Friday, December 30, 2016

Resolusi 2017: Menikmati 19..


Biasanya, momen menjelang tahun baru adalah momen dimana orang-orang mulai merefleksikan diri sambil melontarkan kata, "nggak kerasa ya, udah mau tahun baru lagi." Sama kayak kebanyakan orang, gue juga begitu. Nggak kerasa ya, udah mau 2017. Perasaan baru kemarin mau nyambut tahun baru 2016 dengan bbq di atap rumah teman sambil joget-joget India, eh sekarang udah harus nyambut tahun 2017 lagi di atap rumah temen sambil joget Korea. 

ijeverson


Libur akhir tahun ini gue habiskan dengan sebuah trip ke pulau Tidung bersama 11 orang teman lainnya. Trip akhir tahun ini berhasil menebus kenyesekkan gue di bulan April lalu, yang cuma bisa hinggap di pulau Pramuka selama kurang lebih setengah jam dan harus pulang lagi karena sebuah tragedi. Ternyata, liburan ke pulau seribu itu emang baru kerasa seru kalau ikut paket travel bersama dengan teman-teman yang bisa diajak gokil. 

2016 sebenarnya tahun yang cukup bersahabat. Awal tahun 2016 adalah awal-awal gue mulai giat ikutan lomba blog.  Beberapa kali menang lomba dengan hadiah yang cukup "asik", beberapa kali juga gue harus gugur di beberaoa lomba. Aktif ikutan lomba blog masih terus berlangsung sampai sekarang ini, pastinya. Selain bisa mengasah kemampuan menulis, lomba blog juga bisa menciptakan apresiasi diri berupa hadiah menarik dalam balutan kompetisi. Go Pro kek, Laptop kek, uang tunai kek, semuanya itu sering jadi hadiah penggoda di ajang lomba blog. 

ijeverson
nyelam dulu bray


oh angin..
Awal tahun 2016 memang cukup berkesan. Nggak kayak sekarang, di awal tahun itu gue lagi giat-giatnya blogwalking. Dan ketika semakin mendekati bulan April, gue semakin gundah gulana. Karena Ujian Nasional kelas 12 akan berlangsung di bulan April, itu artinya bulan April akan menjadi momen terakhir gue di SMA. Rasanya belum siap memang, buat melepaskan seragam putih abu-abu beserta kutang-kutangnya. Dunia kuliah seakan terlihat sangat menakutkan bagi pelajar kelas 12 yang gundah gulana kala itu. Dan ketika Ujian Nasional berakhir, maka praktis gue dan teman-teman yang lain akan menganggur selama berbulan-bulan sampai pada akhirnya kami akan masuk kuliah ke universitas masing-masing. Dan karena status "pengangguran" itu lah, gue dan beberapa teman yang lain mencari kerja selepas Ujian Nasional. 

Perjalanan mencari kerja itu cukup "asik". Temen-temen gue yang lain kebanyakan jadi SPB, tapi tidak begitu dengan gue. Sempet ngelamar jadi marketing executive di dealer motor yang ternyata nama "marketing executive" itu lebih keren daripada gajinya, sempet juga ngelamar jadi promotor di salah satu vendor handphone yang ternyata personalianya itu alumni sekolah yang tetanggaan sama sekolah gue dulu, dan sempet juga di sms lowongan SPB yang mencurigakan, gue akhirnya terdampar untuk bekerja di sebuah perusahaan yang cybertainment yang lokasinya nggak jauh-jauh amat dari rumah gue. Sebagai apa? Sebagai admin website, sobat. Tapi sekitar 3 bulan kemudian gue keluar karena kontrak sudah habis, sibuk kuliah, dan boss nya rada-rada.. ngekiin. 

Aktifitas nonton film Counjuring sendirian di bangku terdepan bioskop kembali gue lakuka, setelah sebelumnya di tahun 2013 gue juga sempet nonton the Counjuring sendirian di bangku terdepan gara-gara belum bisa move on dari mantan. Tapi kala itu alasan terduduknya gue menyaksikan the Counjuring sendirian tentunya bukan karena mantan. Cuih. 


we are the apple of your eye

Pada akhirnya, di bulan July 2016 gue harus mengikuti kegiatan Fresh Enrichment Program atau semacam pengenalam kampus di BINUS selama seminggu. Di FEP itu, gue ketemu temen baru di jurusan Hubungan Internasional, ketemu senior baru, dan akan menjadi junior baru. Kala itu, ada rasa masih pingin SMA sebenarnya. Ada pengalaman baru yang mungkin akan dirindukan suatu saat ketika mengikuti kegiatan ini.  Pertengahan tahun ini trip abroad gue terjadi di bulan Agustus ke negara tetangga Singapore. Bulan-bulan selanjutnya kemudian kembali diwarnai dengan keikutsertaan gue dalam lomba blog lainnya yang kadang menang, kadang kalah. 

