Monday, August 8, 2016

Lelah di Marina Bay Sands, Lemas di Merlion


Setuju nggak setuju, yang namanya jalan-jalan ke Singapore itu belum kerasa kalau belum pergi ke Merlion sama Marina Bay Sands. Ya begitulah, karena sejatinya Merlion dan Marina Bay Sands adalah 2 buah ikon yang Singapore 'banget'. Yang satunya Landmark negara, yang satunya lagi pusat hiburan terbesar. Semuanya terbukti, dari banyaknya pelancong-pelancong yang foto di depan Merlion ataupun di Marina Bay Sands terus di upload ke Instagram. Terus di kasih caption, 'A day in Singapore', atau kalau enggak.. 'No caption needed'. Ya begitulah.

Karena itulah, di hari kedua ini gue, kakak gue, dan nyokap melanjutkan perjalanan menuju 2 ikon abadi Singapore itu. 


Lil India


Perjalanan kami kembali dimulai dari Little India. Karena memang disitulah Hotel kami berada. Nggak jauh dari hotel, ada semacam bioskop, namanya Rex Cinemas. Kalau gue tebak, isinya film Bollywood semua dan yang nonton kebanyakan orang India. Atau, malah orang India semua yang nonton. Entahlah. 

Dari Little India, kami naik MRT menuju Marina Bay Sands. Harga pasti dari tapping kartu saldo MRT nya sendiri gue nggak tau. Mungkin enol koma sekian dolar sekali tap. Buat masalah transportasi, Singapore memang lebih sejahtera daripada Indonesia. Polusinya sedikit, jalanannya bersih, orang-orangnya taat lalu lintas, sejahtera lah pokoknya. MRT nya pun bersih, baik di stasiun ataupun di dalam MRT nya sendiri. Konon katanya, ada larangan buat makan di dalam MRT atau juga stasiun MRT nya. Kalau ketahuan makan, nanti bisa kena denda pake $ingapore dollar. Konon juga katanya, salah seorang dosen kakak gue pernah kena denda karena memainkan kartu MRT nya dengan cara di keplek-keplek sehingga membuat suara berisik. Katanya, bunyi keplekan kartunya itu mengganggu ketenangan. Ya namanya juga negara maju, suka-suka lu deh sing..

waitin'


standin'

silau bray


Sebelum ke Marina, kami pergi ke museum nasionalnya Singapore dulu. Wisata sejarah, gitu. Nggak terlalu banyak hal yang bisa diliat dari Museum itu. Gue nggak terlalu merhatiin malah, di dalem museum itu ada apa aja. Yang gue tau, waktu itu ada pasangan yang lagi foto pre wedding di museum itu. Dan museum itu didominasi oleh percakapan bahasa mandarin, entah itu orang Singapore nya sendiri atau turis dari China. 

panas


Sekitar jam 11 atau jam 12, perjalanan berlanjut ke Marina Bay Sands. Pake MRT lagi, pastinya. Perjalanan pake MRT itu melelahkan, sobat. Masuk stasiun, tap disatu pintu ke pintu yang lain, naik eskalator, nunggu MRT, kadang desak-desakan. Tapi nggak apa-apa, naik MRT itu asik juga, kok. Sekitar jam 1 siangan, kami tiba di mall Marina Bay. Ya, mall nya ellite sih, emang. Tapi terdampar di mall Marina ini nggak berkesan-berkesan amat buat gue, karena penampakan dalem mall nya nggak jauh beda dari mall-mall di Jakarta. Jakarta punya 173 mall, bung. 

Perjalanan di Mall Marina Bay ini 'melelahkan'. Wanita memang benar-benar kejam! Gue nggak ngerti, kenapa yang namanya wanita itu kakinya mendadak jadi kuat banget ketika mereka berbelanja. Kakak dan nyokap gue menjadi bukti nyata, betapa kuatnya kaki seorang wanita ketika sedang berbelanja. Gue sebenernya agak kesel, sama kedua wanita ini waktu lagi di Mall Marina Bay. Mereka pergi ke toko-toko di Marina Bay Mall yang jelas udah ada di Jakarta. Mereka pergi ke Charles and Keith, padahal di Jakarta Charles And Keith pun juga ada di mall kayak Central Park. Kakak gue juga sempet-sempetnya beli parfum di Victoria Secretnya, padahal di mall kayak Taman Anggrek Victoria Secret pun juga ada. Ngapain jauh-jauh ke negri orang kalau beli barang yang bisa dibeli di negri sendiri?! Mending, kalau belinya di Singapore dengan catatan harga barangnya bisa lebih murah. LAH INI HARGANYA SAMA. MALAH AGAK SEDIKIT LEBIH MAHAL. KENAPAH MAMA.. KENAPAH CICIK... KENAPAHHHH?! 

