Kind of Writer's Personality..


"Travelling" for Happiness
"Mahasiswing" for A Better Education

"Web Developing" For Digital Intellectual

"Searching" For His Missing Rib

Menyantap Pilgub dengan Rasa Pilpres


Warga Jakarta mungkin tengah berdebat hebat, tentang sosok mana yang pantas diberi mandat.
Saking hebatnya perdebatan, menu pilgub rasa pilpres pun menjadi hidangan.
Media sosial perlahan dijadikan dapur mini, yang digunakan untuk meracik berita yang kental dengan politisasi.
Drama diperkeruh beberapa oknum yang mengaku suci, yang menebar racun doktrinisasi dengan dalih demokrasi.
Masing-masing anggota Pasangan Calon bukan hanya berkaca dari rapor, tapi juga terlibat aksi saling lapor.
Lawan dari pertahana tentunya telah mempersiapkan senjata, dengan dalih Jakarta perlu kembali ditata.

2


Angka satu merujuk pada pepo dan sang buah hati, yang diberitakan kental dengan politik dinasti.

Dengan pepo yang senantiasa mendukung, rumah mengapung menjadi salah satu wacana yang diusung.
Meski tak memiliki pengalaman politik, pengalaman melompat dari atas panggung menjadi gayanya yang dianggap nyentrik.
Pelaku usaha dijanjikan dana puluhan juta, dengan dalih untuk menata usaha kecil menengah di ibukota.
Hegemoni sang ayah mengambil andil banyak dalam perolehan suaranya, namun apakah dia sosok yang diidamkan warga Jakarta?

Angka dua merujuk kepada sang pertahana, yang selama 1 periode telah memikul permasalahan di Jakarta.

Meskipun sempat ditinggal rekannya pergi menahkodai nusantara, beliau tetap bertarung mengatasi permasalahan ibukota walau sering diterpa isu sara.
Berkat beliau Jakarta menjadi kota yang lebih berwarna, Orangye Hijau Biru dan Ungu merujuk kepada pasukan yang sukses dibina.
Salah satu kisah perlawanannya adalah memerangi begal anggaran tak bermoral, yang membuatnya dikenal bersih transparan dan profesional.
Kisah lainnya datang dari permasalahan banjir tahunan, yang kini enggan bersilaturahmi karena berhasil ditaklukkan.
Meski dituding menista, beliau tetap tegar dan memberikan kerja nyataapakah beliau masih diidamkan warga Jakarta?

Tiga jari kemudian mengarah kepada dia, mantan mentri pendidikan yang tahun lalu dicopot jabatannya. 

Selalu menganggap pendidikan sebagai eskalator pembangunan, namun dicopotnya jabatan beliau sebagai mentri pendidikan sering menjadi pertanyaan.
Sering memberi data dan fakta di televisi dalam acara debat, namun datanya sering dinilai tidak akurat.
Pengusaha sukses dijadikan rekan, ormas ternama merupakan teman,
Gaya berkomunikasinya dinilai begitu terukur, selalu berjanji tidak akan menggusur.
Mulai dari pak dosen sampai dengan pak humas, prospek kerja beliau bilamana gagal terpilih menduduki DKI 1 begitu luas.


Sosoknya mengingatkan saya dengan pak dosen yang suka bercerita, apakah beliau sosok yang tepat untuk memimpin Jakarta?



Pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah, apakah Jakarta membutuhkan pemimpin yang baru? Opini dan paradigma publik tentunya terbalut dalam suatu heterogenitas. Berdebat dengan sahabat boleh saja, asal jangan ada aksi saling babat karena beda pendapat. Moralitas tetap harus mendapat porsi yang tepat.

15-02-2017,
Jangan salah pilih. Pertahankan apa yang harus dipertahankan, lepas apa yang harus dilepas, dan pilih apa yang harus dipilih. Yang jelas, kenapa sih harus move on kalau masih mau sama mau, butuh sama butuh? Bukan kah hidup selalu mengajarkan kalau kita tidak akan tahu seberapa penting seseorang sampai kita kehilangan orang tersebut? Jangan sampai, salah memilih pemimpin menjadi penyesalan berdemokrasi kita selama 5 tahun kedepan. 

Akhir kata, saya selaku warga yang takut tenggelam dan dimakan buaya jika rumah saya mengapung, dan sebagai mahasiswa yang suka ngantuk kalau pak dosen mulai menebar cerita, mengucapkan terimakasih.

Salam damai sejahtera untuk semuanya.



Salam, 

2 jari.

33 comments:

  1. tadinya mau menyudahi blogwalking, sebelum akhirnya liat beranda di g+ ada gambarnya pak Ahok.
    aku mengikuti semua pemberitaan tentang beliau, malah kadang suka ikut-ikutan debat di media sosial sama orang-orang yang sok suci itu.
    bisa panjang lebar lah kalau udah bahas masalah ini.

    intinya, kaum silent majority itu sebenernya lebih banyak dari pada kamu yang berisik.
    meskipun aku bukan warga Jakarta, tapi aku berharap paslon 2 bisa menang.
    salam 2 jari.

