Friday, October 14, 2016

Efisiensi Transaksi dan Akses Pendidikan Dalam Genggaman Kartu Flazz BCA


Menjalani aktivitas di universitas sebagai mahasiswa baru tentunya merupakan hal yang susah-susah mudah. Tidak melulu mudah, karena awal smester adalah masa transisi dimana kita harus beradaptasi dengan kehidupan di universitas yang tentunya berbeda dengan kehidupan sekolah. Juga tidak melulu susah, karena mendapatkan teman-teman baru dan mempelajari hal baru tentunya merupakan hal yang sangat menyenangkan.

Beruntung bagi saya, kehidupan universitas saya telah dipermudah sejak awal karena Bina Nusantara University sebagai universitas dimana saya menuntut ilmu sekaligus sebagai salah satu universitas swasta terkemuka di Jakarta bahkan Indonesia, menggandeng PT Bank Central Asia TBK (BCA) dalam menerbitkan kartu Flazz bagi para mahasiswanya. Kartu Flazz tersebut dikenal dengan sebutan Binusian Flazz Card.

BCA sebagai salah satu bank swasta terbaik di Indonesia bahkan dunia tentunya memiliki rekam jejak dan konstribusi yang sangat ciamik baik dalam bentuk layanan maupun produk. Cerita-cerita positif nasabahnya tentang pengalaman mereka menggunakan layanan BCA pun silih berganti saya dengar. Baik dari orang yang saya kenal, maupun orang yang tak saya kenal. Sebagai nasabah BCA yang baik hati dan rajin menabung, jika ditanya pengalaman menggunakan produk BCA mana yang paling berkesan bagi saya, maka Binusian Flazz Card adalah jawabannya. Karena transaksi komersial sekaligus akses pendidikan dapat saya jangkau secara praktis hanya dengan menggenggam sebuah kartu Flazz hasil kerjasama BCA dengan Universitas Bina Nusantara tersebut. 

www.iJeverson.com


Di zaman yang serba teknologi seperti sekarang ini, efisiensi waktu tentunya merupakan hal yang sangat dituntut. Mulai dari efisiensi dalam hal kehidupan bermasyarakat, sampai dengan efisiensi dalam bidang ekonomi merupakan harga mati. Inovasi-inovasi dalam menciptakan sesuatu yang efisien pun silih berganti lahir. Salah satu dari inovasi yang lahir itu adalah Kartu Flazz dari BCA, yang membuat transaksi komersial menjadi jauh lebih efisien.  

Kartu Flazz BCA sendiri merupakan salah satu produk dari BCA berupa kartu flazz yang menggunakan teknologi chip dan radio frequency indentification (RFID) sebagai motor dari kecepatan bertransaksi. Hanya dengan sekali sentuhan atau tap, transaksi dalam aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih cepat dan juga praktis. Disamping itu, keamanannya pun terjamin. Karena berwujud saldo tabungan, maka ketakutan kita terhadap peredaran uang palsu atau kembalian berupa uang recehan pun tak perliu diambil pusing lagi. 

Efisiensi dari sebuah transaksi komersial merupakan daya pikat dari karu Flazz BCA ini. Kita hanya perlu meletakan kartu Flazz BCA yang kita miliki diatas reader, maka seketika transaksi akan selesai dilakukan. Kita tak perlu membawa uang tunai secara berlebihan, tak perlu lagi repot untuk menyimpan kembalian, sebuah kartu Flazz multifungsi ini akan melakukannya untuk anda. Dengan bantuan saldo yang ada didalamnya, tentunya. Namun seiring berjalannya waktu, Kartu Flazz dari BCA nyatanya tidak hanya ambil andil dalam bidang ekonomi negri ini, namun juga dalam bidang pendidikan. Binusian Flazz Card merupakan bukti nyata peran BCA dalam dunia pendidikan. 

Kerjasama antara Binus dan BCA perihal kartu Flazz untuk para mahasiswanya sendiri telah berlangsung selama kurang lebih 8 tahun. Terhitung sejak 21 Agustus 2008, lebih tepatnya.  Kehadiran kartu Flazz dari BCA bagi kehidupan universitas saya tentunya memiliki andil yang sangat besar. Tak bisa dipungkiri, Binusian Flazz Card memang sangat memudahkan aktivitas sehari-hari saya sebagai seorang mahasiswa baik di dalam maupun luar kampus.



Binusian Flazz Card BCA Sebagai Akses Pendidikan

Absensi di kelas dengan binusian flazz card 




Binusian Flazz Card sejatinya sama dengan Flazz Card BCA pada umumnya, yang digunakan untuk melakukan transaksi komersial secara efisien. Namun, selain dapat digunakan untuk bertransaksi, Binusian Flazz Card juga dapat digunakan sebagai pengakses sarana prasarana di universitas BINUS itu sendiri yang sifatnya non komersial.

