Friday, March 3, 2017

Boleh Kakak Sepatunya..


Suka nggak suka, hidup itu penuh dengan hal yang kontradiktif. Yang hari ini suka, besoknya bisa jadi nggak suka. Yang hari ini punya, besok bisa jadi nggak punya. Yang hari ini sahabatan, besoknya musuhan, karena sahabatnya ternyata menikung dari belakang.  Yang hari ini punya istri atau suami, besoknya jadi duda atau janda, karena ditikung sahabat sendiri. Ya namanya juga hidup, kejam dan kontradiktif. 

Salah satu korban dari Kontradiktifitas hidup yang semacam itu adalah gue. Yang dulunya paling males  belanja sepatu online, sekarang malah jualan sepatu online. 



@Bokangco_id's

Sejak zaman penjajahan belanda, gue adalah orang yang paling males buat beli sepatu online. Bukan masalah kualitas atau harga yang bikin gue males, tapi masalah ukuran. Kadang udah ngukur panjang dan lebar kaki sendiri sesuai size chart yang dikasih penjual, eh.. waktu sepatunya nyampe ternyata ukurannya lebih kecil atau lebih besar dari seharusnya. Ini antara kaki gue yang menyusut, atau sepatunya yang membesar gara-gara ketumpahan botox waktu proses pengiriman. Ukuran sepatu tiap brand itu variatif sih ya.. 

Ukuran sepatu itu relatif, tergantung dari brand yang memproduksi. . Size chart dengan panjang kali lebar sepatu ukuran 41 di brand yang ini, bisa jadi ukuran 42 di brand yang itu, dan juga sebaliknya. Mungkin akan lebih bersahabat, kalau ukuran sepatu itu sifatnya mutlak dan absolut, kayak ukuran... bra wanita. Coba kalau kayak beha, ukuran 36b ya mutlak 36b. Mau di brand ini, di brand itu, ukuran lingkarnya mutlak 36b. Tunggu sebentar, ini kenapa gue berasa jadi penjual obat pembesar payudara ngomongin ukuran dada..

Semenjak masuk kuliah, entah bagaimana ceritanya gue ngerasa kalau gue harus memanfaatkan internet sebagai pasar untuk memasarkan sebuah produk. Entah bagaimana, gue tersadar kalau internet merupakan pasar yang sangat luas kalau pengoptimalan market place atau social media itu bisa dilakukan dengan strategi yang terukur dan tepat. Apalagi, e-commerce atau bisnis online di Indonesa ini kalau dibuat grafik lagi naik-naiknya keatas, belum turun.

Gue berasa kayak ada roh kudus yang turun dengan lidah-lidah api, dan berbisik kepada gue.. 

"Hai bro, kamu, iya kamu, belajar internet marketing gih.."

Halleluya.

Luasnya internet sebagai market, menjadi salah satu alasan gue juga untuk mendaftarkan diri di kursus website. Dengan motivasi awal pingin bikin e-commerce, ternyata... buat beigtuan lebih complicated dari yang gue bayangkan. Tapi nggak apa-apa, les website itu menyenangkan. Halleluya. 

Dengan mengaplikasikan teknik-teknik yang udah gue pelajari di kursus website, gue memberanikan diri untuk membeli template premium dan... mengobrak-abrik HTML dan script-scriptnya sendiri untuk membuat sebuah "katakan saja" website. Website itu menurut gue penting, bukan buat dijadiin pasar, tapi buat dijadiin sumber identitias yang menopang kredibilitas toko online kita sendiri. 


Dan website itu beralamatkan di....

Atas
Tengah
bawah

Bagaimana pun juga, toko online yang punya website itu lebih kredibel ketimbang toko online yang cuma punya link yang men-direct pelanggan ke social media ataupun market placenya. Untuk itulah, dengan bantuan bootstrap biar lebih mobile friendly, website yang responsive akan sangat bersahabat bagi sumber identitas toko online kita.

Pertanyaan selanjutnya adalah, kenapa sepatu? Bukannya sepatu itu punya kendala di ukuran? Jawabannya adalah karena peluang. Gue pingin menjual sesuatu yang ditargetkan untuk pria atau gentlemen. Awalnya pingin masarin kacamata pria, tapi nggak dapet harga yang pas buat jadi reseller atau dropshippernya. Somehow, dibandingkan jualan barang pria kayak kacamata pria, atau baju pria, atau jersey bola online, pasar sepatu pria online memiliki peluang yang cukup bagus menurut pengamatan gue. Target pasar gue memang pria berumur mungkin 17-24 yang mengincar sepatu dengan harga yang masuk akal. 