'Kelelahan' gara-gara jalan di mall Marina Bay itu sangat gue rasakan. Pasalnya, jumlah bangku di setiap tokonya nggak sebanyak jumlah bangku di toko-toko yang ada di mall-mall Jakarta. Belum tentu di satu toko itu ada tempat duduk buat pembeli duduk. Syukur kalau ada, kalau nggak ada ya begitulah. Saat itu, gue benar-benar merasa kalau emansipasi gue direnggut dan dijajah oleh wanita. Dan lebih sedihnya lagi, wanita-wanita itu adalah keluarga gue sendiri. 


Chillin' at Marina Bay Sands Mall
di atasnya..

Untungnya, area  Marina Bay Sands ini nggak cuma terpaku pada mall doang. Karena sejatinya, Marina Bay Sands ini adalah pusat hiburan yang keren abis. Ada kolam renang infinity pool nya yang terkenal di lantai paling atas, tapi sayangnya infinity pool di Marina Bay Sands itu cuma bisa diakses sama pengguna hotel Marina Bay Sands doang. Padahal, dulu katanya yang nggak nginep di Marina Bay pun bisa nyobain infinity pool.

Selain mall, ada juga Gardens by the Bay, taman umum yang cukup terkenal di Marina Bay Sands. Kami sendiri nggak masuk ke dalem ruangannya, cuma jalan-jalan diluarnya. Sebelumnya, gue juga sempet mengitari Helix Bridge sebentar, sebelum akhirnya terdampar di Gardens by The Bay. Waktu itu cuaca di Marina Bay panasnya emang lagi kampret abis. 

Gardens by the Bay emang cukup asik buat diitari. Selain karena oksigennya sehat, tempatnya juga asik buat foto-foto.   

jefferson laay
helix bridge..


jefferson laay
helix bridge lagi..



Garden by the bay with motha n sista


Sampe sekitar jam setengah 6 sore, kami masih terdampar di Marina Bay. Gue yang udah lelah, jadi tambah lelah. Dari Marina Bay, kami masih harus naik MRT lagi Merlion park.  Niatnya sih, pingin mengabadikan foto di depan Merlion. Tapi percayalah, berpose di Merlion di waktu malam hari itu bukan perkara mudah. Apalagi, kalau kamera yang digunakan cuma kamera handphone. Handphone sekelas Iphone 6 pun kameranya masih kampret-kampretan.

Setelah terdampar di stasiun pemberhentian di Merlion, kami masih harus jalan lagi nyari-nyari dimanakah patung Merlion itu berada. Waktu itu, jam udah menunjukkan skitar pukul setengah 7 malam. Konon katanya, kalau mau foto yang apik di depan Merlion ini ada baiknya kalau di waktu langit masih belum gelap. Tapi apa boleh buat, karena terlalu lama di Marin Bay Sands, kami sampe di depan Merlion saat langit udah mulai gelap. 

Sebagai Landmark dari negara Singapore, Merlion ini emang kayaknya wajib buat dikunjungi. Dan statusnya sebagai landmark yang wajib dikunjungi ini juga lah yang membuat Merlion selalu rame meskipun udah malem. Waktu itu karena harus transit lagi dari MRT ini ke MRT itu, gue pada akhirnya terdampar di depan Merlion dengan lemas. Bukan cuma karena lemas jalan, tapi juga lemas karena ada banyak turis yang juga ngantri foto di depan Merlion. Beraneka ragam bahasa pun bercampur aduk waktu itu. Ada bahasa China, Indonesia, Bahaca China yang dicampur sama bahasa Indonesia, bahasa Tagalog, bahasa Inggris, bahasa Tagalog yang dicampur sama bahasa Inggris, bahasa kalbu, banyak lah. Yang jelas, jumat malam itu, berpose buat foto di depan  Merlion bukan lah perkara yang mudah. 

Karena udah gelep, Merlionnya pun nggak terlalu keliatan jelas. Giliran keliatan jelas, guenya yang gelep. Belum lagi waktu itu rame, setiap mau foto.. selalu aja ada turis China perusak foto turis negara lain. Gue pun yang sama kakak gue saling ganti-gantian buat fotoin mendadak berubah menjadi tukang parkir dadakan untuk mendapatkan angle foto yang sempurna. Dan kalau kami memang tukang parkir dadakan, maka kami adalah tukang parkir dadakan yang ketentramannya diganggu oleh turis China perusak foto...

"Iya ce... kanan.. kiri.. maju dikit, mundur dikit, ya.. Merlion nya udah cakep, iya lu ke kiri sedikit ce... iya... oke mantap.. siap ya, satu.. dua.. IYA ADA DUA CHINA DIBELAKANG LU..."  

Padahal gue sama cece a.k.a cicik gue juga China. Chinese, maksudnya. 