Sudah menjadi rahasia umum jika Binusian Flazz Card merupakan sahabat sejati para mahasiswa Bina Nusantara karena telah lama digunakan sebagai alat absensi di universitas tersebut. Tak hanya bagi para mahasiswa, absensi dengan Flazz Card ini pun juga diperuntukkan staff lain seperti halnya para dosen. Beberapa akses fasilitas kampus seperti parkir ataupun fotocopy tak ketinggalan dapat menggunakan kartu ini. Tak ayal, hal ini membuat Flazz Card yang diterbitkan oleh BCA itu memiliki fungsi yang cukup krusial dalam bidang pendidikan.

Dewasa ini perkembangan digital memang sudah menjadi fenomena tersendiri. Absensi digital dengan menggunakan Flazz Card dari BCA tentunya merupakan sebuah inovasi cerdas. Saya dan mahasiswa lainnya tak perlu lagi repot mengantre dan menunggu untuk absen secara manual, karena yang perlu dilakukan hanyalah meletakan Flazz Card diatas reader dan data absensi langsung terinput. Setiap ada kelas, hal yang saya lakukan adalah meletakkan Flazz Card tersebut di atas reader yang telah dirancang khusus di setiap kelas, dan dalam sekejap data absensi telah terkirim. Efisiensi yang ditawarkan Flazz Card BCA nyatanya tak hanya hadir dalam hal transaksi komersial, namun juga dalam akses pendidikan.

Bukan hanya sebagai akses absensi di kelas saja, Binusian Flazz Card juga merupakan akses utama bagi penggunaan perpustakaan kampus. Tanpa Binusian Flazz Card saya tak mungkin dapat berkunjung ke perpustakaan kampus. Karena akses masuk ke dalam perpustakaan adalah dengan melakukan tapping/meletakan Binusian Flazz Card tersebut diatas reader khusus yang ada di perpustakaan. Hanya dengan meletakan kartu tersebut diatas reader, maka pintu akan terbuka dan kita dapat masuk ke dalam perpustakaan. Penjaga perpustkaan pun dapat mengolah data pengunjung perpustakaan dengan sangat praktis dan efisien.  


Binusian Flazz Card BCA Sebagai Alat Transaksi di Dalam Kampus

Memanfaatkan Binusian Flazz Card sebagai alat transaksi parkir



Fungsi utama dari Flazz Card BCA memang sebagai alat transaksi. Alat yang mengefisienkan transaksi, lebih tepatnya. Di dalam kampus, saya sering menggunakan kartu Flazz ini sebagai alat transaksi komersial. Baik untuk membeli makanan di kantin kampus, atau untuk transaksi parkir. Setiap kali melakukan transaksi, hal yang dilakukan oleh penjual makanan atau petugas parkir hanyalah meletakan Binusian Flazz Card milik saya diatas reader dan transaksi pun berhasil dilakukan dalam sekejap. BOOM! It's not a magic, it's digital, it's kind of innovation.

Karena dikhususkan untuk transaksi, Flazz BCA pada umumnya dapat diisi minimal Rp. 20.000 dan Rp.1000.000 sebagai maksimalnya. Cara top up atau isi ulang dari kartu Flazz BCA pada umumnya pun dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni dengan menggunakan Electronic Data Capture (EDC), ataupun dengan menggunakan mesin ATM non tunai dari BCA. Sementara untuk para mahasiswa BINUS, melakukan top up dapat dilakukan pada mesin pengisi saldo yang terdapat di kampus Anggrek. Saldo tentunya merupakan hal yang penting dalam bertransaksi, jangan sampai kegagalan dalam bertransaksi menghampiri kita hanya karena saldo kita tidak mencukupi seperti yang saya alami beberapa minggu setelah saya resmi menjad mahasiswa baru.

Kala itu, udara dingin menusuk hingga ke tulang dan rasa lapar menghantui cacing-cacing di perut ini. Jadwal yang menunjukkan waktu istirahat pun membua saya untuk keluar kelas menuju kantin. Tanpa membawa dompet, saya hanya menggunakan Binusian Flazz Card sebagai alat transaksi. Tapi naas, saya yang sedang berada di kantin untuk membeli mie instan gelas terpaksa gigit jari karena saldo yang saya miliki kala itu hanya tersis kurang dai Rp. 1.000. Saya pun menanggung derita hidup yang menyiksa kala itu. Pertama, saya menanggung derita karena kelaparan, dan kedua saya menanggung malu kepada wanita-wanita yang berbaris di sebelah saya karena saldo pria yang berada di samping mereka ini kurang dari Rp.1000. Bukan hanya dompet yang tipis, saldo Flazz pun tipis, sungguh mengharukan.  

