Mayday May Made My Day


Menyukai sesuatu yang 'sebenarnya bagus' namun tidak banyak orang disekitar kita yang tau ataupun suka akan sesuatu tersebut merupakan hal yang cukup menyenangkan. Esensi 'gue banget' pun dapat lebih terasa ketika kita menyukai sesuatu yang tidak terlalu diketahui banyak orang di sekitar kita. 

Misalnya, selera dalam lagu. Mungkin agak kurang relevan jadinya jika kita menyukai sebuah lagu dan mengatakan kalau lagu itu 'gue banget' sementara orang-orang disekitar kita juga mendengarkan lagu tersebut dan juga mengatakan kalau lagu itu 'mereka banget'. Esensi gue banget pun akan berubah menjadi kita banget karena lo suka + gue suka + mereka suka = kita suka (keripik singkong?!). Kurang lebih begitu, anak muda.

Bicara soal selera dan keunikan, satu hal yang membuat gue agak berbeda dan bisa merasakan esensi 'gue banget' adalah selera tentang lagu... yang semenjak duduk di bangku kuliah lebih condong ke lagu mandarin. Dan bicara soal lagu mandarin, ada cukup banyak sebenarnya lagu yang bagus entah dari soundtrack film semacam our times atau cafe waiting love, ataupun lagu dari penyanyi solo semacam eric chou, J.J. Lin, Wang lee hom, dan teman-temannya. Tapi kalau bicara tentang band, maka 'Mayday' adalah salah satu band dengan lagu-lagu mandarin yang cukup sering gue dengar akhir-akhir ini. 

Rockmance!

Mayday (五月天) sejatinya adalah band rock asal Taiwan. Band ini bisa dibilang sangat terkenal di tempat asalnya, karena mampu menggabungkan cerita romance yang menarik dengan lagunya tanpa mengurangi unsur identitas band rocknya. Di Indonesia sendiri mungkin bisa dibilang belum banyak yang tau band ini, yang jelas, nggak banyak orang disekitar gue yang tau. Muehehehe.

                       

Pertama kali gue tau band ini sesungguhnya adalah dari ketidaksengajaan melihat video reaction ABC (American Born Chinese) tentang salah dua video clip Mayday. Waktu iseng-iseng searching terus ngedengerin lagunya, awalnya gue ngerasa 'ah, biasa aja' tapi lama kelamaan gue jadi ngerasa 'ah, boleh juga'. Gue bukan penggemar rock ataupun musik-musik yang jedag-jedug bikin kepala pusing gedebag-gedebug. Tapi perlu diakui, karena lagu dan video clipnya selalu bercerita tentang asmara, 'rasa' rock dari Mayday agak sedikit beda. Agak sedikit kerasa seperti.. rockmance

Beberapa lagunya berbasis rock, tapi agak mellow, dan tidak begitu keras. Entah memang tidak terlalu keras, atau karena cerita yang ada di setiap lagu memperlembut aliran rock-nya. Hal pertama yang terlintas ketika mendengar nama dari band ini adalah.. kenapa namanya Mayday? Apa band ini berisikan buruh-buruh di Taiwan yang doyan demo dengan mencurahkan keresahannya dalam lagu asmara? Ternyata, band ini nggak ada hubungannya sama sekali dengan buruh-buruhan meskipun namanya Mayday!

Mayday sendiri ternyata terbentuk udah cukup lama, sekitar tahun 1990-an. Waktu akhir-akhir runtuhnya uni soviet begitu, lah. Eksistensinya sendiri baru mulai keliatan di era 2000 keatas dengan memenangkan beberapa award. Begitulah anak muda, all great things take time. Band ini sendiri sempat vakum untuk beberapa waktu karena urusan militer.

Cerita oh cerita..

                       

Belum lengkap tentunya bagi band terkenal kalau belum merilis lagu dengan mv yang apik. Selain lagu, hal yang menarik dari Mayday adalah cerita disetiap video klipnya. Bukan melulu romansa, meskipun memang cerita dan lagu mereka dominan di romansa. Setiap cerita dari lagu memiliki makna, entah itu cerita patah hati ataupun cerita tentang mimpi yang apik banget kayak di mv tough (頑固). Mungkin bisa dibilang kebanyakan lagu patah hati dari band ini bermain di kisah individu yang ditinggalkan pasangannya. Entah ditinggalkan dalam hal pergi untuk sementara, pergi selamanya, atau pergi tiba-tiba. Pokoknya, gone.

Beberapa kisah dari video clip Mayday cukup merepresentasikan kehidupan dengan relevansi yang cukup akurat. Ceritanya ada, maknanya ada, relevansinya pun ada. Sebagai contoh lagu dengan judul 'cheers', yang meskipun lagunya nggak bagus-bagus amat tapi ceritanya cukup memberi highlight yang relevan untuk kehidupan. Satu lagi hal yang menarik adalah di beberapa lagunya, ada segmen herstory dimana lagu Mayday akan di cover oleh wanita yang entah siapa, dan diupload oleh si official. Secara keseluruhan, Mayday adalah band yang menarik. Kompilasi taste of Asian Rocknya yang nggak alay dengan cerita dan lagunya yang nggak lebay, membuat Mayday  may made my day. 

                       

2 comments:

  1. /rolling in the deep/
    /guling2/

    I'm teary T_T

    I can't choose between two MVs. I love both.
    Rasanya pingin langsung screen capture trus upload jadi status WA. Ngingetin semua yang brlangganan status WA gue (?), yg mayoritas anak muda /halah/ agar terus keep dreaming in order to make their life worth to be memorized etc.

    Lagu bahasa Mandarin yg gue suka itu lagunya Super Junior - Super Girl sama Westerly Wind, gak tau artinya tapi flow nya lambat jadi bisa diinget xD

    Ah top lah, a reallllyy great writing bang!

    Ahelah ngena banget :'

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo, nak Thailand.
      i appreciate that you have taken the time to watch it.
      FYI yang mv tentang roket itu based on true story loh...

      Delete

BELI SEPATU KUY!

@bokangco_id