Friday, April 21, 2017

Mengoptimalkan Bisnis Toko Online dengan Beriklan di Social Media




Seiring dengan terus berkembangnya teknologi digital, trend positif berbisnis seperti berjualan di ranah online rupanya telah merepresentasikan solusi yang efektif bagi banyak orang. Selain karena pengoperasiannya mudah, modal yang dikeluarkan pun relatif lebih kecil karena kita tidak memerlukan biaya untuk menyewa atau membeli toko fisik. Yang perlu kita lakukan hanya duduk santai dan menunggu orderan, lalu melakukan transaksi. Faktor mudah dan murah kemudian menjadi motivasi para pebisnis online untuk bergriliya di Internet untuk memasarkan produk-produk yang mereka jual. Marketplace dan Social Media pun nyatanya masih menjadi pasar yang cukup menjanjikan untuk berbisnis online secara general. 

Sudah sekitar 4 bulan belakangan ini saya sibuk menjalankan sebuah bisnis online. Menjalankan bisnis toko berbasis online nyatanya tidak selalu mudah seperti ekspektasi. Upload gambar dan keterangan kesana kemari, melayani pembeli yang tidak selamanya bersahabat, dan yang paling menyakitkan adalah ketika orderan mendadak sepi.  Dengan mendaftarkan diri menjadi reseller resmi di beberapa brand sepatu pria tanah air, saya membuat toko online dengan memasarkan produk di website, marketplace, dan social media.  




Jika dianalogikan dengan industri komersial secara fisik, maka dapat dikatakan jika Marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dsb merupakan representasi dari pusat grosir seperti Tanah Abang, Mangga Dua Pasar Pagi, Asemka, dsb. Sementara Social Media seperti Facebook dan Instagram merupakan representasi dari mall-mall elit yang notabene memiliki pengunjung dengan daya beli yang lebih tinggi. Hal ini kemudian  membuktikan walaupun Market Place dan Social Media merupakan 2 tipe pasar yang sama-sama dapat mendatangkan omzet, namun Social Media jauh lebih menjanjikan karena faktor daya beli penggunanya. Untuk mendulang omzet yang lebih besar, optimasi pemasaran di Social Media kemudian jelas harus dilakukan. 

Facebook dan Instagram adalah 2 social media yang menurut saya merupakan pasar paling menjanjikan di ranah online. Selain karena jumlah penggunanya selalu meningkat setiap tahun, daya beli para penggunanya juga terbilang lebih tinggi ketimbang para pembeli di Marketplace. Untuk itu, mengoptimalkan segala sisi untuk berjualan di Instagram dan Facebook merupakan langkah yang wajib dilakukan untuk mendulang omzet yang lebih besar.  

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menarik perhatian pengguna social media seperti Facebook dan Instagram untuk dapat singgah dan membeli produk yang kita jual. Menjaga kualitas konten tentu merupakan hal wajib pertama yang harus kita perhatikan untuk dapat menarik perhatian pembeli. Seperti di Instagram, kualitas foto dan penulisan caption dan hastag merupakan harga mati untuk dapat memikat minat pembeli. Pun begitu dengan Facebook, konten yang dibagikan dengan teknik content writer yang baik akan menghidupkan gairah pembeli untuk membeli produk yang kita jual. Dan terlepas dari kualitas konten yang kita punya, maka cara terampuh dan terefektif yang dapat kita lakukan adalah dengan beriklan di social media itu sendiri. 

Sebagai 2 social media terbaik untuk dijadikan pasar, Instagram dan Facebook tentunya telah menawarkan fitur advertising yang dapat menunjang eksistensi dari toko online yang kita punya. Tentu fitur tersebut merupakan fitur berbayar. Namun besarnya potensi dari pembeli yang datang membeli produk kita setelah kita beriklan merupakan hubungan mutualisme yang coba ditawarkan oleh kedua social media ini. Saya sendiri telah mencoba sendiri dan merasakan hubungan mutualisme antara fitur beriklan di social media dengan bisnis online saya. Berikut adalah beberapa penjelasan untuk dapat mengoptimalkan bisnis toko online dengan Instagram ads dan Facebook ads:

Instagram ads




Mungkin banyak dari kita pengguna Instagram yang menemukan akun tak dikenal yang menawarkan produk-produk tertentu di timeline kita sendiri padahal kita tidak pernah mem-follow akun tersebut. Tenang saja, cukup tarik nafas dan jangan panik, karena akun tersebut bukanlah akun berbahaya melainkan akun yang sedang menggunakan fitur advertising Instagram. Seberapa efektif kah Instagram Ads? Jawabannya adalah cukup efektif. 