Binusian Flazz Card BCA Sebagai Alat Transaksi di luar Kampus

Memanfaatkan Binusian Flazz Card sebagai alat transaksi di luar kampus



Selain sebagai alat transaksi di dalam kampus, Binusian Flazz Card tentunya juga dapat digunakan sebagai alat transaksi diluar kampus. Karena Binusian Flazz Card sejatinya merupaka, Flazz Card BCA seperti biasanya namun memiliki fungsi khusus dalam akses pendidikan. Selain menggunakannya di dalam kampus, saya pun juga beberapa kali menggunakan Binusian Flazz Card ini diluar kampus. Di tempat-tempat yang memiliki kerja sama dan terintergrasi dengan BCA, tentunya. 

Jangkauan dari BCA Flazz Card sendiri memang terkenal cukup luas, sehingga nasabah atau pengguna Flazz dimudahkan dengan efisiensi transaksi di berbagai tempat. Adapun tempat-tempat yang dapat menggunakan Flazz Card BCA sebagai alat transaksi antara lain:

  1. Tol Cipali
  2. Minimarket, Supermarket, dan Hipermarket
  3. Tempat Parkir 
  4. SPBU
  5. Toko Buku (Gramedia, etc)
  6. Food and Beverage
  7. Tempat Rekreasi (Water Bom, Jungle Land, etc)
  8. Transportasi Umum (Transjakarta, Trans Jogja, Comuter Line Jabodetabek)
Feel the Flazz

source: google



1.   Pembuatannya Mudah

Flazz Card BCA bisa didapatkan di seluruh kantor BCA cabang terdekat.  Tinggal menyesuaikan kantor cabang BCA dengan domisili masing-masing, kita hanya perlu datang dan menyerahkan kartu ATM BCA kita kepada petugas counter untuk dipotong saldonya. Biaya administrasi dari pembuatan Flazz Card ini sendiri adalah Rp. 25.000, cukup mudah dan murah bukan? 

Desain yang dikeluarkan BCA untuk cover dari kartu Flazz ini pun bervariasi. Event yang diperingati setiap tahun oleh para nasabah seperti Idul Fitri, Natal, ataupun Imlek tak ayal menjadi primadona dari desain kartu Flazz BCA. 

Saldo Minimun yang dapat kita isi pada Flazz Card BCA adalah Rp 20.000. sedangkan untuk saldo maksimumnya adalah Rp.1000.000


2.   Top Up dapat dilakukan dengan EDC atau menggunakan mesin ATM non tunai BCA

Isi ulang atau top up pada kartu Flazz BCA dapat dilakukan dengan 2 metode. Pertama, top up dapat dilakukan dengan cara EDC atau Electronic data Capture. Kedua, top up pada Flazz Card BCA dapat dilakukan dengan isi ulang pada mesin ATM non tunai BCA.


top up metode EDC

top up metode ANT




3.   Memeriksa saldo Flazz tak rumit


Ada 3 metode yang dapat dilakukan untuk memeriksa saldo Flazz yang kita miliki, mulai dari dengan menggunakan ATM non tunai, EDC, dan juga aplikasi seperti  BCA mobile.

Pertama, dengan menggunakan EDC atau Electronic data Capture
  1. Letakkan Kartu Flazz ke Reader.
  2. Reader secara otomatis akan menampilkan saldo Kartu Flazz.
Kedua, cek saldo dengan mesin ATM BCA ataupun ATM non tunai BCA:
  1. Masukkan Kartu Flazz ke mesin ATM atau ANT BCA.
  2. Mesin ATM atau ANT BCA akan menampilkan saldo Kartu Flazz.
  3. Tekan “Selesai” dan ambil Kartu Flazz.
Ketiga, dengan menggunakan BCA mobile

  1. Aktifkan aplikasi Near Field Communication (NFC) di mobile phone
  2. Aktifkan BCA mobile
  3. Pilih menu Info Saldo Flazz
  4. Tempelkan Kartu Flazz di belakang mobile phone
  5. Saldo Flazz akan tampil di layar mobile phone
Tak rumit, kan?


4.   Aman Bin Safety!

Faktor keamanan dari transaksi dengan menggunakan Flazz Card BCA jelas tak perlu diragukan lagi. Dewasa ini, peredaran uang palsu dalam bertransaksi yang didalangi oleh oknum tak bertanggung jawab semakin marak. Peredaran uang-uang kembalian dalam bentuk recehan yang jumlahnya tak sedikit ataupun uang lembar yang sudah sobek-sobek dan tak layak digunakan pun kiang mengkhawatirkan para pelaku transaksi. 