    ReplyDelete
  2. salah dua jari juga ternyataaa :P gue engga punya hak pilih di jakarta sih hehe tapi kadang suka ketawa ketiwi aja liat di berita tuh tentang cerita masing masing calpas heheh

    kalo anies, entah kenapa gue lebih suka doi tetep fokus aja jadi pengajar gitu

    ReplyDelete
  3. Itu kalau gk salah yg acaranya MC nya koh ernes ya bro ?
    sempet liat di IGnya soalnya..

    Siapapun yg kepilih semoga jkt bisa lebih baik lagi kedepannya ..

    ReplyDelete
  4. Siapapun pilihannya jangan saling memperkeruh suasana, bisa bisa Ahok salah ngomong lagi. Salam 2 Jari

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngomong benar aja diperkeruh dituduh, apalagi kalau salah ngomong. mantap..

      Delete
  5. Ya kalau emang masih butuh sama butuh gak usah move on deh, daripada sama yang baru harusvmemulai dari awal hehehe. Apa sih ini?

    Meskipun aku tidak begitu mengikuti pilgub DKI ini, aku juga tau lah semua calon dan wakilnya hehehe. Ya semoga tanggal 15-02-2017 nanti semua warga DKI bisa melaksanakan hak pilihnya, dan mrmilih menurut hati nurani, dan gak ada paksaan lho ya, sukses pilgub 2017.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa sih harus move on kalau lagi sayang-sayangnya..

      Delete
  6. Was aku kurang begitu mengikuti berita Pilgub rasa pilpres ini nih.

    Ga tau kenapa belakangan ini sudah malas baca berita tentang beginian. Akumah berdoa aja semoga diberi kelancaran dan memdapatkan pemimpin yang amanah.

    Salam ...

    ReplyDelete
  7. Di jakarta lagi rame untuk pemilihan gubernur di tasik lagi rame untuk pemilihan walikota :D

    ReplyDelete
  8. Sedih juga bukan warga Jakarta, padahal pingin banget milih..
    ntah knp,
    tapi pilgub kali ini serasa semeriah pilpres..

    Salam 2 jari

    ReplyDelete
  9. Endingnya epic mengarah ke nomor 2 hahaha
    Apapun pilihannya kita harus saling menghargai ya Jeff jgn terpecah belah

    ReplyDelete
  10. Yah jeff,gue setuju sama lo, gue sempet mengikuti perjalanan kepemimpinan pak ahok sampai sekarang. Dan kerjanya dinilai bisa membuat perubahan bagi jakarta ini.ya semoga semakin kesini, semakin amanah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semakin amanah, tapi semakin banyak musuhnya.. huh

      Delete
  11. Jefferson penulis di seword yah? Kok kayaknya gak asing sama gaya bahasanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan.. bukan.. gue nggak pernah nulis disitu..

      Delete
  12. Gara-gara pilpres Jakarta, yang ribut se-Indonesia. Siapapun yang menang pun ya terima aja, toh yang penting pemimpinnya gak kayak presiden Amerika yg sekarang *eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh....
      nggak bisa bro, kalau sampe yang menang nomor lain kacau.

      Delete
  13. Intinya sih Jangan SALAH PILIH!! :D

    #SalamSapa

    ReplyDelete
  14. Iya kalau masih sayang ya gak usah move on, harys bisa dipertahankan sebaik mungkin, karena belum tentu yang baru sama seperti yang sedang ada sekarang.

    Ya intinya ikuti kata hati.

    ReplyDelete
  15. AHOKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK

    ReplyDelete
    Replies
    1. HOOOOOOOOOOOOOOKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK

      Delete
  16. pernah dengar juga prestasi no.2 yang membuat banjir enggan datang ke ibukota. Eh tapi pas banget ya di hari yang sama dengan pilkada, sebagian wilayah jakarta terendam banjir sampai 2 meter. Ga ada yang bisa mengalahkan kuasa Tuhan.

    ReplyDelete
  17. Waktu kemarin ke Bali saya sempet d tanyain sama bapak bapak guidenya.

    "Gimana jakarta ?"
    "Baik pak"
    "Sudah nggak ada banjir ya?"
    "Iya bagus kerjanya pak ahok sih"
    "Kalau gitu nanti bakal milih dia lagi?"
    "Iya lah saya bakal pilih dia"


    Sayangnya.. saya bukan KTP jakarta hahahaa

    ReplyDelete
  18. hahahahah takut buaya ya Jev kalo ngapung ;p.. aku was was banget pilkada kemarin, krn pas hari H kan masih di Jepang tuh.. berdoa banget semoga pak Ahok unggul, dan seneeeeng pas tau beneran unggul dan Pepo harus gigit jari wkwkwkwkwkwk.... ;p Walo masih ada putaran kedua, yakin deh, pak Ahok pasti unggul, wajib ikut kali ini ^o^

    ReplyDelete

BELI SEPATU KUY!

@bokangco_id