Tuesday, March 28, 2017

Sebuah Gravitasi yang Bersemayam dalam Diri Traveller


Menjadi Traveller bukanlah sebuah kebetulan, melainkan sebuah pilihan. Sebuah pilihan untuk melihat keindahan dunia, sebuah pilihan untuk memijakkan kaki di tanah oran lain, dan adalah sebuah pilihan untuk dapat berbagi konten menarik tentang cerita perjalanan kita tentang dunia ke dunia. Kemajuan di dunia digital merupakan sesuatu yang dimanfaatkan orang banyak dalam mengakses informasi tentang suatu lokasi wisata atau destinasi wisata menarik baik di dalam maupun luar negrinya sendiri. Dibalik informasi-informasi yang telah dipublikasikan kedalam bentuk tulisan ataupun video di ranah digital, ada peran krusial para traveller yang telah berbagi konten perjalanan mereka, dan salah satu dari traveller yang suka bercerita dan berbagi informasi tentang perjalanannya adalah saya.

Menjadi Traveller sekaligus travel blogger bagi saya sama seperti menjadi gravitasi. Walau tidak banyak yang menyadari, gravitasi merupakan gaya yang memiliki kontribusi sangat besar bagi kehidupan manusia dan bahkan menjadi tumpuhan bagi kehidupan di dunia. Sama seperti Travel Blogger, yang dapat berkontribusi sangat besar bagi perjalanan orang lain walau tidak banyak yang menyadarinya.

ketika gravitasi menghisap es krim.
Cha Tu Chak,Bangkok.
Sebelum melakukan travelling ke dalam maupun luar negri, hal pertama yang hampir dilakukan oleh para travellers adalah mencari informasi tentang suatu dinasti wisata yang menarik untuk dikunjungi. Dan cerita yang dibagikan para travel blogger merupakan sumber informasi yang paling sering dijadikan panduan bagi 'calon' traveller lainnya sebelum bepergian. Mulai dari menyusun itinerary perjalanan, sampai mencari tahu kisaran biaya yang harus dipersiapkan untuk mengunjungi suatu tempat merupakan informasi-informasi yang sangat krusial bagi banyak orang. Bukan hanya dapat  berbagi konten melalui blog atau website, situs berbagi video seperti Youtube pun juga dapat dijadikan media oleh para travel vlogger untuk berbagi kisah perjalanan mereka secara visual. 

Sebuah 'kesan' dari travel blogger ataupun travel vlogger mengenai tempat yang dikunjunginya merupakan indikator yang sangat penting bagi pengaruhnya terhadap orang lain. Layak atau kurang layaknya sebuah destinasi wisata untuk dikunjungi, mahal atau tidaknya suatu cindera mata untuk dibeli, dan beragam presepsi lainnya dapat dibangun oleh traveller pembagi konten di dunia maya untuk menjadi panduan perjalanan bagi orang lainnya. 


the gravity of madame tussaud

I'm lost
universal & gravity

Sebagai seorang traveller dan juga blogger, sebelum melakukan aktivitas travelling saya selalu melakukan research ke beberapa blog yang memiliki cerita tentang destinasi wisata yang akan saya kunjungi untuk dapat menyusun itenerary dari perjalanan saya dan dapat mengetahui berapa besar anggaran yang harus dipersiapkan. Tak lupa, ketika telah selesai melakukan perjalanan tentunya saya juga akan berbagi kisah di ranah digital agar ada yang bisa membaca cerita dari perjalanan saya dan dapat bermanfaat bagi orang lain juga tentunya. 

Ketika melakukan research untuk menyusun itenerary, tentunya kita tidak hanya akan mengandalkan referensi dari 1 blog atau website saja. Akan ada beberapa blog yang juga ikut kita baca, sebelumnya yakin dan mantap dengan rincian perjalanan yang akan kita susun nantinya. Itulah sebabnya, kualitas dan kuantitas konten yang dibagikan oleh traveller di internet merupakan 2 elemen penting. Semakin banyak traveller yang membagikan kisahnya, semakin banyak pelajaran yang dapat dicerna oleh calon traveller lainnya sebelum melakukan travelling. 