Instagram Ads memungkinkan konten produk kita untuk dilihat banyak orang dengan target sasaran yang sudah kita tentukan baik dari lokasi, ataupun tempat. Ada 2 pengalihan di Instagram Ads yang dapat kita pilih. Pertama, 'visit your website' untuk mengalihkan hyperlink di foto kita ke website atau 'call or visit your business' yang akan mengalihkan link yang tertera di foto ke nomor handphone atau lokasi toko kita jika kita memiliki toko fisik. Lalu, bagaimana caranya beriklan dengan Instagram ads? Begini:
  • Buka foto yang ingin dipromosikan, klik 'promote'
  • pilih apakah kita ingin mengalihkan hyperlink kita ke website atau  'call or visit your business' 
  • Pilih salah satu tulisan yang akan menjadi hyperlink foto, seperti: Shop Now, Book Now, Learn More, dsb.
  • Tentukan target, seperti: range umur, jenis kelamin, lokasi
  • Jika sudah menentukan semuanya, klik next lalu bayar
  • Setelah disetujui Instagram, iklan ada siap dilihat banyak orang




Range harga dari Instagram ads ini bervariasi, dengan harga paling rendah Rp.10.000 per 1 hari. Semakin tinggi harga, semakin banyak pengguna Instagram yang akan dijangkau. Dan semakin banyak pengguna yang dijangkau, semakin besar kemungkinan produk akan terbeli.

Facebook ads





Facebook ads sejatinya sama seperti Instagram Ads. Hanya saja, karena jumlah pengguna Facebook yang banyak,  'jangkauan' dari Facebook ads ini lebih 'ngeri' daripada jangkauan Instagram Ads. Kalau di Instagram Ads toko saya bisa menghasilan lebih dari 700 likes dalam waktu 2 hari, di Facebook ads toko saya pernah menghasilkan lebih dari 1,6 ribu likes dalam waktu kurang dari 6 jam. Semua kembali kepada kualitas konten yang meliputi gambar dan teknik content writing yang digunakan untuk membangunkan gairah pembeli.

Lalu, bagaimana caranya beriklan dengan Facebook Ads ads? Begini:
  • Cari postingan yang ingin dipromosikan di fanpage yang sudah dibuat, lalu klik promosi kiriman
  • pilih apakah kita ingin mengalihkan hyperlink kita ke website atau  'call or visit your business' 
  • pilih target yang ingin dibidik: range umur, lokasi, jenis kelamin, dsb.
  • Jika sudah menentukan semuanya, klik next lalu bayar
  • Setelah disetujui Facebook, iklan ada siap dilihat banyak orang


Beriklan di Social Media pada akhirnya merupakan solusi yang ditawarkan dalam hal ini oleh Facebook dan Instagram untuk dapat menjalin sebuah hubungan yang saling menguntungkan. Fitur ini memang mengharuskan kita untuk merogoh kocek, namun yang harus kita sikapi dengan bijak adalah ketika kita mengoptimalkan bisnis toko online kita dengan Instagram ads dan Facebook ads maka kita merogoh kocek untuk kembali mengisi kocek dengan jumlah yang mungkin lebih besar.

Sedikit catatan bagi yang tertarik mengoptimalkan bisnis online dengan Instagram dan Facebook ads, pastikan Instagram dan fanpage Facebook toko kalian telah tersambung dan terintegrasi. Dan pastikan, kalian memiliki saldo uang di Facebook kalian. Karena tanpa saldo, proses pembayaran tidak akan bisa dilakukan.  

12 comments:

  1. Untuk iklan di medsos paling efektif di Instagram dan Facebook, sih. Walaupun Twitter rame, kayaknya nggak banyak juga yang pengin belanja di sana ketimbang di Instagram.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Twitter itu ibarat angkutan konvensional, telah ditinggal..

      Delete
  2. Gua udah pernah nyoba facebook ads, tapi meskipun page viewnya banyak, yang ngeklik linknya tetep aja sedikit. Mungkin karena gua ga ngerti cara pakenya kali ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap, views dan like tergantung kualitas konten. Selebihnya, tergantung kualitas dan foto produk sih..

      Delete
  3. Wah main ads. Bisa rugi bisa untung. Pintar-pintar atur target aja sih. Sama modal haha

    ReplyDelete
  4. Facebook ads menurut gue paling top drupada instagram, di instagram orang cuman liat doang tapi. Di facebook orang bisa sampai beli karena penargetan dan setting iklannya yg mendetail. Udah gitu fb jangkauannya lebih luas..

    ReplyDelete
  5. Waduh, aku juga lagi berbisnis nih tapi belum fokus banget. Belum ada niatan buat pake ads karena masih belum siap mental, hehe. Perlu lebih banyak belajar cara beriklan yang baik dan benar lagi deh kayaknya sebelum mulai pake ads, soalnya kan sia-sia juga mahal-mahal bayar ads kalau gak tau gimana optimalisasinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ads itu penyempurna pasar social media sih bro. Ibarat 4 sehat 5 sempurna, ads ini susunya...

      Delete
  6. menurutku cara yg paling efektif pakai FB ADS, karena tiap hari banyak yg buka fb dan fb lebih dulu dikenal dibanding instagram.

    aku juga punya bisnis online tapi belum pernah nyoba iklan pakai FB ADS amaupun Instagram, mungkin sebatas posting secara gratisan aja hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. beda harga ketara banget beda interaksinya bro..

      Delete

b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>