. Ciee yang eksis bareng Go Pro, memang travelling itu takkan terasa lengkap kalau ga ada dokumentasi. Semuaa gambar yang elu ambil, keren semuaa! Jadi pengen punya Go pro hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. ikut lomba blog bro makanya :))

      Delete
  9. Yaaaaa kok gue sedih yaa. Awal baca seneng. Lihat lu sama temen temen naik kapal nusantara 46. Seru parah. Apalagi fasilitas di dalamnya terbilang lengkap.

    Tapi nggak jadi ya Jev. :(
    Padahal baru sampei jam dua siang. Tapi nggapapa. Kalian tetep memilih sekolah. :))
    Kapan-kapan jalan-jalan kayak gini, snorkling, diving yg kayak kalian harapkan itu harus jadi ya. Trus ceritain lagi di sini. Hehheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini memang cerita yang sad ending :(

      Delete
  10. OMG ke pulau cuma makan nasi padang doang... Luar biasa, Jev... Hahaha...
    Kadang hidup emang gitu, ekspektasi dan realita gak selamanya sama. Yah, nikmatin aja Bro... Gara-gara pengalaman itu lu jadi bisa bikin tulisan begini.. Salut...

    Eh masih nggak percaya itu naik kapal cuma 15ribu... Seriusan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. serius. 15 ribu.
      makanya ahok harus dipilih lagi :)

      Delete
  11. Keknya lo belum cocok jadi Traveller ni Jef. Yaudah, jadi penulis aja. Ya, soalnya ngenes bener. Gue baca Ekspektasi lo sebanyak itu dan endingnya cuman bisa makan Nasi Padang aja, harus pindah ke pulau.. BUset...

    Mending sini, duitnya buat gue ngamal. Ada baiknya, kalo mau membuat sebuah perjalanan, rute dan lokasi dipahami dulu. Biasa agendanya gak berantakan. INi mah, Gatot (Gagal total). Ya, semoga kedepannya lebih baik lagi plannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, agak nyesel juga nggak direncanain matang2..

      Delete
  12. Hahaha, anjay banget, pergi ke pulau cuman makan nassi padang terus pulang. Saran gue sih, Jev, itung-itung dulu waktu yang mau dipakai sama jadwal transportasinya. Gue kalo mau refreshing banreng temen juga seringngelakuin itu. Tapi lebih seringan ngga sih~

    ReplyDelete
    Replies
    1. perencanaan yang matang itu memang penting...

      Delete
  13. Ya, setuju semenjak UN bukan jadi penentu kelulusan cara memperjuangkannya nggak hanya belajar, tapi dengan cara broadcast "barang siapa yang tidak menyebarkan pesan ini ke 10 orang maka akan tidak lulus"

    Makan nasi padang ke pulau pramuka, kenapa namanya gak diganti aja jadi nasi pramuka gitu?
    Kesimpulannya, lu udah kebanyakan nonton film yang genre thriller. Akibatnya jadi suka berpikir yang aneh-aneh, ingatlah film itu hanyalah bagian dari konspirasi laminating, remason dan kroni-kroninya. Waspadalah waspadalah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. mantap, kesimpulan yang cukup prima dari agan yang satu ini.

      Delete
  14. Lahh, kok cuman makan nasi padang aja terus pulang? Kan sayang bro nggak nikmatin keindahan alamnya dulu. Mungkin memamng gara-gara bapak Gendut itu yaa yang nakutin disuruh nginep soalnya nggak ada kapal yang berangkat lagi. Tapi ujung-ujungnya ada kapal yang berangkat tapi harganya 125rb mahal banget haha. Ya lain waktu mungkin bisa lah balik lagi kesitu terus snorkeling, diving, dan lain sebagainya.

    Pikiranmu kok liar mulu sih bro, bayangin yang enggak-enggak mulu haha. Tapi selama perjalanan emang aman-aman aja kan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. #SEMUAKARENABAPAKBAPAKGENDUT

      Delete
  15. Jalan jauh2, lintas pulau, cuma buat makan nasi padang. What de trip :v
    Tapi gpp jev, yg penting kau selamat. Otak lu ga di ambil. Tubuh lu ga dihanyutin ke laut

    ReplyDelete
  16. Keren banget cuma makan nasi padang harus nyebrang pulau. Itu juga gak enak2 amat lagi.. haha

    Kadang ekspektasi gak sesuai realitanya. Masih aa lain waktu bang!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hukum ekspektasi yang berbanding terbalik dengan realita teraplikasikan disaat itu bro.
      kalau di pelajaran ekonomi, semakin jauh ekspektasi dari realita.. maka kurva indeference akan tidak jauh dari angka nol. #halahtaikkucing.