Berkaca dari kontribusi yang sangat besar dari para travell blogger atau travel vlogger dalam mempengaruhi pembacanya, maka analogi tentang gravitasi seperti yang saya sampaikan di paragraf 1 tadi bukanlah merupakan sesuatu yang berlebihan. Gaya yang diberikan gravitasi dan konten yang dibagikan para travell blogger atau vlogger, pada akhirnya sama-sama akan menjadi 'tumpuhan' yang memiliki dedikasi dan manfaat bagi sesama. Determinasi dalam menjadi gravitasi yang suka berbagi kisah melalui blog tidak lain adalah karena elaborasi dari hobi travelling dan passion dalam menulis. Cerita perjalanan pun senantiasa hadir dalam tulisan blog bukan sebagai alasan komersial, namun sebagai bentuk dari 'hobi' yang informatif. 

Saya juga selalu yakin, ketika menjadi travel blogger itu berarti kita harus secara optimal dalam berbagi konten cerita yang ingin kita bagikan. Bukan melulu mengutamakan teknik SEO atau Search Engine Optimaztion, namun kualitas dari konten itu sendiri merupakan hal terpenting yang harus kita optimalkan. Dan kualitas dari foto maupun video merupakan elemen terpenting dalam mengoptimalkan konten yang akan kita bagi baik itu di situs blog atau di situs berbagi video. Untuk itulah, smartphone dengan fitur kamera yang mumpuni wajib saya miliki untuk mengoptimalkan konten yang selalu saya bagi.

All of these pics are mine and were taken by iphone 6
Keempat foto berbeda yang telah disatukan diatas adalah empat momen yang sempat saya abadikan dengan ponsel iPhone 6 saat saya sedang melakukan travelling ke Singapura dan juga Batam. Kualitas foto seperti 4 foto yang telah disatukan diatas juga merupakan kualitas foto yang bisa kita dapatkan jika menggunakan smartphone Luna.

Selaras dengan peran travel blogger dan vlogger sebagai gravitasi, Smartphone Luna hadir sebagai referensi dan juga solusi terbaik untuk mengoptimalkan tugas saya dalam banyak hal yang salah satunya adalah penyempurna konten yang akan dibagi. Dengan ditopang body slim yang begitu elegan dalam genggaman tangan, Luna juga dibekali layar 5.5 inch yang terasa pas dalam genggaman dan gorila glass 3 yang pastinya tahan banting. Smartphone Luna ini juga dimotori dengan prosesor kelas apik dengan flagship Qualcomm® Snapdragon ™ 801 quad-core 2.5GHzflagship Qualcomm® Snapdragon ™ 801 quad-core 2.5GHz, RAM  3 GB dan memory internal 64  GB.

Baterai 3000 Mah yang dilengkapi fitur fast charge dengan kecepatan pengisian 40% dalam waktu 30 menit serta ditopang dengan audio mumpuni dan dukungan signal 4G tak ayal membuat smartphone besutan Foxconn ini menjadi primadona. 'Android rasa iPhone' pun disematkan banyak pihak terhadap ponsel pintar yang satu ini. Tentu tak berlebihan jika dikatakan Luna memiliki kualitas yang setara dengan iPhone, terutama jika kita membandingkannya dari segi fitur kamera. Luna dalam hal ini hadir sebagai smartphone Android rasa Iphone yang mampu membantu para travel blogger ataupun travel vlogger lainnya dalam mengoptimalkan foto dan video yang akan dibagi:






Luna smartphone dilengkapi fitur kamera utama sebesar 13 MP, dan juga kamera depan 8 MP yang akan menyempurnakan jepretan para penggunanya. Fitur penunjang kinerja kamera lainnya seperti Dual Tone Led Flash pun juga menjadi penyempurna kinerja kamera Luna. Pengambilan cahaya juga akan semakin dioptimalkan dengan aperature F 2.0 dan wide angle sebesar 80 derajat. Opsi scene sebanyak 22, dan efek filter sebanyak 25 juga akan semakin mempercantik hasil setiap jepretan yang kita ambil. Tidak bisa saya pungkiri, kamera Smartphone Luna memang berada di kelas yang sama dengan kamera iPhone 6.

Dalam mengabadikan momen saat travelling, fitur-fitur yang ada pada kamera Luna terbukti mampu mengoptimalkan konten yang akan dibagi oleh para travel blogger dalam hal foto. Kemampuan kameranya yang setara dengan kamera Iphone 6 yang tentunya pernah saya gunakan, tentunya menawarkan sebuah solusi dan referensi sejati bagi para travel blogger atau travel vlogger. Harga yang dipasarkan untuk Smartphone Luna Indonesia dengan fitur kamera mumpuni ini terbilang cukup terjangkau, karena dengan segala spesifikasi yang ada Luna 64 GB dipasarkan dengan harga yang sangat pas dan 'layak'.