Di bulan Oktober ini, dengan motivasi sok ide pingin bikin e-commerce, gue mendaftar les website. Bahasa HTML/Javascript, Bootstrap, PHP, dan teman-temannya harus disantap lebih dulu sebelum akhirnya masuk ke web programming buat bisa bikin e-commerce. Sebenernya rada susah, tapi dengan niat yang kuat dan tekad bulat digoreng dadakan, kursus website ini gue jalani dengan suka cita.  Bulan Desember pada akhirnya selalu hadir sebagai penutup tahun. Semua refleksi tahun biasanya terjadi di bulan ini, yang kemudian orang-orang akan mengakhiri refleksi itu i dengan hembusan nafas seraya berkata.. "Nggak kerasa ya, udah mau tahun baru lagi."

Kegalauan terbesar gue di tahun ini bukan karena asmara, bukan karena pertemanan, ataupun hal-hal semacamnya. Kegalauan terbesar gue di tahun ini hadir karena naskahh tak kunjung berkabar. Di Desember  2015, resolusi 2016 gue adalah menjadi penulis. Naskah yang udah dirancang dan ditulis berbulan-bulan, kemudian gue kirim ke penerbit tapi endingnya.. nggak ada kabar. Sampai sekarang, nggak ada kabar. Ah, sudahlah. Penulis yang baik itu kebal penolakkan naskah. 

Dengan rumus E sama dengan Mc kuadrat, maka didapat lah kesimpulan: semakin bertambahnya tahun, semakin bertambahnya umur. Maaf, ini nggak bermaksud menistakan rumus fisika loh, ya. Yang jelas, di 2017 besok umur gue akan bertambah menjadi... 19. Yap, 19. Nggak banyak resolusi yang akan gue buat. Nggak ada resolusi yang aneh-aneh. Nggak aneh-aneh atau ribet-ribet, resolusi 2017 gue sejatinya cuma mau menikmati usia remaja, usia sebelum gue berkepala 2. Resolusi gue di 2017 nanti cuma.. cuma.. cuma.. menikmati 19.



menikmati 19.. 

25 comments:

  1. Wah banyak juga pengalaman kamu di 2016 ini ^^
    Keren ! dari lomba blog sampai ke Singapore. Manthab dah. Mupeng bacanya hehehee

    Oh ya, Selamat menikmati 19 ^^ . Semoga cepet jadi penulis ya ,

    ReplyDelete
  2. Keren banget lu. Hal yang masih jarang gue lakuin itu ikut lomba blog. Karna gue gk terlalu suka untuk postingan yg dirancang orang. Tapi gue akan coba ikutin deh kalau ada lomba lg.

    Untuk masalah naskah yg gk ada kabar, gue pun pernah merasakannya di salah satu penerbit. Bahkan sudah pernah masuk ke tahap review, tapi pas ditahap review naskah gue ditolak. Biasanya naskah itu kalau udah 3 bulan gk ada kabar, artinya naskah lo udah terkubur di bawah naskah yg lain. Biasanya penerbit melihat apakah judulnya membuat menarik untuk dibaca atau gk. Gitu sih pengalaman gue yg ngebuat gue sempet vakum di dunia penulisan. Semangat trus bro. Kita sama-sama berjuang ya untuk menjadi penulis!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. penerbit itu sama saja.. mereka suka mengganungkan harapan penulis naskah..

      Delete
  3. Wah gue belum kesampaian tuh ke pulau tidung,emang bagus banget sih ya pemandangannya gitu.Untuk mengikuti lomba blog,ditahun ini ya ada beberapa lomba yang udah gue ikuti.Walaupun kahal setidaknya gue ada pengalaman dan bisa memperbaiki tulisan pada lomba berikut nya.

    Gue juga lagi menyelesaikan naskah untuk pembuatan novel.Kira kira ada tips nya gak gimana membuat tulisan yang disenangi pembaca ?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tipsnya.. menulis lah dengan hati, hahaha..