Hadir dalam bentuk saldo tabungan, BCA Flazz card jelas memiliki tingkat keamanan yang jelas. Kita tak perlu lagi khawatir dengan uang palsu, ataupun kembalian recehan dalam jumlah banyak yang acap kali menjadi momok sebagian orang karena proses transaksi adalah pemotongan saldo. Hal ini jelas menunjukkan jika efisiensi transaksi dan tingkat keaman berbanding lurus.




Efisiensi Transaksi dan Akses Pendidikan dalam Genggaman Kartu Flazz BCA


Berkaca dari betapa efisiennya transaksi yang dapat dilakukan dengan menggunakan BCA Flazz Card dan betapa krusialnya BCA Binusian Flazz Card dalam akses pendidikan tentu kita dapat mengambil kesimpulan jika produk Flazz Card dari BCA ini merupakan sebuah dedikasi dalam bentuk inovasi. Sebuah inovasi yang berkontribusi dalam menciptakan efisiensi transaksi dan akses pendidikan. Saya merasa cukup beruntung, karena wujud dari "efisiensi" itu dapat saya genggam setiap hari dalam bentuk kartu Flazz BCA sekaliber Binusian Flazz Card. 


Old but gold, click the video below! Feel the Flazz. 

                   


#MyBCAexperience #InovasiBCA
berpartisipasi dalam "My BCA Experience" Blog Competition

19 comments:

  1. Cieh anak Binus. Aku dulu kerjanya handelin karyawan Binusnya, Jev. Enak ya di sana, makanannya enak enak. Jadi kalok giliran visiting bahagia mulu :p

    Iya punya si Flazz BCA ini emang ngebantu banget. Aku biasa pakek buat ngebaswe doang sik.

    ReplyDelete
  2. Owhhhh gw baru tau loh kalo flaz bca ini dipake juga dlm dunia pendidikan, gw taunya cuma buat naik krl atau busway aja hihi
    Tapi klo flazz yg di kampus itu, administrasinya melalui kampus dulu ya? Gak bisa pake flazz yg beli di halte TJ? Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. enggak, kalau mau punya binusian flazz card ya harus jadi anak binus dulu :")

      Delete
  3. Keren juga, ni Flaz BCA bisa dipake di kampus gini. Tapi, keknya FYI beberapa kampus emang berusaha bekerjasama dengan bank. Paling nggak dalam membuat KTM dengan ATM. Jadi, lebih efisien dan tentunya kerenlah.

    Ternyata lo kuliah di Binus, ya jev. Selamat deh, menyambut dunia pekualiahan. Yg rajin kuliahnya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi bro... hohohoh, Binus emang mantap.. apalagi ada flazz card yang mempermudah akses komersial dan pendidikan mahasiswa begini.. hohoho

      Delete
  4. ini sama kayak kartu yang biasanya ya. bedanya ini ada fungsi khususnya di kampus. keren tuh di kampusmu ngapa-ngapain pake kartu, jadi praktis. kalo dulu di kampusku apa-apa masih manual. kalo pake kartu kan enak kalo bolos bisa nitip ke temen kartunya, tinggal di tempelin aja kartunya. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi, tinggal tempel langsung keakses, jadi lebih efisien. hohohoho!

      Delete
  5. Saya juga pake Flazz, karena langganan di Gramedia. Tapi menurut saya, sistem Flazz masih kurang praktis, masih harus pake sistem isi pulsa kayak kartu-kartu belanja di food court mall, belum bisa langsung terkoneksi ke akun bank seperti Alipay atau Wechat Wallet punyanya China.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru kalau saya sih lebih suka sistem isi pulsa ketimbang langsung terkoneksi ke akun bank buat top up nya. Selama top up nya gak ribet, ya it's okay.

      Delete
  6. Saya pakai Flazz juga nih. Tapi tidak terlalu dipakai, sih. Mengenai kartu Flazz untuk kampus, sepertinya tergantung kampus mana yang bekerja sama, ya?

    ReplyDelete
  7. Dan yang lebih asiknya lagi dengan Binusian Flazz Card, kita bisa ikut undian berhadiah yang diadain BCA :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wehehehehe, tau aja ni anak binus juga yak...

      Delete
  8. Wah wah wah , sekarang emang udah zamannya pake kartu begini ya ? , sampai sampai memasuki kampus begini . Banyak bank bank yang menyelenggarakan kerja sama begini ya ,tapi kayaknya gak semua bank deh ? hanya bank tertentu aja .

    Tapi pastinya banyak keuntungan dan kemudahan , jika pakai siste begini ya ?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap, ga semua bank dan ga semua kampus kerjasama kayak gini. BCA sebagai bank swasta terbesar di tanah dair dan BINUS sebagai kampus swasta terbesar bekerja sama tapi.

      Delete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>