Luna membuat para penggunanya dan para travel blogger ataupun vlogger untuk tidak perlu merogoh kocek yang terlalu dalam untuk dapat menikmati kualitas kamera smartphone yang apik. Kemampuan fotografi dari Luna ini lah yang kemudian dapat membantu saya dan travel blogger lainnya untuk dapat menorehkan lebih banyak prestasi dan sensasi untuk meraih eksistensi sebagai gravitasi. 

Hari ini seorang traveller mungkin tengah berada di bandara untuk melakukan perjalanannya, hari ini mungkin seorang traveller telah kembali pulang ke rumahnya dan sedang menulis kisah perjalanannya di dalam blog pribadinya, dan mungkin hari ini seorang 'calon' traveller sedang mengobok-ngobok blog dan website traveller lain untuk menjadikan kisah perjalanan mereka sebagai panduan perjalanan. Bagaimanapun juga, ketika kita memutuskan untuk menjadi traveller pembagi konten dalam bentuk cerita maupun video, kita telah memutuskan untuk menjadi gravitasi bagi para traveller dan calon traveller lainnya. Gravitasi yang tanpa disadari memiliki kontribusi yang sangat besar bagi perjalanan banyak orang dalam menikmati indahnya dunia. Dan dunia akan terasa lebih indah dan berkesan tentunya, jika kita dapat mengabadikan momen perjalanan kita dengan kamera dari smartphone Luna. 


Be Traveller, be the Gravity, and be the Luna.

31 comments:

  1. gw amini travelblogger jadi suatu cahaya ketika mau berlibur ke suatu tempat untuk pertama kali. bisa sih tanpa travelblogger, tapi mereka membuat perjalanan kita menjadi lebih mudah

    untuk Lunanya, harganya bikin gagal travelling

    ReplyDelete
    Replies
    1. mantap..
      gak bikin gagal travelling bro, itu justru jadi salah satu tools yang apik buat travelling. Liat dulu deh harganya bro, spesifikasi memukau dipasarkan secara terjangkau brotha..

      Delete
  2. Wah bagus sekali review hpnya kak

    ReplyDelete
  3. harga hp Luna nya lumayan juga ya, tapi gue udah kapok pakai android, terakhir pakai android brandnya yang terkenal mengalami masalah mati mendadak dan gak bisa hidup. sejak itu gw memutuskan tidak memakai andro lagi. hmmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. ..........dan sekarang adalah saat yang tepat untuk pake Android lagi. Pake Luna.

      Delete
  4. Aku baru tahu ada series LUNA. Weww.... Iya, sepertinya cocok ya buat traveller. Good luck!

    ReplyDelete
  5. omg, hp apa lagi inii :D.. belum kebeli yg 1, udh muncul yg baru lain ;p..

    tiap kali travelingpun, aku jg slalu rajin brwosing ke blog2 traveler lain... tp kdg pernah juga kita ga pgn samasekali nyusun itin Jev... jd berjalan gitu aja.. itu pas ke eropa dulu ama suami.. 4 negara, kita ga ada planning samasekali ;p.. tapi toh tetp kok berasa seru.. cuma aku g mau jg sering2 begitu... takutnya ntr malah missed tempet2 yg seharusnya wajib didatangin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih, mantap tuh tanpa itinerary :")
      ...lebih mantap lagi kalau pake LUNA.

      Delete
  6. Smartphone yang spek kameranya oke, bakal dibutuhin banget tuh buat para traveller mengabadikan momen yang kualitasnya oke tanpa harus ribet-ribet pake kamera DSLR. jepret langsung upload, tanpa kudu ribet mindah-mindahin file foto dulu. btw, baru tau gue kalo ada Luna smartphone ini, makin banyak aja dah brand2 smartphone kece, hehehe...

