Friday, January 6, 2017

Sinopsis & Review Film Thailand One Day (2016), Sebuah Romansa Manis yang Berakhir Tragis


Bicara soal film romance Thailand, balutan genre comedy memang telah begitu kuat melekat. Sajian Romance-comedy Thailand yang memang sering dieksekusi secara "gokil" praktis membuat  Romance-comedy Thailand sudah memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Tapi, bagaimana dengan Film Romance Thailand yang minim comedy, tapi menawarkan romansa yang begitu manis namun tragis? "One Day", film Thailand keluaran tahun 2016 ini menawarkan sensai lain dari romansa Thailand dengan ditunjang oleh aktor dan aktris yang berkelas.

Cast: 
Chantavit Dhanasevi Sebagai Denchai
Nittha Jirayungyurn Sebagai Nui


Sinopsis One Day


Denchai adalah seorang karyawan IT di sebuah perusahaan ternama. Meskipun handal di bidangnya, namun rekan-rekan kerjanya di kantor tak pernah menganggapnya sebagai sosok yang penting, dan bahkan sering dilupakan. Sampai akhirnya Denchai jatuh hati kepada seorang karyawati baru bernama Nui. 

Suatu hari, perusahaan mereka mengadakan trip ke hokkaido. Di trip ke Hokkaido itu lah, Nui mengalami sebuah kecelakaan yang membuatnya terkena Transient global amnesia, penyakit amnesia yang membuatnya lupa selama 1 hari. Meskipun lupa selama sehari, ingatannya akan kembali dikeesokan hari nya dengan catatan ketika ingatannya kembali ia takkan mengingat kejadian disaat dia hilang ingatan selama sehari tersebut. Denchai yang mengetahui amnesia yang diderita Nui langsung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjadikan Nui pacarnya selama 1 hari. Denchai dengan segala konflik yang ia punya, dan Nui dengan permasalahan-permasalahannya, bersikap sebagai sepasang kekasih sealam sehari.  Seperti apa eksekusi filmnya?



Review

One Day menawarkan sebuah sensasi romansa manis Thailand yang berakhir tragis. Manis, karena sajian romansanya begitu menarik dan enak untuk diikuti. Namun rasa manis yang disajikan, dikonversi menjadi sebuah hidangan pahit di akhir dari filmnya. Film ini sebenarnya berakar di kisah jatuh cinta diam-diam seorang pria terlupakan kepada seorang wanita yang menyukai pria lain. Lebih konfliktual lagi, pria yang disukai oleh sang wanita tersebut adalah "suami" orang lain. Bergerak dari permasalahannya masing-masing, sebuah insiden Transient global amnesia menjadi media pemernyatu pria terlupakan dan wanita yang diduakan itu. 

Bukan tanpa komedi, komedi yang diberikan tetap ada, namun tidak se-agresif romansa komedia Thailand biasanya. Tidak se-agresif Suckseed, May Who, atau Pee Mak, tapi manisnya cerita yang ditawarkan film One Day ini membuta film ini lebih serupa dengan.. Crazy Little Thing Called Love.  Dengan akhir cerita yang lebih tragis, tentunya.

 



Walau pada awalnya sulit percaya, namun cinta yang benar-benar tulus dari Denchai pada akhirnya membuat Nui percaya jika mereka memiliki hubungan asmara. Dari situlah kisah menarik antara Denchai dan Nui berlanjut. Sebuah kisah manis dan menarik dari pria lugu yang memanfaatkan kesempatan dan wanita menawan yang hilang ingatan berhasil membalut film berdurasi 129 menit ini secara menais.

Cast dari film One Day ini pun menjadi salah satu nilai jual yang menjanjikan. Seorang Chantavit Dhanasevi yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya memang cukup membuat film ini terasa oke. Gue agak bingung, entah kenapa semua film yang dimainin sama Chantavit selalu nggak ada yang nggak bagus. Mulai dari romance comedy kayak Hello Stranger atau ATM, sampai film horror kayak Coming Soon atau Phobia 2, semuanya pasti bagus. Wajah adem dari aktrisnya, Nittha Jirayungyurn, juga membuat film yang enak diikuti ini semakin enak untuk diikuti. 