Kami pun terpaksa menunggu si turis China perusak foto itu buat pergi. Satu hal yang gue tau jelas malam itu adalah... foto di Merlion dengan angle Marina Bay Sands nya dapet dan Merlionnya juga dapet tidak semudah yang dibayangkan.


The fault in our Merlion part 1


The fault in our Merlion part 2


a night in singapore
pffttt


Setelah beberapa kali nyoba memfoto dan difoto, kaki gue benar-benar lemas karena jalan seharian. Sekitar jam setengah 9 malam waktu Singapore, kami meninggalkan Merlion untuk kembali ke Little India. Naik MRT lagi, transit lagi. Kebayang kan, capeknya. Sebelum sampe hotel, kami makan malam dulu di deket hotel pastinya. 

Dan begitu lah hari kedua ini berakhir. Lelah di Marina Bay Sands, lemas di Merlion.
Part Sebelumnya nya disini

47 comments:

  1. Gahaha wanita emang super setrong jev, klo uda diajak jalan2..yang jelas klo ke spore, sku paling sukanya di garden bay the bay..itu isinya kayak taman jurasicc, bunganya cakep2
    Emang di taman patung singa itu suka syusah fotonya, terlalu penuh turis, kudu nyari angle yang pas walo nunggunya musti antri, nice trip nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. begitulah.. wanita dan merlion sama saja, susah ditaklukan.

      Delete
  2. waw menggoda bangett jev fotonya, keren tempatnya ya.
    segitu susahnya ya mau foto? agakakgk..
    bener ya jalanan singapor bersih gitu, tentram. jd pengen kesana..ow ow ow :D
    eh hbs duit brapa kesana ya jev?haha.

    ReplyDelete
  3. Keren, bisa ni jadi referensi kalau kapan2 ke sana, maklum kalau ngomongin Singapur tahunya merlion doang :D

    ReplyDelete
  4. Mainstream tp selalu buat kangen :D

    ReplyDelete
  5. Jev, foto-fotonya bikin ngiri kita-kita yang di Indonesia. Hahaha. Udah sah banget ke Singapura foto di patung singa itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sah... kayak akad nikah aja, bro.

      Delete
  6. BHAHAHAHHAHK KOK GUE SENENG YA, JEP, LO LEMES GITU PAS NEMENIN NYOKAP AMA CECE LU JALAN. =))
    Cewek nggak kejam, tau, kita kan cuma lagi belanja. :(
    Anyhow, gue baca tulisan lo berasa lagi ikut jalan-jalan juga, nih. Lu juga di foto kok ganteng yak. Hmm..
    Rada ngiri liet lo jalan-jalan ke Marina Bay Sands Mall gitu. Gue pernah bikin tugas kampus make tu bangunan dan lo yang udah kesana. Kapan aing ya :(
    Itu kocak amat sih pas lagi teriak ke cc lo waktu foto di Merlion. =))

    ReplyDelete
    Replies
    1. DASAR PSIKOPAT.... WANITA PSIKOPAT SHOPPING... KALIAN TEGAAAAA

      Delete
  7. hehe gw jg suka kesel sama org2 perusak foto.. biasanya gak peka gitu dan suka gak mau minggir XD dan yg sabar yak, bgitulah wanita :")

    ReplyDelete
  8. Jadi kangen ke marina bay sand, nonkrong diatas kolam renang nya sambil manja2 hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini mkasudnya menghina atau gimana ya...

      Delete
    2. Ih siapa yg menghina, cumang menghibura aja kok hahahaha #Kabur

      Delete
    3. terimakasih hiburannya, om cumi..

      Delete
  9. Wuiiih keren abis ngider-ngider singapure pake MRT. Muahaha emang ya kalo cewek udah belanja itu kaki berasa jadi otot semua. Entahlah...

    ReplyDelete
  10. Ibaratnya blm afdol ke jakarta kalau belom ke MONAS, KOTA TUA ama ANCOL HAHAHAHAHAAHHA

    ReplyDelete
  11. Wuih Singapore.. Bikin mupeng aja. Kapan aku bisa kesana. Kesadaran masyarakat di sana juga cukup tinggi ya. Kebersihannya sangat terjaga banget beda jauh sama si sini.

    ReplyDelete
  12. foto-foto ku di singapura hilang bersama dengan henponnya kakak :( jadi pengen ke sana lagi dehhh

    ReplyDelete
  13. Bang, cewek emang gitu, gue habis nonton sama adek gue, dia masih kuat kelilingin Ramayana, lah, gue habis dari bioskop tepar, ya duduk duduk aja liatin dia belanja. Kasihan ayah gue yang mesti nemenin dia keliling, walaupun beliau gak ikut nonton, gue tau nunggu itu lebih capek :"

    Cie ke Singapura, pengen deh ke sana. Oh iya, itu foto lu di Merlion yang pertama ada China juga tuh di belakang cewek berdua xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebagai pria, kita benar-benar butuh pejuang emansipasi, bro.