      Delete
  17. Ngakak sumpah, ngahahahahahha
    Dari judul udah sinetronish abis. Dan ternyata kalian rombongan boysband yang gagal audisi cuma ditakdirkan untuk berada di pulau sejam doang. Yaelah kenaoa gak nyusun itinerary yang bener sih, hahahaha
    Selamat pulang dengan kekalahan

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalah itu memang sakit, sis.

      Delete
  18. yaelah jev, kasihan banget sih, miris tau bacanya.. dateng jauh2 eh sampai tempat tujuan semua ekspektasi kalian g terwujud. mungkin belum rejeki jev, besok kalau udah lulus sekolah berseragam (baca SMA) baru dah jalan2 beginian lebih asoy. sabar ye.. bentar lagi bakal ngerasin jalan2 beneran yg ajib!

    ReplyDelete
    Replies
    1. lulus sekolah, nyari kerja dulu mbak yang dipioritaskan buat menghilangkan suntuk menunggu kuliah :)

      Delete
  19. miris banget sih cuy
    padahal di kalimat awal''nya, cara yg baik menghabiskan waktu liburan adalah dengan jalan''. tapi ga nyangka secepat itu juga sih ya. berarti singgah bentar, setelah berlayar selama 5 jam, ketemu bapak'' gendut, kemudian ke dinas perhubungan, dan terakhir makan. wah....
    tapi kalo gue jd elu sih, kayaknya yaaa.... gpp deh bolos sekolah sehari doangan ini.
    eh tapi, itu beneran ga ada yg kapal malem yak?

    coba lain kali, mungkin lebih hoki

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bro, untung ada di na sperhubungan disitu.. kalau enggak, gue berasa kayak di shutter island beneran dimana tokoh antagonisnya adalah si bapak-bapak gendut.

      Delete
  20. Witwiw yang jalan-jalan, yang refreshing,,, iya itu kalo pake imajinasi liar, entar jadi kayak di film horor, ADA MAKHLUK LAUT PIRATES OF CAREBIAN muncul dari laut hahahahahaha.. :) Jef, itu foto yang on the way shutter island, kalo rambut botak sesenti serius kayak-kayaknya elo mirip-mirip Samuel Rizal, badan kurang gede aja kali ya wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk kesekian kalinya, gue akan berkata.. demi apapun gue berbeda jauh dengan doi. trims.

      Delete
  21. hahaha
    ini cerita jalan-jalan yang paling kacau..
    ngakak banget baca cerita perjalan kamu..
    khayalan kamu juga terlalu kemana-mana.. kebanyakan nonton film horror mungkin ya..
    saya pikir kamu bakalan nginep di situ, eh ternyata masih inget sekolah juga..
    bagus.. anak pintar..
    di tempat kamu tinggal emang ngak ada jual nasi padang ya sampai harus nyebrang ke pulau buat makan nasi padang? hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. katakan saja antara ada dan tiada.

      Delete
  22. Ini perjalanan lu kok sedih amat, sih? Gue waktu itu nggak naik dari Sunda Kelapa kalo mau ke pulau. Naiknya dari Tanjung Pasir. Ahaha. Harganya 40 ribu, udah pulang-balik. Tujuannya ke Pulau Untung Jawa tapinya. XD Terus kalo nggak salah cuma sekitar 1 jam, nggak sampe 2 jam.

    Nggak sekalian ke Padang aja? :p

    Btw, blog gue pindah ke akbaryoga(dot)com, Jev. Makasih. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah , lumana sih pulang pergi 40k. tapi pulau untung jawa nggak seindah pulau pramuka bruh, cuma jembatannya doang bagus. semacam photogenic.

      Delete
  23. Saya baru tau kalau ada pulau pramuka :D
    tpi emg si rasanya kesel banget dateng jauh sesuai dengan expektasi yang kita bawa
    tpi kenyataanya ga sama sekali sesuai

    ReplyDelete
  24. Wahahaha kayaknya fantasi liar lo selama liburan nyeremin semua Jev. Itu liburan tapi pikiran negatif mulu, curiga nggak tambah fresh tapi malah tambah stress. :D

    Tapi dari foto sih lo baek2 saja, mata nggak dicongkel, otak nggak diambil, kapal nggak dibajak Yonkou (Yonkou ??), dll
    Seru juga liburannya, dan semoga Ahok jadi gubernur lagi di Tahun 2017. Apasih??

    ReplyDelete
  25. Sebuah sejarah tuh bang, jauh-jauh ke pulau pramuka buat makan nasi padang ajah karena makan nasi padang di kota jakarta udah mainstrem banget. bakal jadi bentuk treveling baru nih, berangkat, datang, makan terus pulang deh. mungkin juga karena kebanyakan ekspetasi jadi seperti itu deh hasilnya. tapi ngak apa deh yang penting bisa naik kapal cepet yang harganya bisa elo buat beli jajan ciki yang banyak :D hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. entahlah, antara inovasi dan blunder beda tipis.