Dengan menggunakan nama toko "Bokangco", sepatu pria yang dipasarkan bukan sepatu-sepatu branded yang harganya selangit melainkan sepatu pria yang 100% buatan anak negri yang diproduksi di Bandung. Kualitas memukau, harga nggak bikin galau. Keren,beken, terjangkau men! 

Penasaran gimana wujudnya? Di Klik nih bro..

































Selain praktik langsung internet marketing, teori untuk mengolah strategi yang terukur juga diperlukan. Untuk itulah 2 buku jago jualan dari para master diatas ini menjadi 2 diantara beberapa buku yang gue beli e-booknya. Dan prcayalah, ilmu dari kedua buku diatas cukup ampuh:


Jadi, bro, pesan moril dari semua ini adalah.. jika kalian gentlemen sejati yang sedang mencari boots pria, atau sneakers pria, atau sepatu casual pria, atau sepatu pria dengan kategori lainnya yang memiliki kualitas memukau dengan harga terjangkau, dan pastinya 100% produk dalam negri.. Maka yang harus kalian lakukan adalah jadi lah BRO-kangco dan belanja lah di Bokangco!

Cinta produk dalam negri = cinta Indonesia.  Survey menunjukkan jika Gebetan, Pacar, dan Suami idaman wanita adalah pria yang cinta produk dalam negri. Jadi,

Boleh kakak sepatunya...  

20 comments:

  1. Ciehhh kokoh jualan sekarang. Promoinnya di blog sendiri pula. Cerdas ! Btw kalo gw beli dapet diskon 90% kan? *ngarep*

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh diskon 90%, tapi surat rumah lo buat gue yak bro..

      Delete
  2. kereeeen... masih kuliah tapi bakat bisnismu udah kliatan ya Jev ;)... ntr ya kalo aku butuh sepatu utk suamiku, aku cari di situ deh ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum keliata mbak, lagi mau di pancing ability to survive nya :")

      Delete
  3. Keren nih mas, sayangnya aku lagi blm cari nih. Tapi bisalah aku rekomen ke temen. Siapa tahu ada yang minat. Buku-buku kang Dewa memang keren, banyak yg berhasil juga praktek dari apa yg ditulis dibuku kang Dewa..

    Semoga dilancarkan terus ya mas Jev jualannya :)

    ReplyDelete
  4. Wah, wah keren nih memanfaatkan peluang pasar yang lagi hits. Anyway, sukses ya buat bisnisnya. Cocoklah ya kapan-kapan beli di olshopnya abang nih buat kado bapak wkwk. Ada diskon khusus gak bang buat gue? Mahasiswa nih._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah gue jua mahasiswa, semester awal lagi nih ._.

      Delete
  5. Cielahhh mantep nih sepatu, sepatu ginian yang lagi hits sekarang, boleh dong bagi gratis

    ReplyDelete
  6. Wow, jualan sepatu trus toko online nya bikin sendiri... Mantap nih xD

    Udah gt ilmu selling nya dari kang Dewa, pasti keren nih klo berhasil dipraktekin. Bokangco yah brand nya, sip dah buat referensi klo nanti butuh sepatu baru :D

    Semoga sukses bro Jev !

    ReplyDelete
  7. Bener banget deh soal ukuran sepatu yg variatif itu, gue beli sepatu dengan ukuran biasa yg gue pakai, eh yg dateng ada yg kebesaran & kekecilan. Eh iya, gak ada diskon nih? Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. maka dari itu.. para pembuat sepatu seharusnya belajar banyak dari para pembuat beha..

      Delete
  8. Tambahin article sneakers dong jev, kan sekarang sneaker lagi nge-hype bgt tuh gara2 'yoo yezzy gua udah siap' tapi sepatu classic oke juga tuh punya kelas yg gabisa di adu sama sneakers, oke deh gue langsunh meluncur ke tkp kali aja ada yg cucok soalnya eyke doyan yg classican juga nih biar samaan kaya tampang gue hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yo yezzy yo.. sayangnya gue bukan fans sneakers yang gaul2 bro, selera gue lebih ke casual sih yak ._.

      Delete
  9. Sukses selalu bang jualannya, swmog lris manis tanjung kimpul. Amin. :)

    ReplyDelete
  10. Kalo sepatu, gue masih suka beli langsung cobain gitu di toko. Biar pas dan sesuai sama kaki.

    Keknya gue perlu baca buku semacam itu untuk paham internet marketing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. di toko online gue ada garansi boleh balikinsepatu kalau ukuran kebesaran atau kekecilan yang dimana ongkir gue sendiri yang nanggung loh..

      Delete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>