      Delete
  14. Mantap :D
    Setiap ke blog mu jev, selalu pas postingan jalan2. Makin bikin semangat nih buat meng-explore dunia, hihi

    Btw, yang saya heran. Itu betah bener dari siang ampe malam pakai kacamata item, haha gelap euyy..

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak pake kacama hitam setiap saat juga sih, ya kalau di foto pake..

      Delete
  15. Kalo udah ke luar negeri mah emang harus siapin tenaga ekstra di kaki huahaha. Kan sayang kalo gak jalan2.

    Bener juga tuh, kadang malah beli barang yg sebenernya ada dijual di dalam negeri. BUAT APAAAA? :"

    ReplyDelete
  16. Jalan-jalan mulu jev, ajak-ajak lah..
    Aku pikir postingan kemarin udahan aja gitu, g ada kelanjutannya, eh ternyata masih ada lagi jelong-jelongnya kamu di singapur jev

    ReplyDelete
    Replies
    1. enggak kok, udahannya masih beberapa post lagi. wahahahaha.

      Delete
  17. Gilee, ke singapura nihh. Negara tetannga, semoga suatu saat aku bisa kesana..
    BAgus juga nih kalau perjalanan ke singapura dijadiin postingan gini, selain bikin catatan perjalanan, juga bikin yang baca jadi malah pengen pergi kesana haha.
    Eh tapi dua tempat di atas emang wajib banget dikunjungi pas mampir ke singapura.

    ReplyDelete
  18. Wahaaaa kemarin udah baca part yang sebelumnya
    sekarang ini malah ngomongin marina bay, duh pengin ke sana Jeff
    harusnya kamu naik ke atas hotel dan berenang di poolnya, tapi sayang ya gak bisa buat umum,
    meskipun lelah di Marina bau tapi asik kan

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi, meskipun lelah... tapi asik, sih.

      Delete
  19. Wah... ke singapura ya? Jadi pengen aja nih jev. Apalagi liat lo kesana n di kasih tempat2 yg kece. Gak hanya yang gue liat di TV aja. Ternyata emang kece beneran. Semoga gue juga bisa maen kesana.

    Oh iya, jangan lupa bawa oleh2 untuk gue ya... hihi.. *emang gue sapa ya.. haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, gue bawa tanktop obralan.

      Delete
  20. gue komen apa yah... pengen ikut gue jev menikmati susana singapur haha

    kalau di Indonesia sih banyak banget ikon di setiap kota, kalau siangapura kayaknya itu2 ajah yah. yah mungkin negaranya juga secuil.

    btw, lo nggak dapet kenalan orang singapura git jev? -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenalan siapa? paling gue cuma nongkrong sama om presidennya di ropang.

      Delete
  21. hahahahah, heboh ya foto2nya ;p.. aku termasuk yg ga suka foto di merlion itu.. panas cuy ;p kalo malam udh ga kepikir lg mau ksana ;p.. jd dari bbrp kali ke sing, cuma sekali foto depan merlion dan setelah itu emoh ;p

    aku sebagai ce jg ga ngerti kenapa itu cewe2 suka bgt belanja barang2 luar yg di indo juga ada... kalo dibilang lebih murah, helloooow, apa g mikir tiket pesawat kesana aja udh brp ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahahaha, asik deh.. #IniBaruWanita

      Delete
  22. hahaha setuju nih jev, sama kata2 "wanita terkadang bisa tiba-tiba menjadi kuat berlama-lama berdiri dan jalan ketika momen belanja"

    Asyikk benar dah wisatanya ke singapura, kalo aku mah boro-boro ke singapura, ke singaparna aja belum pernah -___-

    ReplyDelete
  23. baca cerita lo gue jadi pingin cepet cepet ke Singapore. Gue jadi pingin liat fil Bollywood juga di cinema deket Little Indian, plus beli aksesoris India ala ala sekalian biar mantepp...cuman kalo lo sama mama lo jadinya ala ala koper ya travellingnya, ntar gue ala backpacker aja. Doain jadi yeeeeee...Aamiiiin...mau foto di depan merlion juga biar ngehits haha

    ReplyDelete
  24. Hal yang paling gue gak suka ketika baca blog yang berhubungan dengan jalan-jalan adalah gue kepengen pergi ke tempat yang diceritakan. Baik itu di Indonesia maupun mancanegara.

    Singapore ini dekat sama Riau, tapi gue belum pernah ke sana :(. Padahal kalo gak mau naik pesawat bisa naik kapal laut dari Batam.

    ReplyDelete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>