      Delete
  4. Kalo kata orang korea mah 'daebak pisan euy' (artinya 'keren pisan euy'). Sumpah, pengalaman lo itu bikin mupeng banget. Gue dari dulu pingin banget tour abroad tapi gak kesampean, dari dulu pengen ikut lomba blog eh masih banyak dirundung ketakutan. Riweuh.

    Tapi insyaallah, mungkin tahun depan bisalah dikit-dikit ikut lomba blog kaya elu gitu hehe.

    Dan anyway, selamat menikmati 19 ya. Ciye umurnya udah 19 tahun, udah gak muda lagi nih wkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aigo.. daebak.. daehan minguk manse.. the legend of blue sea.. kimochi.. yamete kudasai

      Delete
  5. Gue masih inget jef yang cerita ke pulau seribu makan padang plus dikasi bonus llat ijo hhhahah
    Tapi agak ragu perayaan barbequeannya sambil joged india deh gue
    Salut deh di umur lo yang segini muda uda kepikiran bikin e commerce, gue apakabar ya? Huahahahah
    Resolusi oh resolusi

    ReplyDelete
    Replies
    1. WIHH, GOKIL, masih ada yang inget sama cerita gue yang dulu. hahhaa.
      Itu baru wacana anak muda, eksekusinya masih meragukan :")

      Delete
  6. Akhir tahun plus nyambut tahu baru pada ngomongin resolusi dan pencapaian. Aku juga pingin nengokin resolusi deh, sambil bbqan di depan rumah, maksudnya nunggu ayam panggangnya mateng haha

    Wah akhirnya kalian para lelaki lelaki menikmati pergi liburan di pulau seribu yang sesungguhnya ya, setelah kemarin cuma numpang galau nanggung di pulau kemudia lari lari ngejar kapal. Kalo di lampung mungkin serupa pulau pahawang, pulai seribu itu. Cocoknya ikut open trip, jadi seruu

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, masih inget aja cerita para lelaku yang cuma numpang galau setengah jam di pulau :")

      Delete
  7. keren jev.. umur 19 dulu kyknya aku msh seneng2 ga jelas.. boro2 menang lomba ;p g ada yg bisa dibanggainlah ... happy new year yaaaa... ^o^.. semoga 2017 jadi tahun yang jauuuuh lbh baik lg buat semua, dan semoga pak ahok jd gubernur lagi ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih, kalimat terakhir mantap. AYO! NOMOR 2! PILIH!!

      Delete
  8. Duch 19 mah masih brondong yessss hehehe, smeoga naskah nya ada yang nyangkut di penerbit yeee

    ReplyDelete
  9. Bisa ditiru tuh yang giat-giatnya untuk ikut lomba dengan niat mengasah skill menulis jev. Ternyata kita seangkatan jev dan sama gue mau menikmati umur 19 tahun ini hohoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih, seangkatan. rencanya sih tahun 2017 ini gue mau lebih giat ngelomba lagi..

      Delete
  10. Oke kita anak pulau sobat

    ReplyDelete
    Replies
    1. tak kita sangka kita lahir di pulau ya..

      Delete
  11. Weh, banyak banget kenangan lo di 2016 kemarin ya hehehe.. ikutan lomba blog emang bener bikin ngiler sih hadiahnya, gue jadi pengen coba ikutan lomba gitu ya, biar terasah juga.

    Nah kalo jadi penulis, gue juga jadiin resolusi tahun kemarin, eh tapi nyatanya, waktunya belum ada ahahaha.. mungkin tahun ini gue mulain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena menjadi penulis sungguhan, tidak semudah menjadikannya resolusi.

      Delete
  12. Foto-fotonya keren lho! Setiap taun pasti punya kenangan. Yang udah ya udah, mantan jangan terus-terusan disimpan didalam ingatan. Semoga taun 2017 semakin bersinar dan dijauhkan dari kegalauan ya.. Happy new year! ;)

    ReplyDelete
  13. bwahahahaha, lue menikmati 19 kalo gw lagi menikmati 29 jev.. tooos..

    ReplyDelete
  14. Gue pengin ikut lomba blog tapi... nggak ada infonya. Heuh. Nyari info gitu di mana sih biasanya, Jev?
    Gue juga tahun ini bertambah usia. Udah bertambah sih sebenarnya pas bulan satu kemarin. Hohoho...

    ReplyDelete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>