      Delete
  26. Kalau mau main-main ke pulau dan snorkeling gitu sih bagusnya nginep aja. Mana mungkin cukup waktunya. Bodo amat dengan sekolah, gue lebih milih snorkeling XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayangnya, gue nggak nginep. itulah mengapa cerita ini berjudul the fault in our trip. uhuk

      Delete
  27. Sedih bacanya, Jev. Tapi nggak papa, kalian hebat. Pendidikan tetap nomor satu. Yeaaaaah~

    Itu serem banget imajinasi kamu. Yang Shutter Island apalagi. Huahaha. Pas baca endingnya, aku ngebayangin kalau ini dijadiin video trus jadinya kayak adegan ekpetasi vs realitanya (500) Days of Summer, kayaknya bagus. Huehehe. *ngaco banget dah*

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh, ekspektasi vs realita di scene 500 days of summer itu salah satu scene yang legend.haha

      Delete
  28. AHAHAHAHAHAHAHAHA YAARABB, Jef. Aku turun sedih. Bentar, kenapa ke Pulau Pramuka-nya nggak abis UN aja napa? Terus perginya Jumat atau sabtu. Kalo minggu kan... Mepet. Gitu.
    Ya pantes aja lah, murah 15k. Perjalanannya murah. Ah, kebanyakan fantasi mulu. Tapi baek-baek, kan?
    Kamu kebanyakan duit, beli nasi padang jauh banget. Nyebrang pulau lagi. Capek nggak? Aduuuuhhh. Maafkan. :(
    Yaaa jadiin pelajaran aja. Aku tau agendamu matang, tapi waktunya aja kurang tepat. Semoga lain hari bisa ke sana lagi! Nanti mah jangan beli nasi padang. Mending bawa makan sendiri. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sesungguhnya, gue pergi ke pulau hari senin. perencanaan cukup matang, hanya saja apa yang sudah direncanakan tak sejalan dengan apa yang terjadi.

      Delete
  29. Fantasi kamu liar banget, Jev. Shutter Island, itu film yang nggak aku pengin untuk ditonton 2x. Really, horror abis filmnya. Suram dan menyeramkan. Tapi ya nggak bohong sih, emang keren banget filmnya. Bikin mikir keras. Tapi... rasanya aku jadi takut untuk liburan ke pulau gara-gara cerita kamu tuh.

    Sebenernya sedih sih denger cerita kamu. But I dont know, ceritanya malah pengin bikin ketawa hahaha. Sori sori. Emang gitu ya, kadang ada aja yang tertawa di atas penderitaan kita. Aku bingung deh, itu kamu kebanyakan duit apa gimana ya? Nyari nasi padang aja mesti sampe nyebrang pulau segala dan pake kapal cepat dengan harga 8x lipatnya kapal Ahok?

    Absurd abis...

    Tapi semoga kamu bisa ambil pelajaran dari cerita itu. Jangan bego untuk kedua kalinya yap!

    ReplyDelete
    Replies
    1. semenjak beberapa penduduk menawarkan rumahnya untuk diinapi dan kapal terakhir akan berangkat sebentar lagi, gu ebenar-benar merasakan scene shutter island. scene dimana gue dipaksa untuk tidak meninggalkan pulau tersebut..

      Delete
  30. Jev, Asli, gue ngakak bacanyaah! Bener2 petualangan yg sangat mengenaskan! Nyebrang pulau 5 jam, nyampe pulau cuma buat makan nasi padang yg kaga enak. Abis itu pulang lg dgn tiket kapal yg mahalnya 8x lipet. Zuper sekalih!
    Ada2 aja lagian, liburan pas bskannya sekolah :/ Mana enak, jd mepet gtu. Kalo mau pada bolos lebih greget lg pasti tuh.. Wkwk.

    Hmm.. Imajinasi org yg sering nnton film thriller gini nih._. Etapi malah ada spongebob jg yak. wakakak

    ReplyDelete
  31. ya ampuuun. parah yah. jauh jauh nyebrang pulau cuma buat makan nasi padang. gagal men. elo gagal! ahahaha

    next sih harus direncanain mateng mateng! itu cuma kurang perencanaan ajah. lo harusnya sudah memperkirakan berangkat naik kapal apa pulang juga naik kapal apa.

    well, hayalan lo liar abis! kebanyakan nnton film horor sih.

    ReplyDelete
  32. Rasanya antara sedih campur nelangsa, tapi pengin ketawa. Jauh jauh ke kepulauan seribu cuma buat makan nasi padang hahaha ngapain jauh jauh jev, di jakarta daratan warung padang juga banyak kan X)

    #AhokForDKI12017 ternyata Hastag terselubung, buzzer :D

    ReplyDelete
  33. hahahahaha, haduh jev, ngakak banget nih bacanya :D.. pengalamn paling keren seumur idup yak ;p. baru kali ini ke pulau seribu cuma utk makan nasi padang hihihihi...

    ReplyDelete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>