Trailer dari film ini sendiri sebenarnya sudah cukup menceritakan inti dari kisah film One Day ini. Kisah manis dan konflik yang ditawarkan tentunya tidak sesederhana kelihatannya. Menjadikan penyakit tak mematikan sebagai media penghidup romansa komedi membuat film ini terasa berbeda dengan film romansa Thailand yang lain.  Meskipun terasa enak untuk diikuti, ketulusan Denchai pada akhirnya membuat kisah mereka menjadi cukup tragis. 

                     

19 comments:

  1. Ini bakal tayang dibioskop apa gimana? Bagusss. Tertarik deh. Pengen nonton :3

    ReplyDelete
  2. Akhirnya ga tragis kok, kalo lu ngerti artinya.
    Oya, sedikit saran, kalo bikin review film ada baiknya tidak spoiler jalan cerita filmnya, apalagi endingnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. justru akhirnya tragis bagi si pria, kalau lo ngerti artinya.
      ini nggak spoiler bro, ini namanya mancing. kalau spoiler beda lagi, kalau lo ngerti arti dari kata spoiler, sih.

      Delete
  3. Waduh drama ya ? paling anti deh sama film drama wkwk tapi kayaknya bakal bagus kalo ditonton sama pasangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi, dengan catatan kalau lo puny pasangan :)

      Delete
  4. Waah kelihatannya seru. Saya bukan penggemar film Thailand sih tapi beberapa nonton yg famous2 kaya crazy little thing called love sama suckseed :D

    ReplyDelete
  5. Terakhir kali gue nonton film romance Thailand tuh "A Little Thing Called Love". Dan, film "One Day" ini bisa jadi referensi yang bisa ditonton selanjutnya.

    ReplyDelete
  6. Terakhir kali nonton film Thailand itu, film 'ATM'. Setelah itu, gue gak ada berburu film, kalo ada yang ngomong bagus baru gue coba cari.

    Drama Korea yang dramanya bisa buat cewek klepek-klepek pasti tetap ada unsur komedinya. Karena bakalan bosan banget nonton yang romance mulu, karena kenyataan kadang tak seindah itu. Film romance Indonesia pun juga begitu, selalu aja ada satu karakter yang bisa buat ketawa.

    ReplyDelete
  7. aku pernah nih nonton ftv kayak gini, sehari inget sehari nggak. cuma nggak begitu tragis haha. makasih ya, noted noted filmnya. pingin nonton!

    ReplyDelete
  8. Paling suka film thailand genre romance-comedy dan malah suka ketawa sendiri kalau udah ada adegan lucunya. Tapi yang ini juga nggak ada salahnya buat di tonton.

    ReplyDelete
  9. Hmmm... jd tragis nih endingnya... aku kalo nonton film, trs malah berakhir tragis, bisa nangis2 jev ;p.. yg ada suami malah ngeledekin.. makanya jd mikir2 kalo mo nonton film sedih2 :D

    ReplyDelete
  10. Huaaaa! Pilem barunya chantaviitt! Udh prnah baca sih wktu itu review di blognya kakak kucing. Wktu bru mulai di bioskop pgn nntn tp akhirnya kaga jd sih :')
    Gue jg heran filmnya chantavit psti slalu bgus dahh.. Gue udh ngikutin smuanya kecuali ini.

    Tp dia jelek di sini rambutnya kibo gtu:(
    Yahh, trnyata sad ending gtu yah? Aahhh. Takut nntnnyaa... (Org mah tkut nntn horror, ini tkut film sad ending wkwk)

    ReplyDelete
  11. udaaa ada streamingnya belom?

    ReplyDelete
  12. Njir , gw marah pada endingnya 😈😈
    Kenapa harus berakhir duluan film nya 😂 padahal kalo ada lanjutannya , haaaasssudahlah 😂

    ReplyDelete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>