    ReplyDelete
  7. Betul, tuh. Travel blogger dan vlogger itu bermanfaat banget pas aku mau pergi ke suatu tempat, soalnya reviewnya lebih jujur daripada baca di web resminya, hehehe. Keren tuh HP Luna. Aku malah baru tahu ada merk itu. Sebenernya aku butuh HP dengan resolusi kamera bagus sih buat foto dan bikin video. Tapi budgetnya belum ada, hahaha. Sekarang "bertahan" aja dulu sama si camdig jadul xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi seenggaknya sudah punya gambaran kan siapa yang akan dibawa pulang kalau budgetnya ada :)

      Delete
  8. Android rasa iphone? Banyak sih yang nawarin fitur begitu, tinggal download launcher Ilauncher, jreeeng, android rasa iphone kw siap dinikmati. Tapi ponsel Luna ini gue liat memang menggiurkan banget, apalagi setelah baca full spesifikasinya. Jadi pengen beli, tapi apa daya finansial tak sampai hehe.

    Mungkin pabrik android jaman sekarang berusaha menandingi kualitas kamera iPhone, atau tidak mendekati ke kualitas kamera DSLR yang ketjeh itu. Liat aja, Oppo dengan jargonnya Selfie expert, Vivo dengan camera phone, atau merek ponsel lainnya yang ngaku-ngaku selfie phone. Kemudian datang lagi Luna yang menawarkan kualitas kamera selevel dengan iPhone.

    Wah, persaingan semakin panas, pemirsah.

    *btw ROM-nya beneran 64GB itu? Wah gila bener. Bisa nyimpan kolam renang kali disitu ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. memory internalnya bro 64 GB, RAM 3 GB, nyimpen laut Jawa juga bisa kali :")

      Delete
  9. Wedewwww ujungnya promo nihhhh, tapi wow keren banget nih hpnya, dengan harga yang lumayan bisa dapet fitur yang wahhh. sepertinya harus di masukin wishlist

    ReplyDelete
  10. wih semoga bang Jeverson bisa jadi kiblat dan gravitasi para traveller dunia.
    btw, sebelumnya aku belum pernah denger loh ada ponsel mereknya Luna.
    kalo Luna Maya aku tahu.
    Tapi speknya kayaknya bagus, walau mirip-mirip sama Iphone tapi aku ga pernah ngarah kesana.
    selama HPnya nyaman di gunakan aku pasti suka :)

    ReplyDelete
  11. Gak nyangka ujung2nya review. Mantap nih! hehe

    Btw, Luna udah pake snapdragon TOP tuh. Ntap!
    Gue sempet denger2 emang HP Luna ini keren, liat bodinya itu loh kece banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. twist ending itu menggairahkan bro.. tapi LUNA lebih menggairahkan..

      Delete
  12. Gue setuju kalo travel blogger itu ngebantu para calon traveller. Biasanya gue dapet rekomendasi tempat-tempat bagus dari blogger juga. Kalo travelling itu pasti gak lepas juha dari yg namanya foto-foto nih. Katanya sih Luna kameranya cakep kayak iPhone 6, berarti hasilnya bakal cakep nih buat foto landscape. Apalagi kamera iPhone yg dulu paling terkenal itu ya iPhone 6

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi, cakep banget LUNA buat ngelandscape. sexy jepretannya!

      Delete
  13. Hal penting yang harus diingat para trevel blogger saat travelling adalah info budgetnya. penting banget tuh soalnya kadang ada yang keasikan ngomongin jalan-jalannya tapi lupa ngasih tau budgetnya berapa. Yang ada malah bikin ngiler dan udah kayak post sombong hahaha...

    eh itu LUNA beneran kayak aipon.. kerenn juga. budgetnya berapa? #boom

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, tenang bro, anak-anak travel blogger yang post nya udah SEO biasanya udah ada budgetnya :)

      Delete
  14. emang bener sih, travel blogger tuh sangat berjasa menurut gue. Travel blogger tuh udah kaya kompas jaman sekarang menurut gue, jadi kalo mo kemana-mana, pasti kita search di blog mereka, keren lah pokoknya.

    eh btw, sekarang banyak banget dah smartphone mirip iphone yang bermunculan, ada juga yang lebih dari iphone. Luna ini juga katanya mirip banget kayak iphone, pasti mahal nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Luna itu kameranya yang setara iPhone 6 yang membuat dia keliatan kayak Iphone bro. Harga mah terjangkau untuk spek kamera setara Iphone 6..

      Delete
  15. Luna udah pake snapdragon TOP tuh. Ntap! Gue sempet denger2 emang HP Luna ini keren, liat bodinya itu keren infoana

    ReplyDelete
  16. Wah, saya merasa keren sekali bisa kenalan dengan travel blogger sekece ini.. Kapan2 yuk ngetrip bareng.. ^^

    ReplyDelete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>